Setelah pernyataan Powell, The Fed tetap menahan suku bunga, meningkatkan permintaan dolar dan mendorong AUD/USD mendekati 0,7100

    by VT Markets
    /
    Apr 30, 2026

    AUD/USD turun mendekati 0,7100 pada Rabu, melemah sekitar 1%, setelah Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) mempertahankan suku bunga acuannya. Jerome Powell mengatakan ia berencana tetap menjadi anggota Dewan Gubernur The Fed setelah masa jabatannya sebagai Ketua berakhir pada 15 Mei, dan ia akan “menjaga profil rendah” selama penyelidikan pidana masih berjalan.

    The Fed menyebut ekonomi AS masih tangguh, pengangguran “hampir tidak berubah dalam beberapa bulan terakhir”, dan inflasi tetap tinggi karena harga energi naik terkait konflik Iran. The Fed menambahkan, perkembangan di Timur Tengah meningkatkan ketidakpastian ekonomi, sementara para pejabat masih menilai dua tujuan utama kebijakan (*dual mandate*), yaitu menjaga inflasi tetap terkendali dan mendorong lapangan kerja maksimum.

    Fed Vote Split Details

    Keputusan itu lolos dengan suara 8–4. Stephen Miran berbeda pendapat karena mendukung penurunan suku bunga, sementara Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan menolak penambahan sinyal kecenderungan pelonggaran (*easing bias*, yakni bahasa yang mengisyaratkan peluang pemangkasan suku bunga ke depan) dalam pernyataan.

    Pasangan ini melanjutkan pelemahan dari sekitar 0,7120 dan turun menembus 0,7110, dengan perhatian ke 0,7100. Jika level itu jebol, perhatian beralih ke SMA 50 hari di 0,7056, lalu 0,7000. (SMA 50 hari adalah rata-rata bergerak sederhana 50 hari, indikator teknikal untuk melihat arah tren dan area dukungan/penolakan.)

    Penggerak utama AUD antara lain suku bunga RBA (bank sentral Australia), kondisi ekonomi China, dan harga bijih besi. Bijih besi adalah ekspor terbesar Australia, bernilai US$118 miliar per tahun berdasarkan data 2021.

    Market Implications For Traders

    Dari sisi Australia, gambaran ekonomi campuran menekan dolar Australia. Meski China, mitra dagang utama Australia, mencatat pertumbuhan PDB 5,3% pada kuartal lalu di atas perkiraan, pelemahan berkepanjangan di sektor properti membuat harga bijih besi tertahan di sekitar US$115 per ton. Ini menekan pendapatan ekspor Australia dan membatasi penguatan AUD.

    Bagi trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi), kondisi ini mengindikasikan arah yang lebih mudah bagi AUD/USD masih ke bawah. Menjual opsi call *out-of-the-money* (opsi beli yang harga strike-nya di atas harga pasar saat ini) atau membentuk *bear call spread* (strategi opsi: menjual call strike lebih rendah dan membeli call strike lebih tinggi untuk membatasi risiko) bisa menjadi pilihan untuk meraih premi (pendapatan dari penjualan opsi) sambil bertaruh pergerakan tetap dalam rentang atau turun perlahan. Karena tren sudah terbentuk, volatilitas tersirat (*implied volatility*, perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) mungkin tidak terlalu tinggi, sehingga harga masuk bisa relatif wajar.

    Namun, trader perlu waspada terhadap perubahan kebijakan bank sentral yang bisa mengganggu tren. Tanda The Fed menjadi lebih “dovish” (lebih condong melonggarkan kebijakan, misalnya membuka peluang pemangkasan suku bunga) dari ekspektasi pasar dapat memicu pembalikan tajam. Karena itu, membeli opsi put pelindung pada AUD/USD (opsi jual untuk membatasi kerugian) bisa menjadi lindung nilai (hedge) yang relatif efisien bila terjadi lonjakan mendadak akibat perubahan kebijakan yang tidak terduga.

    Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code