Presiden AS Donald Trump pada Jumat menyampaikan komentar soal China, Iran, dan Taiwan, menurut Reuters. Ia mengatakan telah membahas fentanyl (opioid sintetis yang sangat kuat dan sering terkait overdosis) dengan Presiden China Xi Jinping.
Trump mengatakan China akan membeli “miliaran dolar” kedelai AS. Ia juga mengatakan China setuju membeli 200 pesawat Boeing, dengan potensi komitmen hingga 750 pesawat.
Ia mengatakan pesawat Boeing tersebut akan memakai mesin General Electric. Ia juga mengatakan akan memutuskan “dalam beberapa hari ke depan” apakah akan mencabut sanksi terhadap perusahaan minyak China yang membeli minyak Iran.
Soal program nuklir Iran (program pengembangan teknologi nuklir yang dapat dipakai untuk energi atau tujuan militer), Trump mengatakan ia dapat mendukung penangguhan selama 20 tahun jika ada komitmen yang “nyata”. Ia membantah laporan bahwa Iran masih mempertahankan kemampuan rudalnya, dan mengatakan 80% sudah hilang.
Trump mengatakan ia belum menyetujui penjualan/pengiriman senjata untuk Taiwan, dan mungkin saja menyetujuinya atau tidak. Ia mengatakan kebijakan AS soal Taiwan tidak berubah dan Amerika Serikat tidak ingin berperang.
Trump mengatakan kepada seorang reporter New York Times bahwa liputan reporter tersebut soal Iran “bersifat pengkhianatan”. Setelah komentar itu, US Dollar Index (DXY, indeks yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama) naik lalu melemah, namun masih menguat 0,24% ke sekitar 99,10.
Komentar soal China, Iran, dan Taiwan memicu volatilitas jangka pendek (naik-turun harga yang cepat), seperti terlihat dari lonjakan DXY saat itu. Pola pergerakan harga yang dipicu judul berita seperti ini perlu diantisipasi.
Janji pembelian kedelai dan pesawat dalam jumlah besar oleh China pernah mengemuka. Jika melihat data perdagangan, ekspor kedelai AS ke China memang sempat melonjak pada tahun-tahun berikutnya, mencapai lebih dari 34 juta ton metrik pada tahun pemasaran 2022/2023 (periode pencatatan penjualan/ekspor komoditas pertanian), meski kemudian melandai. Ini mengingatkan bahwa pelaku pasar perlu berpegang pada data realisasi, bukan hanya pengumuman awal, karena tindak lanjutnya bisa tidak konsisten.
Pembahasan soal pencabutan sanksi terkait pembelian minyak Iran adalah contoh pengaruh geopolitik terhadap pasar energi. Futures minyak mentah WTI (kontrak berjangka West Texas Intermediate, acuan harga minyak AS) saat itu sensitif terhadap komentar tersebut, dan hubungan ini masih terjadi. Per awal Mei 2026, ketika permintaan minyak global menguat dan OPEC+ (kelompok OPEC dan sekutu termasuk Rusia yang mengoordinasikan kebijakan produksi) menjaga disiplin produksi, setiap berita mengenai pasokan Iran masih dapat memicu lonjakan harga yang besar pada opsi minyak (kontrak derivatif yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual pada harga tertentu).
Bahasa yang hati-hati soal Taiwan terlihat saat itu, tetapi ketegangan dasarnya makin meningkat, terutama terkait industri semikonduktor (chip). Taiwan kini menyumbang lebih dari 60% pasar foundry global (jasa pabrik pembuatan chip untuk berbagai merek), sehingga pernyataan geopolitik menjadi faktor risiko besar bagi sektor teknologi. Pelaku pasar dapat mencermati volatilitas pada ETF semikonduktor (reksa dana indeks yang diperdagangkan di bursa), serta memakai opsi sebagai lindung nilai (hedging, upaya mengurangi risiko dari pergerakan harga mendadak).
Contoh historis ini menunjukkan campuran berita perdagangan, energi, dan keamanan dapat memicu pergerakan tajam yang sulit diprediksi. Bagi trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan futures) dalam beberapa pekan ke depan, ini berarti perlu siap menghadapi risiko berita serupa, terutama karena ketegangan AS–China masih tinggi. Membeli straddle atau strangle (strategi opsi untuk memanfaatkan volatilitas: membeli opsi beli dan opsi jual sekaligus, dengan harga strike sama untuk straddle atau berbeda untuk strangle) pada indeks utama menjelang pertemuan diplomatik dapat menjadi strategi, untuk mengambil peluang dari volatilitas tanpa bergantung pada arah pergerakan.