Dolar Australia Menguat usai Rilis Indeks Industri AiG, AUD/USD Mendekati 0,7220 di Perdagangan Asia, Lanjutkan Kenaikan

    by VT Markets
    /
    May 6, 2026

    AUD/USD naik untuk hari kedua, diperdagangkan di dekat 0,7220 pada jam Asia hari Rabu. Pasar memantau laporan **US ADP Employment Change** (perubahan jumlah pekerja versi ADP, indikator awal kondisi pasar tenaga kerja AS) yang dirilis di hari yang sama.

    **Australia’s AiG Industry Index** (indeks aktivitas industri dari Australian Industry Group/Ai Group) membaik menjadi -24,4 pada April dari revisi -34,1 pada Maret. **Ai Group Manufacturing index** (indeks aktivitas manufaktur Ai Group) stagnan di -27,9 pada April.

    Australian Activity Indicators Still Weak

    Indeks konstruksi Ai Group Australia naik ke -19,3 pada April 2026, namun masih berada di wilayah **kontraksi** (aktivitas menurun; umumnya angka di bawah nol berarti menyusut). Perusahaan melaporkan permintaan dasar yang stabil.

    Dalam geopolitik, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan pada Selasa bahwa **gencatan senjata** dengan Iran belum sepenuhnya mengakhiri konflik. Uni Emirat Arab menyatakan telah mencegat hampir seluruh dari sekitar 20 rudal dan drone yang diluncurkan dari Iran sehari sebelumnya, dalam saling serang di Teluk yang terkait ketegangan di Selat Hormuz.

    Kekuatan AUD/USD di sekitar 0,7220 terlihat rapuh karena data ekonomi Australia masih menyusut walau sedikit membaik. Dengan ketegangan meningkat di Teluk, pasar menghadapi skenario **risk-off** (investor menghindari aset berisiko) yang biasanya menguatkan Dolar AS. Pasar tampak belum sepenuhnya memasukkan risiko geopolitik dari Selat Hormuz.

    Situasi di Teluk langsung memengaruhi minyak, faktor penting bagi inflasi global dan sentimen risiko. Konflik berkepanjangan bisa mendorong minyak kembali mendekati US$100 per barel, sehingga menjadi hambatan besar bagi AUD.

    Volatility Positioning In Focus

    Dengan ketidakpastian tinggi, strategi berfokus pada **volatilitas** (besarnya naik-turun harga) menjadi perhatian untuk beberapa pekan ke depan. **CBOE’s Australian Dollar Volatility Index (Aussie VIX)** (indeks perkiraan gejolak AUD) naik ke level tertinggi tiga bulan di 11,5, menandakan pasar bersiap terhadap pergerakan yang lebih besar dari biasanya. Membeli **straddle** atau **strangle** (strategi opsi yang bertujuan untung dari pergerakan besar, baik naik maupun turun) memungkinkan trader meraih peluang jika pasangan ini bergerak tajam naik karena data kerja AS lemah atau turun karena konflik memburuk.

    Namun, risiko terlihat lebih condong ke sisi penurunan untuk AUD/USD. Inflasi Australia masih menjadi masalah, dengan **CPI** (indeks harga konsumen, ukuran inflasi) kuartal I 2026 di 3,8%, masih di atas **target band RBA** (kisaran target inflasi bank sentral Australia), dan menekan ekonomi domestik. Membeli **put options** (opsi jual, mendapat manfaat saat harga turun) bisa menjadi cara untuk bersiap jika terjadi penurunan kembali menuju level 0,7000.

    Laporan ADP AS menjadi pemicu terdekat yang dapat menentukan arah pasangan ini. Sepanjang 2025, pasar tenaga kerja AS melambat, namun dua rilis data utama terakhir justru lebih kuat dari perkiraan, menunjukkan ketahanan. Jika data pekerjaan AS kembali kuat, hal itu kemungkinan menutupi perbaikan kecil dari Australia dan kembali menguatkan Dolar AS.

    Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code