{"id":44550,"date":"2026-04-13T10:52:12","date_gmt":"2026-04-13T10:52:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/uncategorized\/ueda-mengatakan-kenaikan-harga-minyak-merugikan-neraca-perdagangan-jepang-sementara-konflik-timur-tengah-membuat-pemulihan-tetap-terbatas\/"},"modified":"2026-04-13T10:52:12","modified_gmt":"2026-04-13T10:52:12","slug":"ueda-mengatakan-kenaikan-harga-minyak-merugikan-neraca-perdagangan-jepang-sementara-konflik-timur-tengah-membuat-pemulihan-tetap-terbatas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/live-updates\/ueda-mengatakan-kenaikan-harga-minyak-merugikan-neraca-perdagangan-jepang-sementara-konflik-timur-tengah-membuat-pemulihan-tetap-terbatas\/","title":{"rendered":"Ueda mengatakan kenaikan harga minyak merugikan neraca perdagangan Jepang, sementara konflik Timur Tengah membuat pemulihan tetap terbatas"},"content":{"rendered":"<p>Gubernur BoJ Kazuo Ueda mengatakan ekonomi Jepang pulih secara moderat, namun masih ada kelemahan akibat konflik di Timur Tengah. Ia menyebut inflasi dasar (inflasi yang mencerminkan tren utama, biasanya dengan mengecualikan komponen yang sangat bergejolak seperti energi dan pangan segar) perlahan meningkat menuju target Bank of Japan, dan pertumbuhan serta harga secara umum sejalan dengan perkiraan.<\/p>\n<p>Ueda mengatakan pasar keuangan tidak stabil karena konflik tersebut, dan inflasi menghadapi risiko dari dua arah. Ia menilai kenaikan harga minyak dapat menekan ekonomi Jepang dengan memperburuk ketentuan perdagangan (terms of trade, yaitu perbandingan harga ekspor terhadap harga impor), serta kenaikan ekspektasi inflasi (perkiraan publik dan pelaku pasar tentang inflasi ke depan) bisa mendorong inflasi dasar lebih tinggi.<\/p>\n<h3>Market Reaction And Policy Context<\/h3>\n<p>Tidak ada dampak pasar langsung, dengan USD\/JPY naik 0,3% ke sekitar 159,70. BoJ adalah bank sentral Jepang dan menargetkan inflasi sekitar 2%.<\/p>\n<p>Pada 2013, BoJ memulai kebijakan super longgar melalui Pelonggaran Kuantitatif dan Kualitatif (Quantitative and Qualitative Easing\/QQE, yaitu pembelian aset skala besar untuk menambah uang beredar dan menekan suku bunga). Pada 2016, BoJ menerapkan suku bunga negatif (bunga di bawah 0% untuk mendorong bank menyalurkan kredit) dan mengendalikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah 10 tahun (Yield Curve Control\/YCC, yaitu menahan yield pada level tertentu lewat pembelian\/penjualan obligasi). Lalu pada Maret 2024, BoJ menaikkan suku bunga, menandai langkah keluar dari kebijakan super longgar.<\/p>\n<p>Stimulus BoJ melemahkan yen, dan pelemahan itu makin dalam pada 2022 dan 2023 saat bank sentral lain menaikkan suku bunga agresif. Perubahan arah kebijakan pada 2024 sebagian membalikkan tren tersebut, setelah inflasi naik di atas 2% seiring yen yang lebih lemah dan harga energi global yang lebih tinggi, dengan kenaikan upah juga ikut berperan.<\/p>\n<p>BoJ mengisyaratkan tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga lagi. Komentar Gubernur Ueda menegaskan pendekatan hati-hati, sehingga selisih suku bunga (interest rate differential, yaitu perbedaan tingkat bunga Jepang dibanding negara lain) kemungkinan tetap lebar. Faktor dasar ini menjadi pendorong utama pelemahan yen selama bertahun-tahun.<\/p>\n<h3>Implications For Traders<\/h3>\n<p>Sikap menunggu ini didukung data terbaru yang menunjukkan inflasi inti Jepang (core inflation, inflasi yang mengecualikan komponen paling bergejolak) untuk Maret 2026 berada di level 2,1% dan masih terkendali. Sebaliknya, inflasi yang tetap tinggi di Amerika Serikat membuat kebijakan The Fed tetap ketat. Perbedaan arah kebijakan ini menjadi alasan utama tekanan pada yen berlanjut.<\/p>\n<p>Di pasar, pasangan USD\/JPY diperdagangkan dekat 162,50, melanjutkan tren yang terbentuk sepanjang 2025. Intervensi valuta asing (aksi pemerintah menjual\/membeli mata uang untuk memengaruhi nilai tukar) oleh Kementerian Keuangan pada tahun itu hanya memberi bantuan sementara. Pelemahan yen tetap bertahan selama perbedaan suku bunga sangat besar.<\/p>\n<p>Konflik di Timur Tengah menambah ketidakpastian, mendorong harga minyak Brent di atas US$95 per barel. Ini membebani ekonomi Jepang, namun juga menambah risiko inflasi lebih tinggi, seperti disebut Ueda. Ketidakpastian ini mengisyaratkan volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas harga di masa depan yang tercermin dari harga opsi) pada opsi mata uang yen bisa menjadi peluang.<\/p>\n<p>Bagi pelaku pasar derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan futures yang nilainya mengikuti aset acuan), kondisi ini memperkuat daya tarik membeli opsi call USD\/JPY (hak untuk membeli USD pada kurs tertentu, bertaruh USD menguat\/yen melemah). Strategi ini memungkinkan memanfaatkan potensi pelemahan yen lebih lanjut sambil membatasi risiko. Dengan pendekatan BoJ yang bertahap, kontrak dengan jatuh tempo tiga hingga enam bulan bisa lebih tepat.<\/p>\n<p>Mengingat peringatan soal \u201cpergerakan yang tidak stabil\u201d, strategi berbasis volatilitas juga layak dipertimbangkan. Pasangan yen pernah bergerak tajam saat negosiasi upah musim semi 2025. Membeli straddle opsi (membeli call dan put sekaligus pada strike yang sama untuk bertaruh pada pergerakan besar ke salah satu arah) menjelang rapat BoJ berikutnya dapat menjadi cara untuk meraih keuntungan bila pergerakan pasar lebih besar dari perkiraan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BoJ: Pemulihan Jepun sederhana, tetapi konflik Timur Tengah ganggu pasaran. Inflasi teras naik ke sasaran 2% namun risiko dua hala. Sikap berhati-hati kekal, yen tertekan; USD\/JPY berpotensi volatil, beri peluang perdagangan opsyen.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-44550","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44550"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44550\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}