Inflasi India April Lebih Rendah dari Perkiraan saat Harga Pangan Naik dan Prospek Pelonggaran RBI Diperkirakan Memudar

    by VT Markets
    /
    May 13, 2026

    Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI), ukuran inflasi di tingkat konsumen, India pada April naik 3,5% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini di bawah perkiraan konsensus Bloomberg 3,8% dan sedikit lebih tinggi dari 3,4% pada Maret. Ini menjadi bulan ke-15 berturut-turut inflasi berada di bawah target titik tengah 4% Bank Sentral India (Reserve Bank of India/RBI).

    Rata-rata inflasi pada empat bulan pertama tahun ini tercatat 3,2%, dibandingkan proyeksi RBI sebesar 4,6% untuk tahun fiskal 2026-2027 (FY2026-2027). Langkah pemerintah ikut menahan tekanan harga yang lebih luas, terutama dampak kenaikan harga minyak dunia.

    Inflasi diperkirakan naik perlahan seiring ruang fiskal (kemampuan anggaran pemerintah untuk memberi subsidi/insentif) makin sempit dan sebagian kebijakan penahan harga dinormalisasi. Perdana Menteri Narendra Modi juga meminta masyarakat mengurangi penggunaan listrik dan lebih banyak memakai transportasi umum setelah hasil pemilu negara bagian yang kuat.

    Inflasi pangan naik menjadi 4,0% yoy pada April dari 3,7% pada Maret. Hasil panen musim semi sebagian terdampak curah hujan yang lebih tinggi dari perkiraan. Harga pangan berpotensi tetap tinggi saat musim panas lebih panas dan kering, sementara gangguan rantai pasok (hambatan distribusi dari produksi ke konsumen) menambah biaya pupuk.

    Inflasi gas elpiji (liquefied petroleum gas/LPG) melambat menjadi 3,0% dari 5,3%. Batas harga untuk konsumen tidak berubah, tetapi harga untuk pelanggan komersial naik karena crack spread melebar (selisih margin antara harga produk olahan seperti bensin/solar dengan harga minyak mentah, yang memengaruhi biaya energi). Inflasi bahan bakar transportasi bertahan 0,1% yoy.

    Inflasi inti (core CPI), yakni inflasi di luar komponen yang paling bergejolak seperti pangan dan energi, tercatat 3,7% yoy, tidak berubah dari Maret, antara lain terkait kenaikan harga logam mulia. Jika perhiasan dikecualikan, inflasi 2,2% dibanding 2,1% sebelumnya.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code