Meski ada optimisme terkait Iran, emas mendekati US$4.800 saat dolar mempertahankan penguatan, menarik harga turun dari level tertinggi hari ini

    by VT Markets
    /
    Apr 15, 2026

    Emas melemah dari level tertinggi hampir empat pekan, namun masih bertahan di atas US$4.800 seiring dolar AS pulih dari level terendah sejak awal Maret. Ketidakpastian soal tercapainya kesepakatan AS-Iran yang benar-benar bertahan lama, ditambah ketegangan di sekitar Selat Hormuz, menopang dolar dan menekan emas.

    Duta Besar Iran untuk PBB mengatakan blokade AS yang dimulai pada Senin merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan, sementara IRGC (Korps Garda Revolusi Islam Iran, pasukan elit Iran) menyatakan akan membalas. Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan Washington mengejar kesepakatan yang lebih luas terkait integrasi ekonomi Iran, dan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan perundingan AS-Iran yang diperbarui sangat mungkin terjadi.

    Data inflasi AS melemahkan alasan untuk kebijakan yang lebih ketat (kenaikan suku bunga atau pengetatan likuiditas) dan membantu membatasi penguatan dolar. PPI (Producer Price Index, indeks harga di tingkat produsen/pabrik) Maret naik menjadi 4% secara tahunan (year on year/yoy) dari 3,4%, dan 0,5% secara bulanan (month on month/mom). Sementara PPI inti—tidak termasuk makanan dan energi—mencapai 3,8% yoy.

    Secara teknikal, emas masih cenderung naik (bullish) di dekat SMA 200-periode pada grafik 4 jam. SMA (Simple Moving Average, rata-rata pergerakan sederhana) adalah rata-rata harga dalam periode tertentu yang sering dipakai sebagai acuan tren. RSI berada di 65,5 dan MACD tetap positif. RSI (Relative Strength Index, indikator untuk mengukur kekuatan momentum; area tinggi sering diartikan mendekati jenuh beli), sedangkan MACD (Moving Average Convergence Divergence, indikator berbasis perbedaan dua rata-rata bergerak untuk membaca arah dan momentum tren). Area resistensi (batas atas/level yang sering sulit ditembus) berada di US$4.912,54, lalu US$5.134,37 dan US$5.416,94. Adapun support (batas bawah/level yang sering menahan penurunan) berada di US$4.756,73, lalu US$4.600,92 dan US$4.408,14.

    Melihat 2025, emas diuntungkan oleh harapan terobosan diplomatik dengan Iran dan data harga produsen yang lebih lunak. Namun situasi pada April 2026 berbeda, karena laporan CPI (Consumer Price Index, indeks harga konsumen/ukuran inflasi di tingkat rumah tangga) terbaru untuk Maret menunjukkan inflasi tetap kuat di 3,4% yoy. Inflasi yang bertahan ini memaksa pasar mengubah penilaian (repricing) atas ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve (bank sentral AS), dengan pasar kini hanya memperkirakan satu kali pemangkasan tahun ini.

    Perubahan ekspektasi kebijakan moneter ini menguatkan dolar AS, yang biasanya menjadi hambatan bagi harga emas. Meski begitu, ketidakstabilan di Selat Hormuz—setidaknya tiga kapal komersial menjadi sasaran pada kuartal I-2026—terus memberi “lantai” geopolitik (penopang harga dari risiko geopolitik) bagi logam mulia. Ini menciptakan tarik-menarik klasik bagi emas antara The Fed yang cenderung hawkish (condong mengetatkan kebijakan/menahan penurunan suku bunga) dan daya tarik emas sebagai aset safe haven (aset “perlindungan” saat risiko meningkat).

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code