Analis Societe Generale mengatakan USD/BRL ditolak oleh rata-rata bergerak 200 hari yang menurun, kembali melemah menuju level bawah kanal multi-bulan

    by VT Markets
    /
    Apr 23, 2026

    Analis Societe Generale melaporkan bahwa USD/BRL tidak berhasil naik menembus **rata-rata bergerak (moving average/MA) 200 hari** yang sedang menurun dalam fase konsolidasi terbaru. **MA 200 hari** adalah rata-rata harga 200 hari terakhir yang sering dipakai untuk membaca arah tren jangka menengah–panjang; bila garisnya menurun dan harga gagal menembusnya, itu biasanya menegaskan tren turun masih dominan.

    USD/BRL kini bergerak di bawah batas bawah **rentang pergerakan (trading range)** sebelumnya. Target berikutnya mengarah ke batas bawah **kanal (channel) beberapa bulan** di sekitar 4,90, lalu proyeksi lanjutan di 4,86 dan 4,84. **Kanal** adalah “koridor” pergerakan harga yang dibatasi dua garis sejajar (atas–bawah) yang menunjukkan area tren; **proyeksi** adalah perkiraan target harga berdasarkan pola/ukuran pergerakan sebelumnya.

    Level 5,20 yang sempat tercapai lebih awal pada April disebut sebagai **resisten jangka pendek**. **Resisten** adalah area harga yang kerap menahan kenaikan karena tekanan jual meningkat. Artikel tersebut mencatat konten dibuat dengan bantuan alat AI dan ditinjau editor.

    Mengingat USD/BRL gagal menembus MA 200 hari, tren turun yang lebih besar dinilai kembali menguat. Penurunan terbaru di bawah area konsolidasi mengonfirmasi pergerakan ini sudah berjalan. Fokus kini pada target di batas bawah kanal beberapa bulan.

    Sasaran utama berada di sekitar 4,90, dengan proyeksi lanjutan menuju 4,86/4,84. Jika terjadi penguatan yang tidak terduga, pasangan ini diperkirakan menghadapi resisten kuat di 5,20. Level ini adalah puncak awal April dan kini menjadi “plafon” bagi struktur tren turun saat ini.

    Pandangan teknikal ini didukung oleh **fundamental** Brasil yang dinilai solid per April 2026. Bank Sentral Brasil mempertahankan **suku bunga acuan Selic** di 10,5%, sehingga Real menarik untuk **carry trade**—strategi meminjam dalam mata uang bersuku bunga rendah lalu berinvestasi di mata uang bersuku bunga lebih tinggi untuk meraih selisih bunga. Ini berbanding terbalik dengan Federal Reserve AS yang memberi sinyal jeda pengetatan seiring inflasi yang mulai mereda.

    Selain itu, data ekonomi Brasil memberi dorongan bagi Real. Brasil membukukan **surplus neraca perdagangan** sebesar US$9,1 miliar pada Maret 2026, ditopang ekspor komoditas yang kuat. Kekuatan transaksi eksternal ini memperkuat alasan fundamental bahwa BRL berpeluang menguat terhadap USD.

    Bagi pelaku pasar **derivatif** (instrumen turunan seperti opsi), pandangan ini mengarah pada pembelian **opsi put**—kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu—dengan **harga kesepakatan (strike price)** sekitar 4,95 atau 4,90 untuk mendapat keuntungan jika USD/BRL turun. Alternatifnya, menjual **call spread**—strategi opsi yang pada praktiknya menggabungkan jual opsi beli (call) dan beli call lain untuk membatasi risiko—dengan posisi jual (short) di atas resisten 5,20 bisa dipakai untuk mengumpulkan **premi** (biaya yang diterima/ dibayar untuk opsi). Posisi ini mencerminkan pandangan bahwa ruang kenaikan pasangan ini kini sangat terbatas.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code