AUD/USD Turun ke 0,7140 Seiring Memudarnya Spekulasi Kenaikan Suku Bunga RBA dan Risiko Timur Tengah Mendongkrak Dolar

    by VT Markets
    /
    May 22, 2026

    AUD/USD turun ke sekitar 0,7140 pada perdagangan Asia Jumat, dengan dolar Australia melemah terhadap dolar AS. Pergerakan ini dipicu ekspektasi bahwa bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) bisa menunda kenaikan suku bunga berikutnya.

    Tingkat pengangguran Australia naik menjadi 4,5% pada April, level tertinggi sejak akhir 2021. Pasar swap (kontrak derivatif untuk bertaruh/menilai arah suku bunga) mematok peluang 11,7% RBA menaikkan suku bunga pada rapat Juni, sementara pasar menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada paruh kedua tahun ini.

    Rba Outlook And Aussie Dollar Pressure

    Pasar juga menilai peluang kesepakatan dalam waktu dekat untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. Pejabat Iran mengatakan pada Kamis bahwa belum ada kesepakatan dengan AS, tetapi perbedaan pendapat menyempit.

    Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengatakan pengayaan uranium (proses menaikkan kadar uranium untuk kebutuhan energi atau nuklir) dan kendali Teheran atas Selat Hormuz (jalur pelayaran minyak utama dunia) masih menjadi titik krusial. Laporan Michigan Consumer Sentiment Index (indeks sentimen konsumen AS dari Universitas Michigan, mengukur keyakinan konsumen) dijadwalkan rilis Jumat, sementara Marco Rubio menyebut ada “sejumlah tanda baik” menuju kesepakatan, tetapi tidak ingin terlalu optimistis.

    Kita mengingat pada periode yang sama tahun lalu, Mei 2025, lonjakan pengangguran Australia ke 4,5% secara mengejutkan membuat AUD/USD merosot menuju 0,7140. Kini situasinya berbeda, tetapi pelajarannya sama; dengan data tenaga kerja terbaru menunjukkan pengangguran lebih stabil di 4,0%, fokus pasar tetap pada tanda melemahnya ekonomi. Stabilitas ini memberi RBA sedikit alasan untuk mengubah sikap netralnya (kebijakan tidak condong menaikkan atau menurunkan suku bunga), berbeda dengan kepanikan pada 2025.

    Laporan tenaga kerja tahun lalu “mematikan” ekspektasi kenaikan suku bunga RBA, dengan pasar hanya memberi peluang sekitar 11% pada rapat Juni 2025. Pola serupa terlihat sekarang, karena data swap saat ini menunjukkan nyaris tidak ada peluang perubahan suku bunga pada rapat bulan depan, dan pasar lebih fokus pada kapan pemangkasan suku bunga mulai terjadi di akhir tahun. Bagi trader, ini berarti membeli opsi put pada AUD/USD (hak untuk menjual di harga tertentu, untuk melindungi dari penurunan) dapat menjadi cara yang masuk akal untuk berjaga-jaga jika RBA memberi sinyal lebih “dovish” (lebih condong ke pemangkasan/menahan suku bunga).

    Faktor geopolitik juga perlu diperhitungkan, yang pada 2025 menciptakan ketidakpastian dalam pembicaraan kesepakatan Iran. Saat ini, meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz mendorong investor “lari” ke aset aman seperti dolar AS, sehingga nilainya naik terhadap mata uang yang lebih berisiko seperti dolar Australia. Kenaikan volatilitas (naik-turunnya harga yang makin besar) ini membuat strategi opsi long straddle pada pasangan mata uang seperti USD/JPY (membeli opsi call dan put sekaligus untuk menangkap pergerakan besar, tanpa harus menebak arah) menarik untuk memanfaatkan potensi lonjakan harga.

    Trading Implications For Aud Usd And Risk Sentiment

    Kombinasi RBA yang netral dan dolar AS yang kuat—ditopang data inflasi AS yang sedikit di atas perkiraan di 2,8%—memberi gambaran yang jelas. Melihat kembali seberapa cepat dolar Australia melemah pada 2025 bisa menjadi panduan bagi kondisi pasar saat ini. Karena itu, bersiap untuk pelemahan AUD lebih lanjut terhadap USD melalui kontrak berjangka (futures, kontrak jual-beli di masa depan pada harga tertentu) atau opsi (instrumen derivatif berbasis hak beli/jual) terlihat sebagai langkah yang paling masuk akal dalam beberapa pekan ke depan.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code