Bank of Canada menetapkan suku bunga kebijakan di 2,25%, sesuai perkiraan pasar. Keputusan ini membuat suku bunga acuan tetap di level tersebut.
Suku bunga ini memengaruhi biaya pinjaman untuk KPR (kredit pemilikan rumah), pinjaman, dan kredit usaha di Kanada. Kebijakan ini juga memengaruhi dolar Kanada serta kondisi keuangan secara umum.
Sikap Terkini soal Inflasi dan Pertumbuhan
Pengumuman ini mencerminkan sikap bank sentral terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Perubahan berikutnya akan bergantung pada data ekonomi terbaru dan arahan kebijakan ke depan (forward guidance: sinyal atau petunjuk bank sentral tentang langkah suku bunga selanjutnya).
Keputusan menahan suku bunga overnight (suku bunga antarbank untuk pinjaman satu malam) di 2,25% sudah banyak diperkirakan, sehingga dampaknya sudah lebih dulu “masuk harga” (priced in: sudah tercermin dalam harga aset). Akibatnya, volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan gejolak harga yang tercermin dari harga opsi) pada opsi dolar Kanada dan kontrak berjangka obligasi (bond futures: kontrak untuk membeli/menjual obligasi di harga tertentu pada waktu tertentu) turun setelah pengumuman. Fokus pasar kini bergeser ke forward guidance dan data inflasi berikutnya.
Karena hasilnya dapat ditebak, strategi menjual premi opsi (options premium: biaya yang dibayar pembeli opsi kepada penjual) terlihat menarik untuk jangka dekat. Strategi seperti short straddle (menjual opsi beli dan opsi jual di harga dan jatuh tempo yang sama) pada “loonie” (sebutan untuk dolar Kanada) atau pada kontrak berjangka suku bunga dapat diuntungkan oleh volatilitas yang rendah dan peluruhan nilai waktu (time decay: penurunan nilai opsi seiring mendekati jatuh tempo). Laporan terbaru Statistics Canada menunjukkan inflasi Maret 2026 stabil di 2,4%, sehingga kecil kemungkinan ada langkah mengejutkan sebelum rapat berikutnya pada Juni.
Bagi pelaku transaksi swap suku bunga (interest rate swaps: perjanjian menukar pembayaran bunga tetap dengan bunga mengambang), kurva forward (forward curve: proyeksi suku bunga yang tercermin dari harga instrumen untuk beberapa periode ke depan) diperkirakan relatif datar untuk kuartal berikutnya. Pasar, terlihat dari kontrak berjangka Bankers’ Acceptance/BAX (instrumen pasar uang yang mencerminkan ekspektasi suku bunga jangka pendek), memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga kurang dari 20% pada pertemuan berikutnya. Ini mengindikasikan posisi “menerima bunga tetap dan membayar bunga mengambang” pada swap jangka pendek dapat menjadi carry trade (strategi mencari selisih imbal hasil) yang netral hingga sedikit menguntungkan.
Dolar Kanada dan Faktor Eksternal
Nilai dolar Kanada kemungkinan lebih dipengaruhi faktor eksternal daripada kebijakan moneter domestik. Perhatian tertuju pada harga minyak Western Canadian Select (acuan harga minyak Kanada) yang berada di sekitar US$78 per barel, serta perubahan sikap The Fed (bank sentral AS) yang juga cenderung menahan suku bunga. Perbedaan arah kebijakan kedua bank sentral dapat membuka peluang pada opsi USD/CAD (kontrak opsi atas pasangan mata uang dolar AS terhadap dolar Kanada).
Jika melihat 2025, stabilitas ini berbanding terbalik dengan siklus pelonggaran (easing cycle: periode penurunan suku bunga) sepanjang tahun tersebut. Saat itu, bank sentral memangkas suku bunga tiga kali masing-masing 25 basis poin (basis poin: 0,01%) ketika ekonomi melambat. Penahanan di 2,25% menandakan perubahan strategi, menunjukkan bank sentral kini memilih menunggu dampak keputusan sebelumnya.