Trump: Israel dan Lebanon akan perpanjang gencatan senjata tiga minggu, buka ruang perundingan jangka panjang dan redakan hambatan perang dengan Iran

    by VT Markets
    /
    Apr 24, 2026

    Donald Trump mengatakan Israel dan Lebanon akan memperpanjang gencatan senjata selama tiga pekan, Bloomberg melaporkan pada Kamis. Gencatan senjata itu sebelumnya akan berakhir pada 26 April.

    Trump mengatakan ia akan menjadi tuan rumah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun dalam waktu dekat. Ia juga mengatakan AS akan bekerja sama dengan Lebanon untuk membantu negara itu melindungi diri dari Hizbullah (kelompok bersenjata dan politik di Lebanon).

    Reaksi Harga Minyak dan Konteks Saat Ini

    Saat artikel ini ditulis, West Texas Intermediate (WTI) naik 3,80% ke US$95,45. WTI adalah patokan (benchmark) harga minyak mentah asal AS yang diperdagangkan secara global, bersama Brent dan Dubai Crude. Patokan berarti acuan harga yang sering dipakai pasar untuk menilai harga minyak.

    Harga WTI terutama dipengaruhi oleh pasokan dan permintaan, serta arah pertumbuhan ekonomi global. Ketidakstabilan politik, perang, sanksi, keputusan produksi OPEC, dan nilai Dolar AS juga dapat memengaruhi harga.

    Laporan persediaan (inventory) minyak mingguan di AS dari American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Administration (EIA) dapat menggerakkan harga WTI. Persediaan berarti stok minyak yang tersimpan. Data API biasanya terbit pada Selasa dan data EIA pada hari berikutnya. Angka keduanya sering berdekatan, namun data EIA umumnya dianggap lebih tepercaya karena berasal dari lembaga pemerintah.

    OPEC memiliki 12 negara anggota dan menetapkan kuota produksi (batas produksi minyak) dalam pertemuan dua kali setahun. OPEC+ mencakup tambahan 10 negara non-OPEC, termasuk Rusia.

    Implikasi Perdagangan Tiga Pekan ke Depan

    Perpanjangan gencatan senjata Israel–Lebanon merupakan perkembangan penting karena menurunkan risiko langsung konflik yang lebih luas yang bisa mengganggu pasokan minyak. Namun, WTI justru melonjak ke US$95,45. Ini mengindikasikan pasar ragu perdamaian akan bertahan atau sedang fokus pada faktor lain. Perbedaan antara berita dan pergerakan harga ini membuka peluang bagi trader derivatif dalam beberapa pekan ke depan. Derivatif adalah produk turunan seperti opsi dan kontrak berjangka yang nilainya mengikuti harga aset utama, dalam hal ini minyak.

    Dengan Indeks Volatilitas Minyak Mentah CBOE (OVX) baru-baru ini berada di sekitar 32—level yang menunjukkan ketidakpastian pasar tinggi—strategi yang diuntungkan dari potensi penurunan harga bisa dipertimbangkan jika gencatan senjata bertahan. Salah satu opsi adalah menjual call option (opsi beli) dengan strike price (harga patokan pelaksanaan) di atas US$100 untuk memperoleh premi. Premi adalah uang yang diterima penjual opsi. Strategi ini berpotensi untung jika harga turun atau bergerak mendatar, karena “premi risiko geopolitik” (tambahan harga akibat kekhawatiran konflik) memudar.

    Peluang kesepakatan AS–Iran yang lebih luas—yang menjadi lebih mungkin dengan meredanya ketegangan—juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga minyak. Terobosan diplomatik bisa membuat lebih dari satu juta barel minyak Iran per hari kembali masuk pasar, sehingga menambah pasokan global secara signifikan. Situasi serupa terjadi pada 2015 ketika kesepakatan nuklir Iran awal memicu penurunan tajam harga minyak dalam beberapa bulan berikutnya.

    Di saat yang sama, permintaan dan data persediaan tetap penting untuk menjelaskan kekuatan harga saat ini. Laporan EIA pekan ini menunjukkan penurunan stok (draw) hampir 2,5 juta barel, lebih besar dari perkiraan, yang menjadi sinyal permintaan menguat menjelang musim perjalanan musim panas di AS. Jika penurunan stok berlanjut, hal itu dapat menjadi penahan (floor) bagi harga minyak, meski situasi geopolitik mereda.

    Dalam tiga pekan ke depan, perhatian pasar kemungkinan tertuju pada berita dari rencana pembicaraan antara pemimpin AS, Israel, dan Lebanon. Laporan persediaan mingguan API dan EIA juga krusial untuk membaca kondisi pasokan dan permintaan terbaru. Volatilitas (naik-turun harga yang cepat) diperkirakan meningkat di sekitar agenda-agenda ini, sehingga memunculkan peluang transaksi jangka pendek bagi pelaku pasar yang siap merespons cepat.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code