Kandidat Ketua The Fed Kevin Warsh Soroti Sinyal Lebih Dovish, Penyusutan Neraca dan Risiko Pelemahan Dolar

    by VT Markets
    /
    May 6, 2026

    Ekonom Commerzbank Bernd Weidensteiner dan Christoph Balz menjelaskan bagaimana Ketua The Fed yang akan masuk, Kevin Warsh, bisa mengubah kebijakan moneter AS dan memengaruhi dolar. Mereka menyebut kritik Warsh sebelumnya terhadap kebijakan The Fed, dukungannya terhadap ukuran inflasi *trimmed-mean* (mengukur inflasi dengan “membuang” kenaikan/penurunan harga yang paling ekstrem agar hasilnya lebih stabil), serta rencananya untuk mengecilkan neraca The Fed (total aset seperti obligasi yang dimiliki bank sentral) dengan lebih sedikit *forward guidance* (petunjuk/komunikasi arah kebijakan suku bunga di masa depan).

    Mereka melaporkan Warsh lebih optimistis soal inflasi dibanding banyak anggota FOMC saat ini. Ia mengaitkannya dengan kenaikan produktivitas dari kecerdasan buatan (AI) serta deregulasi dan perubahan pajak di pemerintahan Trump. Mereka menambahkan, pandangan ini lebih sulit dijadikan kesepakatan di FOMC, dan tekanan politik terhadap The Fed bisa berlanjut.

    Kebijakan Moneter di Bawah Warsh

    Mereka memperkirakan tiga kali pemangkasan suku bunga mulai akhir tahun. Mereka juga mencatat utang pemerintah federal AS sudah melampaui 100% dari PDB (Produk Domestik Bruto, total nilai ekonomi), dan pembayaran bunga mengambil porsi yang makin besar dari anggaran federal. Ini mereka kaitkan dengan melemahnya independensi The Fed secara bertahap (kemampuan bank sentral mengambil keputusan tanpa campur tangan politik).

    Dengan Ketua The Fed yang akan masuk, Kevin Warsh, terlihat potensi perubahan kebijakan yang besar. Fokusnya pada dampak AI yang menurunkan inflasi menunjukkan ia bisa mendukung pemangkasan suku bunga meski inflasi masih di atas target. Pandangan ini berbeda dengan laporan CPI (Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi) April terbaru, yang menunjukkan inflasi inti (*core inflation*, inflasi tanpa komponen yang paling bergejolak seperti energi dan pangan) masih tinggi di 3,1%, sehingga arah kebijakan ke depan tetap tidak pasti.

    Alasan Warsh untuk memangkas suku bunga sebagian didukung kenaikan produktivitas terbaru, dengan produktivitas nonpertanian kuartal I naik 2,5%. Pelaku pasar derivatif (instrumen turunan seperti futures dan opsi yang nilainya mengikuti aset acuan) bisa mengantisipasi arah kebijakan yang lebih dovish (lebih cenderung menurunkan suku bunga). Namun, membangun kesepakatan di FOMC (komite pembuat kebijakan suku bunga) akan sulit dan bisa memicu volatilitas pasar (naik-turun harga yang tajam). Kondisi ini mengarah pada strategi bersiap untuk pemangkasan suku bunga, sambil melindungi risiko penolakan hawkish jangka pendek (pihak yang cenderung menahan/menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi) dari anggota komite lain.

    Implikasi Perdagangan untuk Suku Bunga

    Pasar sudah memperhitungkan pemangkasan suku bunga pada akhir tahun, tetapi waktunya masih bisa berubah. Kita bisa mempertimbangkan derivatif seperti SOFR futures (kontrak berjangka berbasis suku bunga pendanaan jangka pendek AS) untuk mengambil posisi pada penurunan suku bunga jangka pendek pada akhir 2026 dan awal 2027. Opsi pada ETF Treasury (dana indeks yang berisi obligasi pemerintah AS) juga bisa dipakai untuk mengambil pandangan penurunan yield (imbal hasil obligasi) tanpa menanggung penuh risiko arah harga obligasi.

    Tekanan politik agar suku bunga turun adalah faktor yang tidak bisa diabaikan, terutama ketika utang pemerintah AS kini di atas 102% dari PDB. Situasi serupa pernah terjadi pada 1970-an ketika pengaruh presiden berkontribusi pada hasil kebijakan moneter yang buruk. Preseden ini memperkuat gagasan bahwa independensi The Fed kemungkinan melemah, sehingga suku bunga lebih rendah lebih mungkin dalam jangka panjang.

    Jalur kebijakan yang diperkirakan ini kemungkinan berdampak langsung pada dolar AS. The Fed yang lebih dovish, didorong optimisme atas AI dan tekanan politik, mengarah pada mata uang yang lebih lemah. Trader dapat mempertimbangkan opsi atau kontrak futures (kontrak berjangka) yang berpotensi untung jika dolar turun terhadap sekeranjang mata uang utama lain.

    Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code