Donald Trump dan penasihat keamanan mempertimbangkan usulan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, mengakhiri perang

    by VT Markets
    /
    Apr 28, 2026

    Presiden AS Donald Trump dan tim keamanan nasionalnya membahas usulan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, Reuters melaporkan pada Senin. Perang telah berlangsung dua bulan.

    Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan belum jelas apakah Trump akan menerima tawaran tersebut, dan menegaskan tuntutan utama Trump tidak berubah. Ia mengatakan topik itu dibahas dan Trump akan menyampaikan pernyataannya.

    Prospek Gejolak Pasar Minyak

    West Texas Intermediate (WTI)—patokan harga minyak mentah AS—naik 1,35% pada hari itu ke US$94,65 saat penulisan.

    Pembicaraan AS dan Iran menambah ketidakpastian besar di pasar minyak. Dengan harga WTI sudah di US$94,65 setelah konflik dua bulan, setiap kabar—baik atau buruk—berpotensi memicu lonjakan atau penurunan harga yang tajam. Kondisi ini berarti gejolak harga akan tinggi dalam beberapa pekan ke depan.

    Pasar sudah memasukkan “premi perang”—tambahan harga karena risiko gangguan pasokan—selama delapan pekan terakhir. Jika ada kesepakatan damai yang kredibel untuk membuka kembali selat, harga minyak bisa turun tajam karena premi risiko ini menghilang.

    Pendekatan Transaksi untuk Hasil yang Serba Dua

    Pada fase awal konflik Ukraina 2022, harga melonjak karena efek kejut, lalu turun cukup besar dalam bulan-bulan berikutnya meski konflik berlanjut. Pola ini menunjukkan harga tidak selalu naik terus.

    Selat Hormuz bukan jalur sempit biasa; sekitar 21 juta barel per hari melewatinya. Ini setara kira-kira 20% konsumsi minyak harian dunia, menurut data terbaru dari U.S. Energy Information Administration (lembaga pemerintah AS yang melacak data energi). Besarnya volume minyak yang berisiko menjelaskan mengapa pasar sangat peka terhadap sinyal diplomasi.

    Karena situasinya “biner”—hanya dua kemungkinan besar: damai atau perang berlanjut—dapat dipertimbangkan strategi yang diuntungkan dari pergerakan harga besar. Salah satunya membeli opsi (options), yaitu kontrak yang memberi hak (bukan kewajiban) untuk membeli atau menjual pada harga tertentu. Contohnya straddle, yakni membeli opsi beli (call) dan opsi jual (put) sekaligus pada harga dan jatuh tempo yang sama, sehingga berpotensi untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah tanpa menebak arahnya.

    Jika memperkirakan ada kesepakatan damai, membeli put options (hak untuk menjual) bisa menjadi cara berisiko tinggi namun berpotensi hasil besar untuk memanfaatkan potensi penurunan harga ke kisaran bawah US$80-an. Sebaliknya, jika menilai pembicaraan akan gagal, call options (hak untuk membeli) dapat digunakan untuk mengejar peluang kenaikan kembali menuju US$100 per barel.

    Dalam beberapa pekan ke depan, pantau bukan hanya judul berita dari Gedung Putih. Perhatikan juga data satelit pergerakan kapal tanker di Teluk, serta perubahan indeks volatilitas minyak (OVX), yaitu ukuran ekspektasi gejolak harga minyak dari pasar opsi, yang saat ini masih tinggi. Indikator ini bisa memberi sinyal lebih awal soal arah pasar.

    Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code