Emas Stabil di Atas US$4.550 karena Prospek Perdamaian AS–Iran Mengimbangi Sikap Hawkish The Fed, Membatasi Kenaikan

    by VT Markets
    /
    May 25, 2026

    Emas (XAU/USD) tetap bertahan di atas $4.550 pada perdagangan awal sesi Eropa, Senin, meski masih tertahan dalam kisaran sempit hampir sepekan. Perkembangan akhir pekan meningkatkan harapan kesepakatan damai AS–Iran, menekan Dolar AS (USD) dan menopang emas batangan. Namun, sengketa yang belum selesai dan ekspektasi The Federal Reserve (Fed) yang lebih “hawkish” (cenderung mendukung suku bunga tinggi untuk menahan inflasi) membatasi pelemahan USD dan menahan kenaikan pada emas yang tidak memberi imbal hasil (aset tanpa bunga/kupon). Axios melaporkan pada Sabtu malam bahwa kedua pihak disebut mendekati kesepakatan yang mencakup perpanjangan gencatan senjata 60 hari serta pembukaan kembali Selat Hormuz (jalur pelayaran utama pengiriman minyak). Presiden Donald Trump juga mengatakan kerangkanya sebagian besar sudah dinegosiasikan. Penurunan harga minyak mentah kemudian meredakan kekhawatiran inflasi dan menurunkan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury) dalam kondisi likuiditas libur (volume transaksi tipis), sehingga membebani Greenback (sebutan untuk USD).

    Trump juga meminta perwakilan agar tidak terburu-buru, dan mengatakan blokade angkatan laut atas pelabuhan Iran akan tetap berlaku sampai kesepakatan formal ditandatangani dan disahkan. Sementara itu, perbedaan pandangan soal program nuklir Iran menahan optimisme. Di pasar, meningkatnya perkiraan kenaikan suku bunga Fed pada 2026 memberi dukungan bagi USD, sehingga analis menunggu adanya lanjutan aksi beli sebelum mengonfirmasi dasar (bottom) jangka pendek di sekitar $4.450, level terendah sejak akhir Maret. Dari sisi teknikal, harga masih berada dalam kanal paralel menurun (pola tren turun dengan batas atas-bawah yang sejajar), dengan batas atas sejalan dengan EMA 200-periode (rata-rata pergerakan eksponensial 200 batang data, indikator tren) pada grafik 4 jam di dekat $4.650. MACD (indikator momentum berbasis selisih dua rata-rata bergerak) berada di atas nol dengan histogram positif, RSI (indikator kekuatan tren/momentum) di kisaran pertengahan 50-an, support (area penopang) terlihat di sekitar $4.360, dan penembusan di bawahnya akan memperdalam koreksi.

    Dua Kekuatan Berlawanan Membentuk Prospek Jangka Pendek Emas

    Per hari ini, 25 Mei 2026, emas berada di antara dua kekuatan yang saling bertentangan sehingga prospeknya beberapa pekan ke depan tidak pasti. Peluang kesepakatan damai AS–Iran memberi dukungan, tetapi faktor yang lebih dominan tetap sikap Fed yang hawkish. Harga pasar saat ini dari CME Fed Fund futures (kontrak berjangka yang mencerminkan perkiraan pasar atas suku bunga acuan Fed) menunjukkan probabilitas di atas 70% untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin (0,25%) pada pertemuan September 2026, yang berpotensi menguatkan dolar dan membatasi kenaikan emas.

    Jika kesepakatan formal AS–Iran ditandatangani, emas bisa naik dalam jangka pendek karena dolar melemah sementara. Namun secara historis, meredanya tensi geopolitik seperti kesepakatan nuklir Iran 2015 sering berdampak terbatas pada emas dalam jangka panjang jika diimbangi kebijakan moneter yang ketat. Karena itu, setiap kenaikan menuju resistance $4.650 lebih layak dipandang sebagai area untuk mencari tanda-tanda mulai melemah (kehabisan tenaga) ketimbang awal tren naik baru.

    Pasar Opsi Menyoroti Peluang Trading di Tengah Ketidakpastian

    Penggerak utama emas tetap komitmen Fed mengendalikan inflasi, sehingga tekanan pada aset tanpa imbal hasil kemungkinan berlanjut. Gambaran teknikal menguatkan pandangan bearish (cenderung turun), dengan emas bergerak di dalam kanal turun. Pelaku pasar dapat mempertimbangkan membeli put option (opsi jual, memberi hak menjual pada harga tertentu) dengan strike price (harga kesepakatan) di bawah $4.450 untuk mengantisipasi potensi penembusan di bawah support kanal sekitar $4.360.

    Ketidakpastian yang tinggi tercermin di pasar opsi, di mana implied volatility (perkiraan volatilitas yang tersirat dari harga opsi) emas naik dalam sepekan terakhir. CBOE Gold Volatility Index (GVZ) naik ke 17,5, mengindikasikan pasar memperkirakan pergerakan harga yang lebih besar dari biasanya dalam waktu dekat. Ini membuat strategi seperti straddle (membeli call dan put pada strike yang sama untuk mendapat untung dari pergerakan besar ke salah satu arah) menjadi lebih mahal, namun tetap menarik jika kisaran saat ini akhirnya pecah.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code