GBP/USD turun 0,18% seiring data ritel AS mendongkrak dolar; lapangan kerja Inggris stabil; pelaku pasar mencermati komentar Warsh

    by VT Markets
    /
    Apr 21, 2026

    GBP/USD melemah 0,18% karena permintaan terhadap Dolar AS naik setelah laporan Penjualan Ritel AS yang kuat. Pasangan ini diperdagangkan di 1,3507 setelah sempat mencapai tertinggi harian 1,3539.

    Di Inggris, data terbaru menunjukkan pasar tenaga kerja tetap solid. Pasar juga mencermati pernyataan yang dikaitkan dengan calon Ketua The Fed, Kevin Warsh, dalam sidang Senat AS.

    Kekuatan Dolar AS dan Perubahan Ekspektasi Kebijakan The Fed

    Jika melihat kembali 2025, laporan penjualan ritel AS yang kuat sering mendorong dolar menguat dan menahan GBP/USD di sekitar 1,35. Saat itu pasar memperkirakan The Fed akan lebih agresif. Namun pada April 2026, fokus pasar berubah ke tanda-tanda ekonomi AS melambat.

    Data ekonomi AS terbaru memperkuat perubahan sentimen ini. Laporan Non-Farm Payrolls (NFP), yaitu data jumlah pekerjaan baru di luar sektor pertanian, menunjukkan penambahan kerja melambat menjadi 150.000, jauh di bawah perkiraan. Ditambah inflasi CPI AS (indeks harga konsumen, ukuran inflasi di tingkat konsumen) yang turun ke 2,8%, pasar kini menilai peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebelum akhir tahun lebih dari 60%. Ini berbeda dengan sikap hawkish (cenderung mendukung kenaikan suku bunga untuk menahan inflasi) yang mewarnai pasar sepanjang 2025.

    Sementara itu, Inggris menghadapi inflasi yang lebih “bandel”, terakhir di 3,5%. Kondisi ini membuat Bank of England mempertahankan Bank Rate (suku bunga acuan) di 5,0%, sehingga selisih suku bunga Inggris terhadap AS melebar. Perbedaan kebijakan ini menjadi pendorong utama pergerakan GBP/USD dibanding levelnya di 2025.

    Dengan perbedaan ini, volatilitas tersirat (implied volatility), yaitu perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi, diperkirakan meningkat dalam beberapa minggu ke depan. Trader dapat mempertimbangkan membeli call option (opsi beli, instrumen yang memberi hak untuk membeli di harga tertentu) pada GBP/USD untuk mendapatkan potensi kenaikan sambil membatasi risiko penurunan.

    Pendekatan Trading dan Lindung Nilai

    Bagi yang ingin melakukan lindung nilai atau memasang pandangan arah, forward contract (kontrak berjangka OTC) untuk posisi long GBP/USD bisa efektif. Selisih forward (forward points), yaitu penyesuaian harga forward terhadap spot yang dipengaruhi perbedaan suku bunga, dapat mencerminkan carry positif (keuntungan dari selisih suku bunga), sehingga memberi sedikit keunggulan harga dibanding pasar spot. Strategi ini bertumpu pada berlanjutnya tema makro: kebijakan Inggris yang tetap ketat versus perkiraan pelonggaran di AS.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code