Setelah data produksi Inggris mengecewakan, GBP/USD terkoreksi usai kenaikan, melemah tipis mendekati 1,3525 di tengah tekanan jual yang stabil

    by VT Markets
    /
    Apr 17, 2026

    GBP/USD turun sekitar 0,25% pada Kamis ke dekat 1,3525, memangkas sebagian kenaikan sebelumnya setelah sempat bergerak menuju 1,3600. Pasangan ini turun di bawah 1,3550 dan melemah sepanjang sesi Eropa dan Amerika Utara.

    Data Inggris beragam. PDB naik 0,5% secara bulanan (month-on-month/m/m: dibanding bulan sebelumnya) pada Februari, di atas perkiraan 0,1%. Indeks Jasa naik 0,5%, melampaui perkiraan 0,3%.

    Pendorong Pasar dan Pergerakan Harga

    Produksi Manufaktur turun 0,1% m/m dan 0,5% secara tahunan (year-on-year/y/y: dibanding periode yang sama tahun lalu), di bawah perkiraan. Produksi Industri y/y tercatat -0,4% dibanding konsensus -0,9%.

    Permintaan dolar AS didukung ketidakpastian konflik Iran yang dimulai dengan serangan yang dipimpin AS pada akhir Februari. Klaim soal “hampir tercapainya” kesepakatan dengan Iran dan gencatan senjata Israel–Lebanon masih diragukan pasar.

    Selat Hormuz tetap ditutup dan kini mencakup blokade yang didukung AS, memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi dan kenaikan inflasi (kenaikan harga secara umum). Dari Inggris, pejabat Bank of England (BoE/bank sentral Inggris) Taylor dijadwalkan berbicara dua kali pada hari yang sama.

    Untuk jangka pendek, GBP/USD berada dekat 1,3525, di bawah pembukaan hari itu di 1,3571, dengan Stochastic RSI (indikator momentum untuk membaca apakah harga sudah “terlalu naik” atau “terlalu turun”) di 46,19. Level yang disebut mencakup support (area penahan penurunan) 1,3520 dan 1,3500, serta resistance (area penahan kenaikan) 1,3571.

    Pada grafik harian, GBP/USD dekat 1,3526, di atas EMA 50 hari (rata-rata pergerakan eksponensial, memberi bobot lebih besar pada harga terbaru) di 1,3412 dan EMA 200 hari di 1,3354, dengan Stochastic RSI di 94,6. Laporan tersebut mencatat support di area rata-rata pergerakan itu dan menyertakan pengungkapan bahwa AI membantu menulis bagian teknikal.

    Perencanaan Skenario dan Posisi Opsi

    Melihat sinyal yang bertentangan, pasar perlu bersiap terhadap kenaikan volatilitas (naik-turunnya harga) pada GBP/USD. Kuatnya dolar akibat risiko geopolitik berhadapan dengan ekonomi Inggris yang masih menunjukkan titik-titik kuat, sehingga arah menjadi tidak pasti. Strategi opsi (instrumen derivatif yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual di harga tertentu) yang diuntungkan dari pergerakan besar, seperti long straddle (membeli opsi call dan put di strike yang sama untuk mencari untung dari lonjakan naik atau turun), bisa dipertimbangkan untuk kondisi yang berombak.

    Penutupan Selat Hormuz menjadi faktor paling besar yang menopang dolar AS saat ini. Secara historis, sekitar 20% pasokan minyak harian dunia melewati jalur sempit ini, sehingga blokade berkepanjangan meningkatkan risiko lonjakan inflasi global. Situasi ini kemungkinan menjaga permintaan aset aman (safe-haven: aset yang dicari saat risiko tinggi) terhadap dolar tetap tinggi dalam beberapa pekan ke depan.

    Pasar masih mengingat guncangan harga energi pada 2022 yang memicu inflasi berkepanjangan dan memaksa bank sentral menaikkan suku bunga secara agresif (pengetatan). Pelaku pasar akan mencari tanda-tanda apakah kondisi serupa terulang, yang akan menguatkan dolar dan menekan mata uang lain. Riwayat ini membuat keraguan pasar terhadap penyelesaian cepat di Timur Tengah terlihat wajar.

    Dari sisi Inggris, laporan manufaktur yang lemah menjadi perhatian dan mengimbangi rilis PDB yang lebih baik dari perkiraan. Pelemahan sektor pabrik ini menjadi perubahan yang cukup menonjol, apalagi setelah PMI Manufaktur Inggris (survei aktivitas pabrik; angka di atas 50 berarti ekspansi) kembali naik di atas ambang 50,0 pada akhir 2025. Perbedaan sinyal ini menambah ketidakpastian arah kebijakan BoE.

    Bagi yang memperkirakan penurunan lanjutan, membeli opsi put GBP/USD (hak menjual, diuntungkan bila harga turun) dengan strike (harga acuan opsi) dekat 1,3450 bisa menjadi cara dengan risiko terukur untuk menargetkan penurunan ke sekitar EMA 50 hari di 1,3412. Strategi ini memanfaatkan tren dolar yang kuat dan keraguan baru terhadap kesehatan industri Inggris. Kegagalan bertahan di atas 1,3570 mengindikasikan penjual masih memegang kendali.

    Namun, tren jangka panjang GBP/USD masih cenderung positif karena harga bertahan di atas rata-rata pergerakan penting. Bagi trader yang melihat penurunan ini hanya koreksi sementara, menjual put out-of-the-money (strike di bawah harga pasar saat ini) dekat level psikologis 1,3400 bisa menjadi opsi. Pendekatan ini memungkinkan pelaku pasar menerima premi (fee yang diterima penjual opsi), sambil menunggu tren naik yang lebih besar berpotensi berlanjut.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code