{"id":44668,"date":"2026-04-14T12:55:29","date_gmt":"2026-04-14T12:55:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/uncategorized\/pasar-menguat-saat-saham-eropa-mengikuti-reli-wall-street-kenaikan-inggris-tertinggal-dalam-pemulihan\/"},"modified":"2026-04-14T12:55:29","modified_gmt":"2026-04-14T12:55:29","slug":"pasar-menguat-saat-saham-eropa-mengikuti-reli-wall-street-kenaikan-inggris-tertinggal-dalam-pemulihan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/live-updates\/pasar-menguat-saat-saham-eropa-mengikuti-reli-wall-street-kenaikan-inggris-tertinggal-dalam-pemulihan\/","title":{"rendered":"Pasar Menguat saat Saham Eropa Mengikuti Reli Wall Street, Kenaikan Inggris Tertinggal dalam Pemulihan"},"content":{"rendered":"<p>Saham AS menguat pada awal pekan, dengan sebagian besar indeks utama naik lebih dari 1%, dan pasar Eropa menyusul pada Selasa. FTSE 100 naik 0,2%, Dax hampir 1%, dan Cac 0,4%, sementara FTSE 250 mengungguli karena harga minyak turun di bawah US$100 per barel.  <\/p>\n<p>Minyak mentah Brent diperdagangkan di sekitar US$98,50 setelah laporan bahwa Arab Saudi mendesak AS untuk mencabut blokade di Selat Hormuz. Selat Hormuz masih ditutup, dan AS serta Iran menyatakan pembicaraan akan berlanjut ke depan.  <\/p>\n<h3>Perhatian Beralih ke Laba Perusahaan<\/h3>\n<p>Perhatian pasar beralih ke laporan laba (earnings), termasuk BP, yang harga sahamnya berbalik melemah meski ada pembaruan perdagangan yang positif. BP melaporkan kuartal I yang \u201cluar biasa\u201d untuk aktivitas jual-beli minyak, produksi minyak dan gas yang relatif stabil dibanding kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter\/QoQ: perbandingan kinerja antar-kuartal), dan menyatakan akan merilis hasil keuangan pada akhir bulan ini.  <\/p>\n<p>Saham BP sudah naik 33% sepanjang tahun ini, tetapi turun pada Selasa saat Brent bergerak di bawah US$100 per barel. Sebagian pedagang komoditas mencatat rugi pada awal konflik, sementara yang lain untung dari transaksi kargo dan kapal tanker karena harga fisik di pasar spot (harga tunai saat ini) lebih tinggi.  <\/p>\n<p>Indeks S&#038;P 500 kembali ke level sebelum perang, dan Nasdaq kembali ke level awal Februari. Oracle melonjak 12% pada Senin dan menjadi saham berkinerja terbaik di S&#038;P 500.  <\/p>\n<p>Indeks dolar turun ke level terendah sejak awal Maret, sementara pasar mencermati laporan laba bank AS, termasuk hasil kuartal I JP Morgan. Inflasi di Jerman dan Spanyol naik sesuai perkiraan, dan perhatian tertuju pada pertemuan musim semi IMF serta pidato pejabat bank sentral, termasuk Presiden ECB Lagarde.  <\/p>\n<h3>Pelajaran dari Reli yang Dipicu Konflik Sebelumnya<\/h3>\n<p>Jika menengok periode ini pada 2025, pasar mulai optimistis konflik yang menutup Selat Hormuz berpotensi berakhir. Optimisme itu mendorong aset berisiko (risk assets: aset yang biasanya naik saat investor berani mengambil risiko, seperti saham) menguat saat harga minyak mulai turun. Kini pola serupa terlihat karena Brent melunak ke US$88 per barel di tengah harapan meredanya ketegangan di Laut China Selatan, turun dari di atas US$95 pekan lalu.  <\/p>\n<p>Pelajaran dari hasil perdagangan BP yang \u201cluar biasa\u201d pada kuartal I 2025 adalah pergerakan harga saat itu dipicu volatilitas yang sangat tinggi (volatility: besarnya naik-turun harga). Dengan Indeks Volatilitas CBOE\/VIX (sering disebut \u201cindeks ketakutan\u201d, mengukur ekspektasi volatilitas pasar saham AS) kini sekitar 18, pasar memperkirakan gejolak harga di sektor energi masih berlanjut. Ini berarti strategi opsi seperti straddle atau strangle pada ETF energi bisa menjadi cara lebih aman untuk menghadapi ketidakpastian tanpa menebak arah (straddle: membeli opsi beli dan opsi jual dengan strike sama; strangle: membeli opsi beli dan opsi jual dengan strike berbeda; ETF: reksa dana yang diperdagangkan seperti saham).  <\/p>\n<p>Pada April 2025, S&#038;P 500 reli kembali ke level sebelum perang, menandakan sentimen risk-on (risk-on: investor lebih berani masuk aset berisiko). Pantulan serupa terlihat saat ini ketika indeks diperdagangkan dekat 5.600, setelah menutup sebagian besar penurunan dari koreksi terakhir (pullback: penurunan sementara). Pelaku pasar derivatif (derivative: instrumen turunan seperti opsi\/futures) perlu mencermati premi put yang masih tinggi (put: opsi untuk menjual; premi: biaya membeli opsi) sebagai sinyal untuk melakukan lindung nilai (hedge: mengurangi risiko) pada portofolio posisi beli (long) atau menjual covered call pada saham yang sudah dimiliki untuk meraih pendapatan (covered call: menjual opsi beli di atas saham yang dimiliki).  <\/p>\n<p>Pemulihan sektor teknologi pada 2025, setelah \u201cketakutan AI\u201d di awal tahun, menjadi pendorong utama indeks AS. Kini pada 2026, setelah kenaikan besar, sebagian saham terkait AI terlihat mahal, dengan rasio price-to-earnings\/P\/E (P\/E: harga saham dibanding laba per saham) di atas 60 pada banyak pemimpin pasar. Kondisi ini cocok untuk strategi collar pada indeks bertumpu teknologi seperti Nasdaq 100 agar keuntungan terlindungi sambil membatasi potensi kenaikan (collar: kombinasi membeli put untuk perlindungan dan menjual call untuk membantu menutup biaya; call: opsi untuk membeli).  <\/p>\n<p>Saat sentimen risiko membaik pada 2025, indeks dolar melemah tajam. Kini berbeda karena inflasi AS yang sulit turun (sticky inflation: inflasi yang bertahan), terakhir 3,1%, menjaga dolar tetap kuat. Pelaku pasar perlu mencermati pidato bank sentral, karena sinyal perbedaan arah kebijakan dari The Fed (policy divergence: kebijakan suku bunga\/likuiditas tidak sejalan) bisa memicu pergerakan besar pada opsi mata uang, terutama pasangan EUR\/USD (currency options: opsi atas kurs valuta).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasaran global kembali rancak: saham AS dan Eropah melonjak, dibantu Brent susut bawah US$100 walau Selat Hormuz kekal tertutup. Fokus beralih kepada musim pendapatan, dengan volatiliti menyokong strategi opsyen.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-44668","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44668"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44668\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}