Masu dari BoJ memperingatkan guncangan energi akibat Iran bisa melampaui krisis 1973, memicu kekhawatiran stagflasi

    by VT Markets
    /
    May 14, 2026

    Anggota dewan kebijakan Bank of Japan (BoJ), Kazuyuki Masu, mengatakan guncangan energi akibat perang Iran bisa memukul ekonomi Jepang lebih keras daripada krisis minyak 1973, dan risikonya perlu dicermati.

    Ia mengatakan inflasi Jepang dipengaruhi kenaikan biaya tenaga kerja (biaya membayar karyawan), biaya distribusi (biaya pengiriman dan logistik), serta dampak yen yang lemah (nilai yen turun sehingga impor lebih mahal).

    Risiko Guncangan Energi Konflik Iran

    Ia mengatakan harga pangan, jika dilihat dalam jangka panjang, menjadi pendorong utama inflasi ke depan.

    Ia mengatakan Jepang tidak lagi berada dalam periode deflasi (turunnya harga secara umum), dan suku bunga riil negatif perlu ditangani secepat mungkin. Suku bunga riil negatif berarti suku bunga setelah dikurangi inflasi masih di bawah nol, sehingga uang yang disimpan nilainya turun setelah memperhitungkan kenaikan harga.

    Ia mengatakan, dengan suku bunga kebijakan (policy rate/suku bunga acuan) mendekati perkiraan level netral, BoJ perlu menilai harga, tenaga kerja, dan kondisi keuangan lebih ketat sebelum menentukan langkah berikutnya. Level netral adalah tingkat suku bunga yang dianggap tidak mendorong dan tidak menahan ekonomi.

    Pada saat penulisan, USD/JPY turun 0,02% pada hari itu ke 157,85.

    Posisi Pasar dan Volatilitas

    Pasar menghadapi potensi guncangan energi dari konflik Iran yang bisa lebih berat bagi Jepang dibanding krisis 1973. Dengan minyak mentah WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) sudah melonjak melewati US$125 per barel pada kuartal ini, pasar mengingat guncangan 1973 yang menyeret ekonomi Jepang ke resesi (kontraksi ekonomi) saat inflasi melesat di atas 20%. Risiko stagflasi—harga naik tetapi pertumbuhan ekonomi mandek—menjadi kekhawatiran utama dalam beberapa pekan ke depan.

    BoJ kini menghadapi tekanan besar untuk merespons karena inflasi makin “melekat” di ekonomi. Core CPI Jepang (inflasi inti, indeks harga konsumen tanpa komponen yang sangat bergejolak) untuk April 2026 tercatat 3,1%, bulan ke-25 berturut-turut berada di atas target BoJ 2%. Inflasi yang terus tinggi ini menguatkan pandangan bahwa suku bunga riil negatif perlu ditangani lewat pengetatan kebijakan (menaikkan suku bunga atau mengurangi stimulus).

    Bagi pelaku pasar valuta asing, yen yang lemah di sekitar 158 per dolar terlihat makin sulit dipertahankan jika BoJ harus bertindak tegas. Salah satu pertimbangan adalah strategi opsi (kontrak derivatif yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual) yang diuntungkan jika yen menguat, seperti membeli call JPY (hak membeli yen pada harga tertentu) atau memakai put spread pada USD/JPY (kombinasi membeli dan menjual opsi put untuk membatasi biaya dan potensi hasil). Di tengah sinyal ekonomi yang saling bertentangan, membeli volatilitas (strategi yang untung jika pergerakan harga membesar, biasanya lewat opsi) juga dinilai lebih aman.

    Ancaman stagflasi menjadi beban besar bagi saham Jepang karena biaya energi yang lebih tinggi akan menekan margin laba perusahaan. Ini, ditambah peluang suku bunga BoJ lebih tinggi, membentuk pandangan negatif (bearish, arah turun) untuk indeks Nikkei 225. Salah satu cara mengambil posisi adalah membeli put pada indeks (hak menjual pada harga tertentu) untuk mengantisipasi potensi penurunan pasar.

    Namun, pasar juga perlu mempertimbangkan pandangan bahwa suku bunga kebijakan sudah dekat level netral, sehingga ruang BoJ untuk menaikkan suku bunga agresif bisa terbatas tanpa melukai ekonomi. Penyesuaian kebijakan BoJ yang mengejutkan pada akhir 2025 menunjukkan mereka bisa bertindak tegas, tetapi arah kebijakan ke depan tidak selalu mudah diprediksi. Ketidakpastian antara kebutuhan menekan inflasi dan kekhawatiran resesi inilah alasan posisi derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan futures) harus dikelola dengan ketat.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code