Trump Peringatkan Kesepakatan dengan Iran Bergantung pada Akses Selat Hormuz saat Pasar Tetap Risk-on, Dolar Melemah

    by VT Markets
    /
    May 6, 2026

    Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam unggahan Truth Social pada Rabu bahwa jika Iran mematuhi kesepakatan yang telah disetujui, “Epic Fury” akan berakhir dan blokade akan dicabut sehingga Selat Hormuz terbuka untuk semua pihak, termasuk Iran.

    Ia menambahkan, jika Iran tidak setuju, pengeboman akan dimulai lagi dengan skala dan intensitas lebih tinggi dibanding sebelumnya.

    Reaksi Pasar Dan Dolar

    Pasar tetap dalam mode risk-on (investor berani mengambil risiko) setelah komentar tersebut. Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) turun 0,7% pada hari itu ke 97,80.

    Saat ini pasar bertaruh pada perdamaian, namun kami menilai ini sebagai peristiwa biner (hasilnya cenderung dua ekstrem: berhasil atau gagal) dengan dampak yang sangat berbeda. Suasana risk-on saat ini, yang terlihat dari melemahnya dolar, mencerminkan harga pasar yang mengasumsikan kesepakatan dengan Iran akan berhasil. Ini bisa menjadi peluang bagi trader yang menilai asumsi tersebut terlalu optimistis.

    Fokus utama sebaiknya pada opsi minyak mentah, karena Selat Hormuz adalah bottleneck (titik sempit jalur distribusi) terpenting di dunia. Sekitar 21% konsumsi minyak global melewati jalur ini, sehingga gangguan sekecil apa pun berdampak besar. Pada 2019, kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI, patokan harga minyak AS) sempat melonjak hampir 15% dalam satu hari setelah serangan terhadap fasilitas Saudi. Konflik besar saat ini bisa dengan mudah mendorong WTI dari kisaran sekitar US$85 per barel ke level tiga digit.

    Kondisi ini membuat opsi murah yang out-of-the-money (harga pelaksanaan jauh dari harga pasar saat ini, sehingga lebih murah tetapi berisiko tinggi) pada CBOE Volatility Index atau VIX (indeks “ketakutan” yang mengukur perkiraan volatilitas pasar saham AS) menjadi menarik. Meski VIX saat ini tenang di sekitar 14, indeks ini bisa melonjak cepat—pernah menembus 30 saat pasar gelisah karena masalah perbankan pada 2025. Jika negosiasi gagal dan berlanjut ke aksi militer, ketakutan dan ketidakpastian bisa meningkat tajam, sehingga opsi beli (call option, hak untuk membeli aset pada harga tertentu) VIX dapat menjadi lindung nilai (hedging, perlindungan portofolio) terhadap perubahan pasar menjadi risk-off (investor menghindari risiko).

    Risiko Pembalikan Arah Dolar

    Dolar AS sendiri memberi sinyal lain untuk peluang transaksi. Pelemahan di 97,80 terutama karena ekspektasi positif atas kesepakatan. Jika pembicaraan runtuh, besar kemungkinan terjadi flight to safety (perpindahan dana ke aset yang dianggap aman), yang dapat mendorong DXY kembali di atas 100 saat modal global mencari tempat berlindung—pola yang berulang pada krisis geopolitik sebelumnya.

    Bagi investor yang yakin kesepakatan akan gagal, bisa mempertimbangkan opsi beli pada kontraktor pertahanan besar seperti RTX dan LMT. Eskalasi biasanya langsung diikuti kenaikan belanja militer dan pengisian ulang amunisi. Kinerja saham-saham ini pada awal konflik sebelumnya menunjukkan preseden historis untuk potensi reli tajam pada emiten tersebut.

    Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code