Jane Foley dari Rabobank mengatakan DXY bergerak mendatar di sekitar rerata bergerak kunci, seiring pelaku pasar enggan menambah posisi long dolar AS di tengah meningkatnya ketegangan

    by VT Markets
    /
    May 5, 2026

    Rabobank, Jane Foley, mengatakan Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan dekat simple moving average (SMA)—rata-rata pergerakan sederhana—100 hari dan 200 hari di 98,479 dan 98,568. Menurutnya, level ini menjadi resistance (level penahan kenaikan harga), dan pasar berhati-hati menambah posisi long (posisi beli yang untung jika harga naik) pada dolar AS, meski ketegangan Timur Tengah kembali meningkat.

    Foley menyebut masih ada risiko dolar AS menguat dalam beberapa pekan ke depan, namun kenaikan terbaru juga bisa cepat berbalik. Ia mengaitkan peran dolar sebagai safe haven (aset lindung saat kondisi pasar tidak pasti) dengan likuiditasnya (kemudahan untuk ditransaksikan tanpa banyak menggerakkan harga) serta penggunaannya yang luas dalam transaksi global.

    Prospek Dolar dan Posisi Pasar

    Rabobank memperkirakan Federal Reserve (bank sentral AS/The Fed) akan memangkas suku bunga lagi tahun ini. Hal ini bisa melemahkan dolar AS secara moderat terhadap euro dalam horizon 3 hingga 6 bulan.

    Rabobank mengatakan tidak memperkirakan posisi long euro kembali ke level tahun lalu. Rabobank juga menilai kenaikan EUR/USD (pasangan mata uang euro vs dolar AS) pada paruh kedua tahun ini bisa tidak didukung keyakinan kuat.

    Dampak untuk Derivatif dan Hedging

    Bagi trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi, futures, dan forward yang nilainya mengikuti aset acuan), kondisi ini berarti membeli call option (opsi beli; untung jika dolar naik) pada dolar, atau put option (opsi jual; untung jika pasangan mata uang turun) pada pasangan seperti EUR/USD, masih bisa menjadi strategi. Dengan The Fed memberi sinyal “higher for longer” (suku bunga tinggi lebih lama), implied volatility (perkiraan volatilitas yang tercermin pada harga opsi) pada opsi валютa naik ke sekitar 7,5% untuk kontrak 3 bulan. Kondisi ini mendukung strategi yang diuntungkan dari dolar yang tetap kuat atau euro yang melemah.

    Kami melihat sedikit alasan untuk membangun posisi long euro. Dengan EUR/USD kini sulit bertahan di atas 1,0550, kenaikan cenderung singkat dan tidak kuat. Karena itu, memakai forward contract (kontrak forward; kesepakatan kurs untuk transaksi di masa depan) untuk hedging (lindung nilai) piutang berdenominasi euro, atau mempertahankan posisi short futures (posisi jual pada kontrak berjangka; untung jika harga turun) pada EUR/USD, bisa lebih bijak.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code