Elias Haddad dari BBH Perkirakan RBI, NBP, BCRP, dan BOK Akan Mempertahankan Suku Bunga Acuan Pekan Ini

    by VT Markets
    /
    Apr 8, 2026

    Brown Brothers Harriman memperkirakan empat bank sentral akan mempertahankan suku bunga kebijakan pada rapat pekan ini. Bank tersebut adalah Reserve Bank of India (RBI), Bank Sentral Polandia (NBP), bank sentral Peru (BCRP), dan Bank of Korea (BOK).

    RBI diperkirakan menahan suku bunga pada 5,25% untuk rapat kedua pada Rabu. Bank ini bisa mengubah sikap kebijakan dari netral menjadi lebih ketat karena prospek inflasi melemah.

    Bank Sentral Diperkirakan Menahan

    NBP diperkirakan menahan suku bunga pada 3,75% pada Kamis setelah pemangkasan 25 bps (basis poin, 1 bps = 0,01%) pada 4 Maret. Perkiraan pasar di instrumen swap (kontrak untuk menukar arus pembayaran, sering dipakai membaca ekspektasi suku bunga) menunjukkan kenaikan sekitar 60 bps dalam 12 bulan ke depan.

    BCRP Peru diperkirakan menahan suku bunga pada 4,25% untuk rapat ketujuh pada Kamis. Inflasi CPI (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen, ukuran kenaikan harga barang dan jasa) utama (headline, angka total) dan inti (core, tanpa komponen yang bergejolak seperti makanan dan energi) naik pada Maret di atas target bank 1% hingga 3%.

    BOK diperkirakan menahan suku bunga pada 2,50% untuk rapat ketujuh pada Jumat. Proyeksi suku bunga enam bulan ke depan bisa berubah dan mengarah ke kenaikan, bukan jalur suku bunga tetap.

    Reserve Bank of India diperkirakan menahan suku bunga repo (suku bunga acuan untuk pinjaman jangka pendek bank ke bank sentral) di 6,0% pekan ini, namun risikonya tidak seimbang. Setelah data CPI Maret menunjukkan inflasi kembali naik ke 4,9%, ada risiko nada gubernur menjadi lebih “hawkish” (lebih cenderung menaikkan suku bunga untuk menahan inflasi). Situasi ini mirip 2025, saat dewan mempertimbangkan beralih ke sikap lebih ketat karena prospek inflasi memburuk.

    Fokus pada Arah Kebijakan ke Depan

    Bank sentral Polandia kemungkinan mempertahankan suku bunga kebijakan di 4,50%, namun fokus pasar pada arah kebijakan ke depan (forward guidance, sinyal bank sentral tentang langkah suku bunga berikutnya) dari Gubernur Glapinski. Pasar swap saat ini memperkirakan kenaikan lebih dari 50 bps dalam setahun ke depan karena pertumbuhan upah masih tinggi. Ini mengulang pola Maret 2025, ketika kurva swap (gambaran ekspektasi suku bunga untuk berbagai tenor) juga menunjukkan kenaikan besar dan dipantau pelaku pasar.

    Kami memperkirakan bank sentral Peru akan menghentikan sementara siklus pelonggaran (easing, penurunan suku bunga) dan menahan suku bunga di 5,00% untuk rapat kedua berturut-turut. Risiko inflasi kembali naik, dengan inflasi Maret mencapai 3,2%, sedikit di atas target 1–3%. Pola ini juga terlihat pada 2025, yang membuat BCRP menahan suku bunga selama tujuh rapat beruntun.

    Bank of Korea diperkirakan mempertahankan suku bunga kebijakan di 3,50%, level yang dipertahankan lebih dari dua tahun. Risiko utama bagi pelaku pasar adalah kejutan “hawkish” dalam proyeksi ke depan, terutama setelah won Korea melemah menembus level psikologis 1.400 per dolar AS (angka bulat yang sering menjadi perhatian pasar). Ini sejalan dengan potensi perubahan sikap yang dipantau pada 2025, ketika dewan mempertimbangkan memberi sinyal kenaikan suku bunga, bukan mempertahankan proyeksi stabil.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code