Perak turun dari level tertinggi hampir sebulan, namun tetap bullish di kisaran $80, gagal mempertahankan penguatan di atas $81

    by VT Markets
    /
    Apr 15, 2026

    Perak melemah setelah menyentuh level tertinggi hampir satu bulan dalam perdagangan Asia pada Rabu. Logam ini gagal melanjutkan kenaikan di atas US$81,00 dan diperdagangkan di dekat US$80,00, naik sekitar 1,0% pada hari itu.

    Pergerakan ini terjadi setelah harga menembus Simple Moving Average (SMA) 200-periode—rata-rata pergerakan sederhana 200 candlestick yang sering dipakai untuk membaca arah tren jangka menengah—serta melewati level retracement Fibonacci 50% dari penurunan Maret. Relative Strength Index (RSI) 14—indikator momentum 14 periode untuk melihat kondisi jenuh beli/jenuh jual—berada di 72,14, sementara Moving Average Convergence Divergence (MACD)—indikator tren dan momentum yang membandingkan dua rata-rata pergerakan—tetap di area positif.

    Level resistance (hambatan kenaikan) berada di retracement Fibonacci 61,8% pada US$82,81, lalu level 78,6% di US$88,73, dan area puncak siklus (cycle high) di dekat US$96,26. Support (penopang harga) terlihat pada retracement 50,0% di US$78,66 dan SMA 200-periode di US$77,86.

    Level penurunan berikutnya mencakup retracement 38,2% di US$74,51 dan area support lain di US$69,37. Pemulihan yang lebih luas digambarkan masih berlanjut dari titik terendah siklus (cycle low) di sekitar US$61,07.

    Analisis teknikal ini dibuat dengan bantuan alat AI.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code