Kit Juckes dari Societe Generale: Swedia harus melampaui AS, meski krona Swedia jadi mata uang G10 terlemah

    by VT Markets
    /
    Apr 7, 2026

    Societe Generale melaporkan bahwa Swedia adalah satu-satunya ekonomi G10 (kelompok 10 negara maju) yang diperkirakan tumbuh lebih cepat daripada Amerika Serikat tahun ini. Bank tersebut juga menyebut pasar memperkirakan kenaikan suku bunga dari semua bank sentral G10, kecuali The Fed (bank sentral AS).

    Laporan itu mencatat bahwa krona Swedia (SEK) adalah mata uang G10 terlemah sepanjang tahun ini. Hal ini dikaitkan dengan kinerja SEK yang tertinggal dibanding mata uang G10 lain, meski proyeksi pertumbuhan Swedia lebih kuat.

    Societe Generale menyebut SEK bisa menjadi kandidat untuk dibeli jika gencatan senjata diumumkan.

    Kisah pertumbuhan itu benar-benar terjadi, dengan ekonomi Swedia tumbuh 2,8% pada 2025, sedikit di atas pertumbuhan AS 2,5% yang tetap kuat. Sesuai perkiraan, Riksbank (bank sentral Swedia) menaikkan suku bunga kebijakan—yakni suku bunga acuan yang menjadi patokan biaya pinjaman di ekonomi—hingga 4,25% pada November 2025 untuk menekan inflasi (kenaikan harga yang berkelanjutan). SEK sempat menguat singkat saat ketegangan geopolitik mereda pada Januari, namun penguatannya tidak bertahan lama.

    Situasinya kini berbalik memasuki April 2026. Dampak kenaikan suku bunga sebelumnya mulai terlihat: PMI manufaktur (Purchasing Managers’ Index, survei aktivitas pabrik; angka di bawah 50 menandakan kontraksi) Swedia untuk Maret turun ke 48,5, yang menunjukkan perlambatan. Pasar kini “memasang harga” (pricing in, yaitu memasukkan ekspektasi dalam harga aset) probabilitas lebih dari 60% bahwa Riksbank akan memangkas suku bunga pada Juni.

    Bagi pelaku pasar derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan kontrak berjangka), ini berarti bersiap menghadapi potensi pelemahan krona dalam jangka dekat. Membeli opsi call EUR/SEK (hak untuk membeli pasangan euro terhadap krona pada harga tertentu; nilainya naik jika SEK melemah sehingga EUR/SEK naik) memungkinkan trader meraih keuntungan dari pelemahan SEK, dengan risiko terbatas pada premi opsi (biaya yang dibayar untuk membeli opsi). Menjual SEK melalui kontrak forward (perjanjian jual-beli valas pada kurs yang ditetapkan untuk tanggal mendatang) terhadap euro atau dolar adalah cara lain untuk mengambil posisi jika Riksbank berpotensi memangkas suku bunga lebih dulu daripada bank sentral besar lainnya.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code