Dolar Melemah, Saham Bangkit Seiring Munculnya Perpanjangan Gencatan Senjata AS-Iran dan Rencana Perundingan Nuklir

    by VT Markets
    /
    May 28, 2026

    Sebuah laporan menyebut AS dan Iran telah menyepakati memorandum of understanding (nota kesepahaman/MoU) selama 60 hari untuk memperpanjang gencatan senjata dan memulai pembicaraan mengenai program nuklir Iran, sementara Presiden Donald Trump belum memberikan persetujuan akhir. Laporan itu mengutip dua pejabat AS dan satu sumber regional yang terlibat dalam upaya mediasi.

    Pasar bereaksi cepat. Dolar AS (USD) memperpanjang penurunan setelah berita utama itu, sementara pasar saham memangkas pelemahan awal dan berbalik menguat pada hari itu. Tabel pergerakan mata uang terkait menunjukkan USD paling lemah terhadap Dolar Selandia Baru, dan peta “heat map” (peta panas yang menampilkan perubahan persentase) merinci pergerakan persentase di antara pasangan mata uang utama berdasarkan mata uang dasar dan mata uang kuotasi (mata uang kedua dalam pasangan).

    Implikasi Untuk Pasar Minyak Dan Volatilitas

    Kami melihat potensi kesepakatan AS-Iran ini sebagai faktor penekan besar bagi harga minyak mentah. Kesepakatan dapat melonggarkan sanksi dan membawa pasokan Iran lebih banyak ke pasar, yang kemungkinan menekan harga. Secara historis, kesepakatan nuklir 2015 membuat harga minyak turun lebih dari 20% dalam enam bulan setelah pengumumannya.

    Mengingat minyak mentah WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) saat ini diperdagangkan di sekitar US$79 per barel, kami mempertimbangkan membeli opsi jual (put options, hak untuk menjual pada harga tertentu) atas kontrak berjangka minyak (oil futures, kontrak pembelian/penjualan untuk tanggal mendatang) yang jatuh tempo pada Juli dan Agustus 2026. Strategi ini memungkinkan kami meraih keuntungan bila harga WTI turun di bawah US$75. Ketidakpastian soal persetujuan akhir membuat opsi lebih tepat daripada langsung mengambil posisi jual pada kontrak berjangka.

    Dampak paling cepat akan terlihat pada volatilitas pasar (tingkat naik-turun harga), yang kami perkirakan menurun tajam jika kesepakatan dikonfirmasi. Indeks VIX (indikator “ketakutan” pasar saham AS yang mengukur perkiraan volatilitas) yang kini berada di sekitar 13, bisa turun di bawah 10 untuk pertama kalinya tahun ini karena risiko geopolitik berkurang. Kami dapat mempertimbangkan strategi yang diuntungkan dari kondisi ini, seperti menjual opsi beli VIX (VIX call options, hak membeli pada harga tertentu).

    Prospek Mata Uang Dan Saham

    Kami juga memperkirakan dolar AS melanjutkan penurunan karena daya tariknya sebagai aset lindung (safe-haven, aset yang dicari saat risiko tinggi) melemah. Indeks Dolar (DXY, ukuran kekuatan USD terhadap sekeranjang mata uang utama) yang sudah turun ke sekitar 104,5, bisa menguji level terendah tahun berjalan dalam beberapa pekan ke depan. Kami mempertimbangkan posisi jual dolar terhadap mata uang yang terkait komoditas (commodity-linked currencies, cenderung menguat saat harga komoditas/selera risiko naik) seperti dolar Australia, yang biasanya diuntungkan saat sentimen pasar membaik (risk-on, pelaku pasar lebih berani mengambil risiko).

    Untuk pasar saham, berita ini cenderung positif, memberi alasan bagi S&P 500 untuk melanjutkan kenaikan ke area rekor. Kami menilai sektor yang sensitif terhadap biaya energi dan perdagangan global, seperti transportasi dan industri, berpeluang mencatat kenaikan terbesar. Kami menempatkan posisi dengan membeli opsi beli (call options, hak untuk membeli pada harga tertentu) pada ETF (exchange-traded fund, reksa dana yang diperdagangkan di bursa) maskapai dan pengiriman utama untuk kuartal berikutnya.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code