Didorong kenaikan harga minyak di tengah mandeknya pembicaraan AS–Iran, Dolar Kanada menjaga USD/CAD tetap dekat 1,3660

    by VT Markets
    /
    Apr 27, 2026

    USD/CAD diperdagangkan di dekat 1,3660 pada sesi Asia hari Senin, dan tetap bergerak lemah untuk hari kedua. Pasangan ini turun karena Dolar Kanada (CAD) mendapat dukungan dari kenaikan harga minyak, mengingat Kanada adalah pengekspor minyak mentah terbesar ke AS.

    WTI diperdagangkan di sekitar US$94,00 per barel setelah turun 2,4% pada hari sebelumnya. Minyak naik di tengah kekhawatiran pasokan terkait mandeknya pembicaraan damai AS–Iran.

    Ketegangan Geopolitik dan Pasokan Minyak

    Presiden AS Donald Trump meminta Jared Kushner dan Steve Witkoff membatalkan perjalanan ke Pakistan, yang menjadi perantara pembicaraan. Trump mengatakan Iran “menawarkan banyak, tetapi belum cukup”, sementara Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan masuk ke “negosiasi yang dipaksakan di bawah ancaman atau blokade”.

    Lalu lintas melalui jalur pelayaran strategis masih banyak dibatasi karena kendali Iran dan blokade angkatan laut AS. Hal ini menambah kekhawatiran gangguan pasokan yang lebih lama dan menopang harga minyak mentah.

    USD/CAD juga tertahan karena Dolar AS turun untuk hari kedua. Ini terjadi meski permintaan aset aman meningkat karena gencatan senjata mulai rapuh, dengan Israel dan Hizbullah meningkatkan serangan selama perpanjangan tiga minggu yang dimediasi AS.

    Posisi Volatilitas pada USD/CAD

    Jika melihat situasi serupa pada 2025, mandeknya pembicaraan AS-Iran dan blokade laut mendorong harga minyak dan volatilitas pasar melonjak. Periode itu menunjukkan betapa cepatnya berita geopolitik dapat mengalahkan data ekonomi di sektor energi. Karena itu, pelaku pasar perlu memantau risiko pasokan dari Timur Tengah.

    Berbeda dari tahun lalu, Dolar AS kini menunjukkan kekuatan yang lebih jelas. Ini terutama karena perbedaan arah kebijakan bank sentral: inflasi AS masih tinggi di 3,5% sehingga Federal Reserve (bank sentral AS) belum punya ruang memangkas suku bunga. Sementara itu, inflasi Kanada melandai ke 2,9% sehingga Bank of Canada (bank sentral Kanada) diperkirakan lebih cepat menurunkan suku bunga, yang dapat melemahkan CAD.

    Bagi trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan kontrak berjangka), kondisi “minyak kuat vs Dolar AS kuat” menunjukkan volatilitas tersirat (perkiraan besar-kecilnya pergerakan harga yang tercermin dari harga opsi) pada USD/CAD kemungkinan masih terlalu murah. Strategi yang lebih masuk akal adalah bersiap untuk pergerakan besar, bukan menebak arah. Membeli straddle (membeli opsi beli dan opsi jual pada harga dan jatuh tempo yang sama) atau strangle (membeli opsi beli dan opsi jual dengan harga berbeda) dapat memberi peluang untung jika terjadi tembusan harga, baik jika minyak mendorong pasangan turun maupun kebijakan suku bunga mendorongnya naik.

    Trader juga perlu fokus pada pasar minyak mentah karena menjadi pemicu utama. Open interest (jumlah total kontrak berjangka yang masih terbuka) di futures WTI (kontrak berjangka minyak WTI) naik lebih dari 5% dalam sebulan terakhir, menandakan dana masuk untuk mengantisipasi ayunan harga. Terlihat aktivitas besar pada call options (opsi beli) dengan strike price (harga kesepakatan) di atas US$90, yang menunjukkan lindung nilai (hedging, upaya melindungi portofolio dari risiko) terhadap potensi gangguan pasokan lanjutan.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code