Ahli strategi UOB perkirakan USD/JPY akan berkonsolidasi usai volatilitas; saat ini diperdagangkan di 158,50–159,20, dan 157,55–160,50 dalam beberapa pekan ke depan

    by VT Markets
    /
    Apr 21, 2026

    Strategis UOB memperkirakan USD/JPY bergerak dalam kisaran setelah volatilitas (naik-turun harga yang tajam) terbaru. Untuk perdagangan hari ini, pasangan ini diperkirakan berada di 158,50 hingga 159,20, dengan indikator momentum (alat untuk melihat kekuatan arah tren) cenderung datar.

    Sebelumnya, perkiraan pergerakan berada di 158,20 hingga 159,60, ketika kurs ada di 159,10. Setelah itu USD/JPY bergerak di 158,54 hingga 159,20 dan ditutup naik 0,11% ke 158,79.

    Prospek Kisaran Jangka Pendek

    Untuk periode 1–3 minggu, UOB mempertahankan proyeksi USD/JPY tetap di 157,55 hingga 160,50. Prospek ini mengikuti pergerakan harga yang sangat bergejolak pada Jumat sebelumnya dan tidak berubah.

    Artikel ini menyebutkan dibuat dengan alat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI: program komputer yang membantu menyusun teks) dan ditinjau editor.

    Latar Volatilitas Tersirat

    Pandangan ini didukung data pasar terbaru yang menunjukkan penurunan besar pada perkiraan gejolak harga. Volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan naik-turun harga yang tercermin dari harga opsi) tenor satu bulan untuk USD/JPY turun dari di atas 11% saat pasar bergejolak pekan lalu menjadi sekitar 8,7% hari ini. Ini menandakan pasar tidak lagi memperhitungkan pergerakan besar dalam waktu dekat.

    Jika melihat penguatan yen yang tajam saat diduga ada intervensi (campur tangan otoritas, biasanya bank sentral, di pasar valas) pada musim semi 2025, polanya mirip. Setelah fase awal yang kacau, pasangan ini sering masuk ke fase konsolidasi (bergerak menyamping dalam kisaran tertentu) selama beberapa minggu. Secara historis, stabilisasi seperti ini umum terjadi setelah periode volatilitas tinggi.

    Dari sisi fundamental (faktor dasar ekonomi), kondisi juga mendukung pasar yang bergerak dalam kisaran untuk sementara. Inflasi inti Jepang (core inflation: inflasi tanpa komponen yang sangat bergejolak seperti pangan dan energi) bertahan sekitar 2,1% dalam laporan terbaru, sementara Federal Reserve AS memberi sinyal sikap lebih sabar soal suku bunga. Karena belum ada pemicu besar, kisaran tersebut sulit ditembus. Ini membuat yen kecil kemungkinan melemah atau menguat tajam dalam waktu dekat.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code