Seiring Dolar melemah, EUR/USD bertahan di sekitar 1,1740, memperpanjang rebound meski kondisi Zona Euro rapuh

    by VT Markets
    /
    Apr 27, 2026

    EUR/USD diperdagangkan di dekat 1,1740 pada Senin, naik 0,21% pada hari itu, melanjutkan pemulihan Jumat dari sekitar 1,1670. Pasangan ini naik meski kondisi ekonomi utama (data makro) Zona Euro terlihat lebih lemah.

    Indeks kepercayaan konsumen GfK Jerman turun ke -33,3 pada Mei dari -28,1, level terendah dalam lebih dari tiga tahun dan lebih buruk dari perkiraan. Euro bereaksi terbatas karena perhatian pasar bergeser ke faktor di luar Zona Euro.

    Permintaan Dolar dan Risiko Timur Tengah

    Perkembangan di Timur Tengah memengaruhi permintaan Dolar AS, dengan laporan tentang usulan baru dari Teheran yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz (jalur pelayaran penting untuk ekspor minyak). Pembicaraan masih buntu, sementara risiko gangguan pasokan membuat harga minyak mentah bertahan dekat US$100 per barel, yang dapat menekan pertumbuhan ekonomi global.

    Indeks Dolar AS (DXY)—patokan yang mengukur kekuatan Dolar terhadap sekeranjang mata uang utama—turun, mencerminkan pelemahan Dolar secara luas. Ini terjadi karena pasar memperkirakan Federal Reserve (bank sentral AS/The Fed) akan menahan suku bunga dalam waktu dekat, dengan peluang nada yang lebih “dovish” (lebih condong melonggarkan kebijakan, misalnya membuka peluang pemangkasan suku bunga) nanti.

    Perhatian kini tertuju pada keputusan bank sentral, dengan The Fed dijadwalkan pada Rabu dan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis. ECB juga diperkirakan menahan suku bunga, tetapi bisa memberi sinyal pengetatan ke depan karena tekanan inflasi yang terkait harga energi.

    Perbedaan Kebijakan dan Pendekatan Trading

    Inflasi utama (headline inflation, inflasi total) kini turun ke 2,5%, sehingga muncul pembahasan pemangkasan suku bunga pada kuartal ketiga tahun ini. Ini berbeda dengan AS, di mana pasar tenaga kerja tetap kuat dan inflasi lebih “lengket” (sticky, sulit turun) di 3,1% membuat The Fed cenderung tetap menahan suku bunga.

    Volatilitas tersirat 3 bulan (three-month implied volatility, perkiraan besarnya gejolak harga yang “dipasang” pasar dalam harga opsi) naik ke 7,5%, menandakan pelaku pasar memperkirakan pergerakan yang lebih besar dari biasanya menjelang rapat kebijakan. Ada peluang pada pembelian opsi jual (put, instrumen opsi yang nilainya naik saat harga turun) berjangka lebih panjang (long-dated, jatuh tempo lebih lama) pada EUR/USD untuk lindung nilai (hedge, mengurangi risiko) atau berspekulasi atas potensi penurunan lanjutan jika ECB memangkas suku bunga lebih dulu daripada The Fed.

    Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code