NZD/USD Menguat Tipis Menuju 0,5900 Seiring Dolar Melemah, Namun Pembeli Tetap Berhati-hati di Tengah Ketegangan AS-Iran

    by VT Markets
    /
    Apr 27, 2026

    NZD/USD naik pada awal pekan setelah memantul pada Jumat dari simple moving average (SMA, rata-rata pergerakan sederhana) 200 hari di sekitar 0,5840. Pasangan ini kembali mendekati 0,5900 di sesi Asia saat Dolar AS melemah, tetapi kenaikannya terbatas di tengah risiko geopolitik.

    Sentimen pasar saham yang membaik menurunkan permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset aman (safe haven), sehingga mendukung pasangan ini untuk hari kedua. Pelemahan Dolar AS tertahan setelah perundingan AS–Iran buntu dan Presiden Donald Trump membatalkan perjalanan utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan yang dikaitkan dengan pembicaraan perang Iran.

    Risiko Geopolitik Dan Ekspektasi The Fed

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer menyerang target Hezbollah di Lebanon. Sengketa AS–Iran terkait Selat Hormuz dan potensi gangguan pasokan di sana memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) akan bersikap lebih ketat (hawkish, cenderung menaikkan/menahan suku bunga lebih tinggi untuk menekan inflasi), sehingga membatasi penurunan lebih lanjut Dolar AS.

    Pelaku pasar juga menunggu hasil rapat FOMC (komite penentu suku bunga The Fed) selama dua hari yang berakhir Rabu. Pasangan ini juga ditopang ekspektasi Reserve Bank of New Zealand (RBNZ, bank sentral Selandia Baru) akan tetap berhati-hati atau memperketat kebijakan untuk mengarahkan inflasi ke titik tengah 2% dalam kisaran target 1%–3%.

    Kami mengingat suasana hati pasar yang hati-hati pada 2025 ketika NZD/USD kesulitan bergerak di sekitar level 0,5900. Ketegangan geopolitik yang melibatkan AS dan Iran menjadi faktor utama, mendorong permintaan aset aman pada Dolar AS dan menahan kenaikan berarti. Kondisi ini menciptakan pergerakan sempit yang membuat banyak trader memilih menunggu.

    Strategi Opsi Dan Risiko Utama

    Selisih suku bunga yang makin lebar membuat posisi beli (long, mengambil posisi untuk untung saat harga naik) NZD/USD menarik. Trader dapat mempertimbangkan membeli opsi call (hak untuk membeli pada harga tertentu) dengan strike price (harga kesepakatan) sekitar 0,6250 dan jatuh tempo Juli 2026 untuk memanfaatkan potensi kenaikan. Strategi ini membatasi risiko karena kerugian maksimum biasanya sebatas premi (biaya) opsi yang dibayar, sambil membuka peluang untung dari keunggulan imbal hasil (yield) NZD dibanding USD.

    Namun, pelemahan ekonomi China yang masih berlangsung tetap menjadi hambatan besar bagi Kiwi (sebutan dolar Selandia Baru). Pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) China kuartal I 2026 di bawah perkiraan, sebesar 4,8%, sehingga memicu kekhawatiran permintaan ekspor untuk Selandia Baru. Ini bisa membatasi ruang kenaikan, sehingga posisi beli langsung menjadi lebih berisiko tanpa pengelolaan yang ketat.

    Dengan harga produk susu yang mendukung—indeks Global Dairy Trade naik 1,5% pada lelang terbaru—terlihat ada penopang yang cukup kuat bagi pasangan ini. Karena itu, menjual opsi put (kewajiban membeli pada harga tertentu jika dieksekusi) dengan strike dekat 0,6050 bisa menjadi strategi untuk mengantongi premi. Strategi ini memanfaatkan volatilitas pasar (besarnya naik-turun harga) sambil menyatakan pandangan bahwa penurunan tajam kemungkinan tidak bertahan lama.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code