{"id":44233,"date":"2026-04-08T03:11:10","date_gmt":"2026-04-08T03:11:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/uncategorized\/perundingan-gencatan-senjata-mandek-dan-harga-minyak-di-atas-us100-membuat-usd-jpy-bertahan-di-kisaran-160-saat-tenggat-mendekat\/"},"modified":"2026-04-08T03:11:10","modified_gmt":"2026-04-08T03:11:10","slug":"perundingan-gencatan-senjata-mandek-dan-harga-minyak-di-atas-us100-membuat-usd-jpy-bertahan-di-kisaran-160-saat-tenggat-mendekat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/live-updates\/perundingan-gencatan-senjata-mandek-dan-harga-minyak-di-atas-us100-membuat-usd-jpy-bertahan-di-kisaran-160-saat-tenggat-mendekat\/","title":{"rendered":"Perundingan gencatan senjata mandek dan harga minyak di atas US$100 membuat USD\/JPY bertahan di kisaran 160 saat tenggat mendekat"},"content":{"rendered":"<p>USD\/JPY sempat naik di atas 160,00 pada Selasa, untuk pertama kalinya sejak Juli 2024, sebelum turun lagi ke sekitar 159,60 dan ditutup nyaris tidak berubah. Area 160,00 sebelumnya memicu intervensi langsung dari Kementerian Keuangan Jepang (aksi pemerintah menjual dolar dan membeli yen untuk menahan pelemahan yen), sehingga kembali memunculkan spekulasi pasar soal kemungkinan langkah serupa.<\/p>\n<p>Di Jepang, belanja rumah tangga turun 1,8% secara tahunan (year-on-year\/yoy: dibanding periode yang sama tahun lalu) pada Februari, lebih buruk dari perkiraan ekonom yang memperkirakan turun 0,7% dan dibanding penurunan 1,0% sebelumnya. Pendapatan tunai tenaga kerja naik 2,7% yoy, sesuai perkiraan namun melambat dari 3,0% pada Januari, sementara Indeks Ekonomi Terkemuka (Leading Economic Index: indikator awal untuk membaca arah ekonomi beberapa bulan ke depan) naik ke 112,4.<\/p>\n<h3>Ekspektasi Suku Bunga BoJ dan Data Kunci<\/h3>\n<p>Pasar memperkirakan sekitar 70% peluang Bank of Japan (BoJ\/bank sentral Jepang) menaikkan suku bunga akhir bulan ini, menjelang rapat 28 April. Indeks Harga Produsen (Producer Price Index\/PPI: ukuran inflasi di tingkat produsen, sering menjadi petunjuk arah inflasi konsumen) Jepang dijadwalkan rilis Kamis.<\/p>\n<p>Perhatian AS mengarah ke Rabu, dengan Presiden Trump menetapkan tenggat pukul 20.00 waktu ET (Waktu Timur AS) bagi Iran untuk menyetujui gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz (jalur penting pengiriman minyak dunia), sementara perdana menteri Pakistan meminta perpanjangan dua minggu. Iran menolak usulan gencatan senjata sementara dan minyak diperdagangkan di atas US$100 setelah serangan AS ke Pulau Kharg Iran, dengan infrastruktur minyak disebut tidak terdampak.<\/p>\n<p>Risalah FOMC (FOMC Minutes: catatan rapat bank sentral AS yang memberi petunjuk arah kebijakan) dijadwalkan Rabu malam, bersama pidato pejabat The Fed (bank sentral AS) Daly dan Waller, setelah The Fed menahan suku bunga di 3,50% hingga 3,75% pada Maret. Pada grafik 15 menit, USD\/JPY berada di 159,57, dengan support (level penahan penurunan) di 159,50, 159,30, dan 159,00, serta resistance (level penahan kenaikan) dekat EMA 200-periode di 159,70 (EMA\/Exponential Moving Average: rata-rata pergerakan yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru), lalu 159,90 dan 160,20.<\/p>\n<p>Melihat sensitivitas ekstrem di level 160,00 pada USD\/JPY, pasar siap bergerak besar. Tarik-menarik antara potensi intervensi Jepang dan permintaan dolar AS sebagai aset aman (safe haven: aset yang biasanya dibeli saat risiko global naik) karena tenggat Iran menciptakan ketidakpastian tinggi. Ini membuat taruhan arah tertentu lebih berisiko, sementara strategi yang memanfaatkan lonjakan volatilitas (volatility: besarnya naik-turun harga) lebih masuk akal.<\/p>\n<h3>Penempatan Opsi untuk Volatilitas<\/h3>\n<p>Trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan futures) dapat mempertimbangkan membeli volatilitas lewat opsi, misalnya long straddle (strategi membeli opsi call dan put di harga strike yang sama; untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah). Premi (biaya opsi) kemungkinan mahal, dengan implied volatility (perkiraan volatilitas dari harga opsi) opsi USD\/JPY 1 bulan berpotensi naik di atas 12% dari sekitar 9,5% belakangan ini. Namun biayanya dapat sepadan karena potensi reaksi pasar yang besar, baik dari eskalasi militer maupun intervensi valuta yang mengejutkan.<\/p>\n<p>Jika menengok intervensi akhir 2022, Kementerian Keuangan memicu pergerakan lebih dari lima yen dalam satu sesi. Aksi serupa saat ini bisa dengan cepat mendorong pasangan ini kembali ke arah 155,00. Riwayat ini membuat posisi long tanpa lindung nilai (unhedged: tanpa perlindungan risiko) di atas 159,50 sangat berbahaya.<\/p>\n<p>Data belanja rumah tangga Jepang yang lemah, turun 1,8%, membuat posisi BoJ lebih sulit. Prospek domestik yang buruk ini mengurangi ruang untuk kenaikan suku bunga agresif yang dibutuhkan untuk benar-benar menguatkan yen. Meski pasar mematok peluang kenaikan bulan ini sekitar 70%, itu bisa tidak cukup melawan faktor yang lebih besar.<\/p>\n<p>Situasi geopolitik Iran menjadi pendorong utama dolar AS saat ini, dengan minyak mentah West Texas Intermediate\/WTI (patokan harga minyak AS) sudah diperdagangkan di atas US$100 per barel. Tenggat Presiden Trump menjadi pemicu penting yang bisa mengangkat dolar lewat arus \u201clari ke aset aman\u201d (flight to safety: perpindahan dana ke aset yang dianggap lebih aman) bila ketegangan meningkat. Pola serupa sempat terjadi pada akhir 2025 saat latihan angkatan laut Laut China Selatan yang mendorong indeks dolar naik 2% sementara.<\/p>\n<p>Bagi yang sudah long USD\/JPY, lindung nilai dengan opsi put out-of-the-money (OTM put: opsi jual dengan strike di bawah harga pasar, biasanya lebih murah) penting. Membeli put dengan strike sekitar 158,00 dapat menjadi asuransi biaya relatif rendah terhadap penurunan mendadak akibat intervensi. Risalah FOMC dan data PPI Jepang dapat menambah pergerakan pasar dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>USD\/JPY tembus 160 cetus spekulasi intervensi Jepun, sebelum susut 159.6. BoJ dilihat 70% naik kadar, namun data perbelanjaan lemah. Risiko Iran, minit FOMC tingkatkan volatiliti; strategi opsyen disaran.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-44233","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44233"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44233\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}