Setelah jeda hawkish The Fed dan kenaikan harga minyak, USD/INR menguat seiring rupee melemah

    by VT Markets
    /
    Apr 30, 2026

    USD/INR naik ke rekor mendekati 95,35 pada pembukaan Kamis, seiring rupee melemah bersama kenaikan harga minyak dan penguatan Dolar AS setelah keputusan Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS). WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak mentah AS) naik hampir 1% ke sekitar US$107,00, level tertinggi dalam lebih dari tujuh minggu.

    AS melanjutkan blokade angkatan laut yang berdampak pada pelabuhan laut Iran setelah Presiden Donald Trump menolak proposal yang terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Selat ini dilalui hampir 20% pasokan energi global, dan gangguan arus kapal menambah tekanan pada pasokan minyak.

    Kekuatan Dolar dan Sinyal The Fed

    Dolar AS memperpanjang kenaikan untuk hari transaksi ketiga, dengan Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan jumlah pejabat yang mendukung beralih dari “bias pelonggaran” (kecenderungan kebijakan ke penurunan suku bunga) meningkat. Indeks Dolar (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) naik tipis ke dekat 99,10.

    The Fed menahan suku bunga di 3,50%–3,75% lewat voting 8–4. Satu anggota berbeda pendapat karena menginginkan pemangkasan suku bunga, sementara tiga anggota menolak pencantuman “bias pelonggaran”, dan Powell menyinggung risiko serta ketidakpastian terkait Timur Tengah.

    Investor Institusional Asing (Foreign Institutional Investors/FII, investor besar dari luar negeri) mencatat aksi jual bersih di saham India selama delapan sesi beruntun, dengan total penjualan Rs. 22.863,50. Level teknikal yang disebut mencakup EMA 20-periode (Exponential Moving Average/rata-rata bergerak eksponensial 20 periode, indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru) di 93,83, RSI (Relative Strength Index/indikator momentum untuk mengukur kuat-lemahnya pergerakan, skala 0–100) dekat 67, serta potensi bergerak menuju 96,00.

    Prospek USDINR

    Sikap The Fed makin tegas, dengan suku bunga acuan kini berada di kisaran 4,00%–4,25% setelah kenaikan lanjutan pada kuartal I 2026. Perkiraan pasar yang tercermin pada fed funds futures (kontrak berjangka yang mencerminkan ekspektasi suku bunga The Fed) kini menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga kurang dari 20% sebelum akhir tahun. Pengetatan kebijakan yang bertahan ini terus menarik arus dana ke Dolar AS, sehingga menjadi tekanan bagi rupee.

    Meski harga minyak turun dari puncak di atas US$107 saat blokade Iran mencapai puncaknya pada 2025, minyak mentah WTI stabil di sekitar US$95 per barel, level yang masih tinggi. Pasokan global yang tetap ketat dan permintaan yang tahan banting membuat biaya energi tetap menguras cadangan devisa India. Sebagai salah satu pengimpor minyak terbesar dunia, neraca perdagangan India tetap rentan, sehingga membebani mata uang.

    Dengan latar tersebut, pelaku pasar bisa mempertimbangkan membeli call option USD/INR (opsi beli, yaitu kontrak yang memberi hak—bukan kewajiban—untuk membeli pada harga tertentu) untuk mendapatkan potensi kenaikan sambil membatasi risiko penurunan. Implied volatility (perkiraan volatilitas/naik-turun harga yang tersirat dalam harga opsi) tetap tinggi, mencerminkan ketidakpastian, sehingga strategi seperti call spread (membeli dan menjual opsi beli di strike/harga kesepakatan berbeda untuk menekan biaya premi) bisa menarik untuk mengurangi premi awal. Pendekatan ini memungkinkan ikut serta bila bergerak menuju area 98,00–99,00.

    Gambaran teknikal mendukung prospek naik, karena target sebelumnya 96,00 kini berubah menjadi level support (area penahan penurunan harga). Kontrak futures (kontrak berjangka, perjanjian membeli/menjual di harga tertentu untuk tanggal mendatang) dapat digunakan untuk membangun posisi beli, sambil menunggu penembusan berkelanjutan di atas puncak terbaru. Strategi yang lebih terukur adalah menempatkan stop-loss (perintah otomatis untuk menutup posisi saat harga mencapai batas rugi) di bawah 96,00 untuk mengelola risiko jika terjadi pembalikan tajam.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code