EUR/JPY Menguat Tipis Namun Masih Bertahan dalam Kanal Menurun, dengan Resistensi 185,10 Jadi Sorotan

    by VT Markets
    /
    May 25, 2026

    EUR/JPY mencatat kenaikan dua hari berturut-turut, diperdagangkan di kisaran 184,90 pada sesi Asia hari Senin. Pasangan silang (cross) ini berkonsolidasi di atas Exponential Moving Average (EMA, rata-rata pergerakan eksponensial yang memberi bobot lebih besar pada data harga terbaru) 9 hari dan 50 hari, yang berkumpul di area 184-an tengah dan membentuk zona permintaan terdekat. Indikator momentum (pengukur kekuatan gerak harga) stabil: Relative Strength Index (RSI, indikator yang mengukur apakah harga cenderung jenuh beli atau jenuh jual) 14 hari berada dekat 50, menandakan kondisi netral dan masih membuka peluang kenaikan selama ukuran tren tersebut bertahan.

    Meski begitu, grafik harian masih menempatkan pasangan ini di dalam descending channel (kanal menurun, pola dua garis sejajar yang miring ke bawah yang menandakan tren turun), sehingga bias teknikal (kecenderungan arah berdasarkan grafik) tetap condong melemah meski ada pantulan terbaru. Resistance (area hambatan kenaikan) terlihat di sekitar 185,10 pada batas atas kanal, dan jika tembus akan membuka jalan menuju rekor tertinggi 187,95 yang tercatat pada 17 April. Di sisi bawah, support (area penahan penurunan) berada di EMA 50 hari di 184,85 lalu EMA 9 hari di 184,79; penembusan di bawah keduanya akan mengarahkan perhatian ke level terendah tiga bulan 181,87 dari 16 Maret, disusul level terendah lima bulan 180,81 yang tercatat pada 12 Februari.

    Technical Decision Point Near Key Levels

    Dengan EUR/JPY diperdagangkan di sekitar 184,90, pasar berada di titik penentu. Pasangan ini menunjukkan kekuatan jangka pendek dengan bertahan di atas rata-rata pergerakan utama, namun masih terjebak dalam kanal menurun yang lebih besar. Ini menandakan tarik-menarik antara dorongan beli jangka pendek dan tren turun yang lebih bertahan.

    Level 185,10—puncak kanal—menjadi pemicu utama untuk skenario bullish (peluang naik). Data inflasi Zona Euro pekan lalu sedikit lebih tinggi dari perkiraan, tercatat 2,6% untuk April, yang dapat memberi dukungan jangka pendek bagi euro. Jika ada penutupan harian (daily close, harga penutupan pada akhir hari perdagangan) di atas 185,10, strategi akan mempertimbangkan membeli call options (opsi beli, kontrak yang memberi hak membeli aset pada harga tertentu) dengan target menuju puncak April di sekitar 187,95.

    Trading Strategy and Volatility Outlook

    Sebaliknya, jika gagal menembus resistance tersebut lalu turun di bawah support 184,79, ini akan mengonfirmasi kelanjutan tren turun. Risalah (minutes, ringkasan pembahasan rapat) Bank of Japan dari pertemuan Mei menunjukkan diskusi yang makin menguat soal percepatan normalisasi kebijakan (pengurangan kebijakan longgar/dukungan besar), yang berpotensi menguatkan yen dalam beberapa pekan ke depan. Jika support jebol, strategi akan mengarah pada pembelian put options (opsi jual, kontrak yang memberi hak menjual aset pada harga tertentu), dengan target awal di sekitar level terendah Maret 181,87.

    RSI berada dekat 50, menandakan belum ada momentum kuat ke salah satu arah. Implied volatility (volatilitas tersirat, perkiraan gejolak harga ke depan yang tercermin pada harga opsi) untuk opsi EUR/JPY tenor satu bulan berada di sekitar 8,5%, mencerminkan keraguan pasar. Karena itu, ukuran posisi dipertahankan lebih kecil sampai ada penembusan tegas pada resistance kanal atau support rata-rata pergerakan.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code