{"id":44787,"date":"2026-04-15T14:54:48","date_gmt":"2026-04-15T14:54:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/uncategorized\/elias-haddad-dari-bbh-brent-bertahan-di-kisaran-us96-setelah-koreksi-seiring-aset-berisiko-menghentikan-reli-sementara-waktu\/"},"modified":"2026-04-15T14:54:48","modified_gmt":"2026-04-15T14:54:48","slug":"elias-haddad-dari-bbh-brent-bertahan-di-kisaran-us96-setelah-koreksi-seiring-aset-berisiko-menghentikan-reli-sementara-waktu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/live-updates\/elias-haddad-dari-bbh-brent-bertahan-di-kisaran-us96-setelah-koreksi-seiring-aset-berisiko-menghentikan-reli-sementara-waktu\/","title":{"rendered":"Elias Haddad dari BBH: Brent bertahan di kisaran US$96 setelah koreksi, seiring aset berisiko menghentikan reli sementara waktu"},"content":{"rendered":"<p>Minyak mentah Brent stabil di dekat level terendah terbaru, bergerak mendatar di sekitar US$96 per barel setelah sebelumnya turun. Aset berisiko secara umum berhenti sejenak, dengan saham dan obligasi menghentikan reli, sementara pelemahan dolar AS mulai datar.<\/p>\n<p>Perhatian pasar tertuju pada diplomasi AS-Iran dan apakah pembicaraan dapat mendukung jalur aman bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. AS dan Iran dilaporkan ingin menggelar putaran kedua pembicaraan damai dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n<h3>Outlook IMF Dan Risiko Penurunan<\/h3>\n<p>Laporan World Economic Outlook dari IMF (Dana Moneter Internasional), berjudul *Global Economy in the Shadow of War*, menurunkan proyeksi pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto\/ukuran total output ekonomi) global 2026 sebesar 0,2 poin persentase menjadi 3,1%. IMF menyebut risiko lebih condong ke arah penurunan.<\/p>\n<p>IMF memaparkan dua skenario penurunan yang didasarkan pada harga minyak lebih tinggi pada 2026. Pada skenario buruk, dengan harga minyak mentah rata-rata US$100 per barel, pertumbuhan global turun 0,8 poin menjadi 2,5%.<\/p>\n<p>Pada skenario parah, dengan harga minyak mentah rata-rata US$110 per barel, pertumbuhan global turun 1,3 poin menjadi 1,8%. IMF menyatakan pertumbuhan di bawah 2% mengindikasikan resesi global (penurunan aktivitas ekonomi secara luas).<\/p>\n<h3>Implikasi Trading Dan Volatilitas<\/h3>\n<p>Dampak pada pasar fisik (perdagangan dan pengiriman minyak nyata, bukan kontrak) masih besar, sehingga muncul jarak antara judul berita yang terdengar optimistis dan kondisi di lapangan. Data pelayaran terbaru menunjukkan lintasan kapal tanker melalui Selat Hormuz turun 35% dibanding tahun sebelumnya pada kuartal I 2026. Gangguan yang berlanjut ini berarti kegagalan pembicaraan berpotensi memicu lonjakan harga cepat karena pasar menilai ulang risiko pasokan.<\/p>\n<p>Dengan arah yang cenderung \u201cdua kemungkinan\u201d (hasilnya bisa sangat berbeda: berhasil atau gagal), trader dapat mempertimbangkan strategi opsi (instrumen turunan yang memberi hak beli\/jual pada harga tertentu) yang diuntungkan saat volatilitas (tingkat naik-turun harga) melonjak. CBOE Crude Oil Volatility Index (OVX)\u2014indeks yang mengukur perkiraan volatilitas harga minyak dari harga opsi\u2014saat ini masih tinggi di sekitar 48. Ini berarti premi opsi (biaya untuk membeli opsi) mahal, namun potensi pergerakan US$10\u2013US$15 ke salah satu arah tetap besar. Membeli long straddle (membeli opsi beli dan opsi jual pada strike\/harga patokan yang sama) atau strangle (membeli opsi beli dan opsi jual dengan strike berbeda) bisa menjadi cara untuk memanfaatkan ketidakpastian seputar upaya diplomasi.<\/p>\n<p>Level US$100 dan US$110 per barel kini menjadi batas penting untuk dipantau. Kenaikan bertahan di atas US$100 berpotensi memicu aksi jual lebih luas di saham karena pasar mulai memasukkan skenario buruk pertumbuhan global 2,5%. Jika pembicaraan gagal dan harga melesat menuju US$110, pasar berpotensi beralih ke aset aman (flight to safety: memindahkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman) karena kekhawatiran resesi mendominasi.<\/p>\n<p><b><a href=\"https:\/\/www.vtmarkets.com\/trade-now\/\">Buat akun live VT Markets Anda<\/a>\u00a0dan\u00a0<a href=\"https:\/\/myaccount.vtmarkets.com\/login\">mulai trading<\/a>\u00a0sekarang. <\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minyak Brent mendatar sekitar US$96 setong, fokus pada diplomasi AS-Iran bagi laluan Selat Hormuz. IMF turunkan unjuran 2026; risiko menurun jika minyak US$100\u2013US$110 mencetus resesi, volatiliti tinggi.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-44787","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44787","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44787"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44787\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44787"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44787"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44787"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}