Pada Maret, jumlah pengklaim tunjangan pengangguran di Inggris naik 26,8 ribu, melampaui perkiraan 21,4 ribu, menurut data yang dirilis.

    by VT Markets
    /
    Apr 21, 2026

    Perubahan **Claimant Count** (perubahan jumlah klaim tunjangan pengangguran) di Inggris tercatat **26,8 ribu** pada Maret. Perkiraan sebelumnya **21,4 ribu**.

    Artinya, angka **Claimant Count Change** lebih tinggi **5,4 ribu** dari perkiraan. Data ini menunjukkan perubahan bulanan jumlah orang yang mengajukan tunjangan terkait pengangguran.

    Claimant Count Mengindikasikan Pelemahan Pasar Tenaga Kerja

    Data claimant count Inggris untuk Maret yang lebih tinggi dari perkiraan menunjukkan pasar tenaga kerja melemah. Ini menguatkan sinyal perlambatan ekonomi.

    Data ini meningkatkan peluang **Bank of England** mempertimbangkan pemangkasan **suku bunga** (biaya pinjaman/acuan bunga) lebih cepat, bahkan bisa pada kuartal ketiga. Jika digabung dengan data **inflasi CPI** (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen, ukuran kenaikan harga barang dan jasa) Maret yang turun ke 2,7%, alasan untuk pelonggaran kebijakan moneter makin kuat. Strateginya bisa mempertimbangkan **derivatif** (kontrak keuangan turunan nilainya mengikuti aset/acuan) yang diuntungkan saat suku bunga jangka pendek turun, seperti **futures SONIA** (kontrak berjangka berbasis SONIA, yaitu suku bunga acuan pasar uang overnight di Inggris).

    Bagi trader valuta asing, kondisi ini cenderung negatif untuk **Poundsterling**. Prospek suku bunga lebih rendah membuat mata uang kurang menarik bagi investor asing yang mengejar imbal hasil. Strategi yang bisa dipertimbangkan antara lain membeli **opsi put GBP/USD** (kontrak opsi untuk mendapat keuntungan saat GBP turun terhadap USD) atau menjual GBP di pasar **futures** (kontrak berjangka), sementara **Federal Reserve** terlihat lebih stabil.

    Gambaran ekonomi yang melemah—terlihat dari pertumbuhan **PDB/GDP** (Produk Domestik Bruto, total nilai produksi barang dan jasa) yang datar pada kuartal terakhir 2025—juga berisiko menekan saham Inggris. Pasar kerja yang lebih lemah biasanya menurunkan belanja konsumen, lalu menekan laba perusahaan. Salah satu langkah adalah memakai **opsi FTSE 100** (opsi atas indeks saham utama Inggris) untuk **lindung nilai/hedging** (mengurangi risiko) atas posisi beli, atau untuk berspekulasi jika pasar turun dalam beberapa pekan.

    Sebelumnya, pasar sudah memasang ekspektasi ekonomi Inggris jauh lebih kuat tahun ini. Data tenaga kerja terbaru memaksa pasar menyesuaikan harga dan ekspektasi itu. Situasi sekarang berbeda dari gejolak 2024 yang didorong inflasi; kini pendorong utamanya kekhawatiran soal pertumbuhan, sehingga pergerakan pasar bisa lebih bertahan lama.

    Implikasi untuk Pasar dan Penempatan Posisi

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code