Imbal hasil lelang US Treasury tenor dua tahun turun ke 3,812%, dari sebelumnya 3,936%

    by VT Markets
    /
    Apr 28, 2026

    Lelang surat utang AS (Treasury) tenor 2 tahun menghasilkan imbal hasil (yield, yaitu tingkat bunga yang diterima investor dari obligasi) sebesar 3,812%. Angka ini turun dari lelang sebelumnya di 3,936%.

    Perubahan itu berarti turun 0,124 poin persentase, atau setara penurunan 12,4 basis poin (bp, satuan perubahan suku bunga; 1 bp = 0,01%).

    Harga Pasar untuk Penurunan Suku Bunga

    Penurunan tajam yield lelang Treasury 2 tahun menunjukkan pasar kini semakin yakin Federal Reserve (The Fed) akan segera memangkas suku bunga. Ini menjadi sinyal bahwa pelaku pasar obligasi sedang agresif membeli surat utang jangka pendek untuk “mendahului” perubahan kebijakan The Fed (pivot, yaitu peralihan arah kebijakan dari mengetatkan ke melonggarkan). Kondisi ini biasanya sejalan dengan ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dalam waktu dekat.

    Sentimen ini juga didukung data ekonomi terbaru. Laporan core CPI (inflasi inti, yaitu inflasi yang mengecualikan harga makanan dan energi yang volatil) Maret 2026 menunjukkan inflasi melandai ke 2,7%. Laporan ketenagakerjaan terbaru juga mengindikasikan pertumbuhan pekerjaan melambat menjadi 145.000. Data ini memberi ruang bagi The Fed untuk mulai melonggarkan kebijakan.

    Bagi pelaku pasar suku bunga, ini dapat diterjemahkan menjadi posisi pada derivatif (instrumen turunan yang nilainya mengikuti aset acuan) yang diuntungkan saat yield turun. Salah satu caranya adalah membeli kontrak futures (kontrak berjangka, perjanjian jual-beli di masa depan) Treasury tenor 2 tahun dan 5 tahun, karena harga obligasi biasanya naik saat suku bunga turun. Opsi (options, hak untuk membeli/menjual pada harga tertentu) pada futures SOFR (Secured Overnight Financing Rate, patokan suku bunga dana dolar AS berbasis transaksi repo) juga bisa digunakan; membeli call (opsi beli) berarti bertaruh harga kontrak naik, yang umumnya terkait ekspektasi suku bunga turun.

    Di pasar saham, pergeseran ke suku bunga lebih rendah biasanya positif untuk saham pertumbuhan, terutama sektor teknologi. Eksposur bisa diperoleh lewat derivatif dengan membeli call options pada indeks Nasdaq 100 (NDX). Strategi ini memberi posisi dengan leverage (pengungkit, potensi keuntungan/rugi lebih besar dari modal) bahwa biaya pinjaman yang lebih rendah bisa mendorong valuasi saham pertumbuhan.

    Pelemahan Dolar dan Implikasi Perdagangan

    Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed kemungkinan menekan dolar AS. Strategi opsi yang diuntungkan dari dolar yang melemah antara lain membeli call pada euro atau menjual put (opsi jual) pada yen Jepang terhadap dolar. Transaksi ini mengantisipasi arus dana keluar dari AS seiring berkurangnya keunggulan imbal hasil AS.

    Jika menengok 2025, pasar sempat khawatir inflasi bertahan tinggi, dengan yield tenor 2 tahun sempat menyentuh 4,4% pada kuartal III tahun itu. Kondisi saat ini menunjukkan perubahan arah yang besar. Hasil lelang ini menegaskan pergeseran ke kebijakan yang lebih longgar (dovish, cenderung mendukung suku bunga lebih rendah) yang telah dinantikan sejak awal tahun ini.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code