USD/JPY Mendekati 160 Seiring Pelebaran Selisih Imbal Hasil, Risiko Intervensi Jepang Kembali Jadi Sorotan

    by VT Markets
    /
    May 28, 2026

    USD/JPY terus merangkak naik ke arah 160. Pergerakan harga ini disebut lebih didorong oleh pelebaran selisih imbal hasil obligasi (perbedaan tingkat imbal hasil) dibandingkan oleh harga minyak. Pasangan ini dikutip memiliki area dukungan di 158,70 dan area hambatan di 160,70, sementara selisih imbal hasil UST/JGB tenor 2 tahun (spread, yaitu selisih) disebut kembali melebar ke 270 bp (basis poin; 1 bp = 0,01%), level yang dikaitkan dengan puncak sebelumnya pada 25 Nov. Dalam konteks itu, yen tetap tertekan karena imbal hasil relatif lebih menentukan arah pasar.

    Pasar digambarkan sudah memasang ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) sebesar 25 bp pada Juni, yang membawa suku bunga kebijakan ke 1,0% pada 16 Juni, sehari sebelum rapat FOMC (komite penentu suku bunga bank sentral AS/Federal Reserve). USD/JPY disebut diperdagangkan dalam jarak 1% dari level intervensi akhir April di 160,72, dan operasi sebelumnya disebut menelan biaya US$67 miliar. Dalam tiga pekan terakhir, biaya opsi call JPY dibanding opsi put USD (harga perlindungan lewat opsi) dilaporkan turun dari -1,67 ke -1,07.

    Yield Differentials And Intervention Watch

    Kami melihat USD/JPY merangkak menuju level 160. Kenaikan ini didorong oleh pelebaran selisih imbal hasil obligasi AS dan Jepang, dengan spread tenor 2 tahun kini berada di sekitar 425 basis poin (selisih imbal hasil). Untuk saat ini, perbedaan suku bunga/imbal hasil ini lebih berpengaruh terhadap yen dibanding perubahan harga minyak.

    Mata uang ini diperdagangkan sangat dekat dengan area saat otoritas melakukan intervensi besar pada April 2024, yang menjadi patokan penting bagi pelaku pasar. Kami menilai otoritas siaga tinggi, karena komentar terbaru dari Kementerian Keuangan yang memperingatkan “volatilitas berlebihan” (pergerakan harga yang terlalu liar) mengindikasikan kesabaran mereka menipis. Ini meningkatkan risiko penurunan tajam dan mendadak bila otoritas kembali masuk ke pasar untuk menahan pelemahan yen (intervensi valas: aksi pemerintah/otoritas membeli atau menjual mata uang di pasar).

    Options Pricing And Policy Divergence

    Dari sisi opsi (instrumen turunan untuk membeli/menjual pada harga tertentu), biaya untuk melindungi diri dari penguatan yen mendadak kini lebih murah dalam beberapa pekan terakhir. Ini mengindikasikan pasar bisa meremehkan risiko intervensi dalam waktu dekat, sehingga membuka peluang. Membeli opsi call JPY atau opsi put USD yang relatif murah dapat menjadi langkah taktis untuk mengantisipasi kejutan dari otoritas.

    Pasar pada umumnya sudah memperhitungkan kenaikan suku bunga kecil 25 basis poin dari BoJ pada rapat 16 Juni. Namun, langkah itu tertutup oleh sikap Federal Reserve yang tetap ketat, terutama setelah data inflasi AS pekan lalu sedikit lebih tinggi dari perkiraan di 3,1%. Perbedaan arah kebijakan ini kemungkinan menjaga tekanan naik pada USD/JPY, sehingga memanaskan tarik-menarik antara momentum pasar dan ancaman intervensi resmi.

    see more

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code