USD/JPY memperpanjang rebound dari 158,25, naik selama tiga sesi berturut-turut dan mencapai kisaran 159,50-an di Asia

    by VT Markets
    /
    Apr 17, 2026

    USD/JPY naik untuk hari ketiga, memantul dari sekitar 158,25 dan menyentuh area 159,50-an pada sesi Asia. Pergerakan ini menyusul pantulan dari EMA 200-periode (rata-rata pergerakan eksponensial; indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru) pada grafik 4 jam, dekat batas bawah kisaran harga jangka pendek.

    Yen Jepang melemah karena kekhawatiran dampak ekonomi konflik Timur Tengah dan turunnya ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) pada April. Ini mendukung permintaan dolar AS dan mengangkat pasangan.

    Dukungan Dolar dari Risiko Geopolitik

    Ketegangan di sekitar Selat Hormuz, terkait blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran, membantu dolar AS mempertahankan penguatan setelah sempat menyentuh level terendah sejak akhir Februari. Harapan diplomasi dengan Iran dan ekspektasi kebijakan Federal Reserve (bank sentral AS) yang lebih longgar disebut membatasi penguatan USD lebih lanjut.

    Indikator teknikal mengarah naik, dengan Relative Strength Index/RSI (indikator momentum untuk mengukur kekuatan kenaikan/penurunan harga; di atas 50 cenderung menunjukkan momentum naik) di sekitar 61 dan MACD (indikator momentum berbasis perbedaan dua rata-rata pergerakan) naik di area positif. Support (area harga yang sering menahan penurunan) disebut di sekitar 159,47, dengan support berikutnya pada EMA 200-periode di sekitar 158,46.

    Kami melihat pola USD/JPY yang mirip dengan pergerakan dalam kisaran (range-bound; harga bolak-balik dalam batas atas-bawah) seperti yang terjadi pada periode yang sama di 2025. Pelemahan yen didorong sikap BoJ yang hati-hati, terutama setelah survei Tankan (survei sentimen bisnis kuartalan BoJ) terbaru menunjukkan turunnya sentimen manufaktur, sehingga kenaikan suku bunga lanjutan dinilai kecil kemungkinannya. Pasangan ini kini menguji level 164,75, level tertinggi puluhan tahun yang membuat pasar waspada.

    Arus dana safe haven (perpindahan dana ke aset yang dianggap lebih aman saat risiko naik) memberi dorongan terbatas pada dolar AS di tengah ketegangan maritim di Laut China Selatan. Namun, data CPI AS (Consumer Price Index/indeks harga konsumen; ukuran inflasi) terbaru menunjukkan inflasi melambat ke 2,8%, sehingga harga pasar kini mengindikasikan peluang 65% pemangkasan suku bunga The Fed sebelum kuartal IV, yang membatasi potensi penguatan dolar. Perbedaan arah kebijakan antara BoJ yang masih menahan dan The Fed yang berpotensi melonggarkan tetap menjadi tema utama.

    Strategi Opsi dan Manajemen Risiko

    Bagi trader derivatif (instrumen turunan nilainya mengikuti aset acuan), ini mengisyaratkan pembelian opsi call USD/JPY (hak membeli pada harga tertentu) bisa menjadi strategi untuk menangkap potensi kenaikan menuju hambatan psikologis 165,00. Mengingat potensi kenaikan bisa terbatas jika The Fed melonggarkan kebijakan, membangun bull call spread (membeli call di strike tertentu dan menjual call di strike lebih tinggi untuk menekan biaya premi) dinilai lebih hati-hati dibanding membeli call saja. Strategi ini memungkinkan keuntungan dari kenaikan moderat sambil membatasi biaya premi awal (biaya yang dibayar untuk membeli opsi).

    Waspadai risiko intervensi otoritas Jepang (aksi pemerintah/BoJ di pasar valuta untuk menahan pergerakan kurs), seperti aksi langsung pada akhir 2022 dan peringatan lisan sepanjang 2024. Saat pasangan menembus area tinggi, peluang intervensi meningkat dan bisa memicu penurunan mendadak 300–500 pips (pip; satuan perubahan kecil harga valas, umumnya 0,01 untuk pasangan yang melibatkan JPY). Karena itu, trader yang memegang posisi long (posisi beli, untung jika harga naik) dapat mempertimbangkan membeli put out-of-the-money (opsi jual dengan strike di bawah harga saat ini) dengan jatuh tempo pendek sebagai lindung nilai (hedge; perlindungan dari kerugian) berbiaya relatif murah terhadap kejadian tersebut.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code