Data kompilasi FXStreet menunjukkan harga emas di Filipina turun, menurut data yang dirilis pada Selasa.

    by VT Markets
    /
    Apr 28, 2026

    Harga emas di Filipina turun pada Selasa, berdasarkan data yang dihimpun FXStreet. Emas dipatok di PHP 9.158,46 per gram, turun dari PHP 9.186,80 pada Senin.

    Emas juga turun ke PHP 106.822,70 per tola dari PHP 107.153,00 sehari sebelumnya. Harga lain yang tercantum adalah PHP 91.584,20 untuk 10 gram dan PHP 284.860,10 per troy ounce (ons troy, satuan berat khusus untuk logam mulia).

    Cara Perhitungan Harga Emas Lokal

    FXStreet menghitung harga emas lokal dengan mengonversi harga internasional memakai kurs USD/PHP (nilai tukar dolar AS terhadap peso Filipina) dan satuan ukuran setempat. Angka diperbarui setiap hari saat artikel diterbitkan, dan harga di masing-masing daerah bisa sedikit berbeda.

    Emas sering dipakai sebagai penyimpan nilai (aset yang menjaga daya beli) dan untuk perhiasan. Emas juga kerap dianggap sebagai aset safe-haven (aset “pelindung” yang dicari saat pasar bergejolak). Selain itu, emas digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi (kenaikan harga) dan pelemahan mata uang.

    Bank sentral adalah pemegang emas terbesar. Data World Gold Council menunjukkan bank sentral menambah 1.136 ton, senilai sekitar US$70 miliar, ke cadangan pada 2022, menjadi total tahunan tertinggi dalam catatan.

    Pergerakan emas sering berlawanan arah dengan dolar AS dan US Treasuries (obligasi pemerintah AS). Emas juga bisa bergerak berlawanan dengan aset berisiko seperti saham. Harga dapat dipengaruhi geopolitik, kekhawatiran resesi (perlambatan ekonomi), suku bunga, serta kekuatan dolar AS karena emas dihargai dalam dolar AS.

    Pendorong Utama Prospek Emas

    Turunnya harga emas tipis ini lebih mencerminkan fluktuasi harian pasar. Fokus utama adalah hubungan emas dengan suku bunga dan dolar AS, sebagai faktor penggerak. Karena emas adalah aset tanpa imbal hasil (tidak memberi bunga atau kupon), arah harga dalam beberapa pekan ke depan sangat bergantung pada ekspektasi pasar terhadap langkah berikutnya dari Federal Reserve (bank sentral AS).

    Secara historis, perubahan sikap The Fed yang lebih hati-hati setelah periode kenaikan suku bunga yang agresif pada 2024 dan 2025 memicu ketidakpastian pasar. Data inflasi AS terbaru yang bertahan di 2,8% pada Maret 2026 mengindikasikan The Fed bisa menunda pemangkasan suku bunga berikutnya. Ketidakpastian ini biasanya meningkatkan minat pada opsi (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli atau menjual aset pada harga tertentu) untuk berspekulasi pada naik-turun harga di sekitar rilis data ekonomi penting.

    Permintaan kuat dari bank sentral juga menopang harga emas. Setelah pembelian besar dalam beberapa tahun sebelumnya, bank sentral global menambah 1.050 ton lagi ke cadangan hingga 2025, menurut World Gold Council. Pembelian berkelanjutan, terutama dari negara berkembang, membuat penurunan harga yang tajam cenderung dipandang sebagai peluang beli oleh pelaku besar.

    Ketegangan geopolitik terus mendukung peran emas sebagai aset safe-haven, mendorong diversifikasi ke aset berwujud (aset fisik seperti emas). Sengketa dagang yang belum selesai dan konflik regional membuat investor waspada. Meski reli kuat pasar saham bisa sementara mengalihkan dana dari emas, alasan dasar untuk memegang emas tetap ada.

    Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code