Rupee Tertekan saat RBI Meningkatkan Dukungan, Spekulasi Kenaikan Suku Bunga Juni Menguat

    by VT Markets
    /
    May 25, 2026

    USD/INR melemah, turun 0,5% ke 95,71 pada Jumat lalu dan, dalam sepekan, turun lagi 0,3%, karena Rupee India (INR) tetap tertekan oleh harga minyak global yang masih tinggi dan permintaan dolar AS yang kuat. Reserve Bank of India (RBI/bank sentral India) aktif di pasar spot (pasar transaksi valas dengan penyerahan segera) dan memperketat aturan impor emas, langkah yang memberi dukungan terbatas pada mata uang.

    Laporan media lokal menyebut Gubernur RBI Sanjay Malhotra dapat mempertimbangkan kenaikan suku bunga pada rapat kebijakan berikutnya pada 5 Juni. Pengetatan (kebijakan yang membuat uang lebih “mahal”, biasanya lewat kenaikan suku bunga) bisa disertai langkah tambahan, termasuk penerbitan obligasi dalam dolar AS (surat utang berdenominasi dolar) dan skema khusus untuk menarik simpanan dolar dari warga India di luar negeri (non-resident Indians/NRI), meniru langkah saat “Taper Tantrum” 2013 (gejolak pasar ketika AS memberi sinyal pengurangan stimulus, yang memicu arus keluar dana dari negara berkembang).

    Aksi RBI dan Prospek Jangka Pendek USD/INR

    Kami menilai RBI sedang berupaya memperkuat rupee melalui penjualan di pasar spot dan pengetatan aturan impor emas. Langkah langsung ini sementara menahan kenaikan kurs USD/INR. Ini mengindikasikan pasangan tersebut berpotensi sulit naik banyak dalam beberapa hari ke depan.

    Fokus utama adalah rapat bank sentral pada 5 Juni, ketika kenaikan suku bunga bisa diumumkan. Kami memperkirakan volatilitas tersirat (perkiraan besarnya naik-turun harga yang “terbaca” dari harga opsi) pada opsi USD/INR meningkat menjelang tanggal ini. Karena itu, strategi membeli volatilitas melalui straddle (membeli opsi beli/call dan opsi jual/put pada harga pelaksanaan dan jatuh tempo yang sama untuk memanfaatkan pergerakan besar, ke arah mana pun) bisa menjadi pilihan untuk meraih keuntungan dari lonjakan pergerakan harga tanpa menebak arah.

    Konteks Historis, Kekuatan Kebijakan, dan Strategi Perdagangan

    Pendekatan gabungan lewat kenaikan suku bunga dan skema penarik dolar ini mirip dengan langkah saat Taper Tantrum 2013, yang pada akhirnya menstabilkan rupee. Secara historis, kombinasi kebijakan seperti ini dapat efektif. Cadangan devisa India (aset valuta asing yang dimiliki bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar), yang kini berada di rekor lebih dari US$640 miliar, memberi RBI amunisi besar untuk mendukung kebijakan.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code