{"id":45380,"date":"2026-04-22T18:52:28","date_gmt":"2026-04-22T18:52:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/uncategorized\/indeks-dolar-bertahan-di-dekat-level-tertinggi-mingguan-saat-blokade-laut-as-meredupkan-prospek-perpanjangan-gencatan-senjata-iran\/"},"modified":"2026-04-22T18:52:28","modified_gmt":"2026-04-22T18:52:28","slug":"indeks-dolar-bertahan-di-dekat-level-tertinggi-mingguan-saat-blokade-laut-as-meredupkan-prospek-perpanjangan-gencatan-senjata-iran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/live-updates\/indeks-dolar-bertahan-di-dekat-level-tertinggi-mingguan-saat-blokade-laut-as-meredupkan-prospek-perpanjangan-gencatan-senjata-iran\/","title":{"rendered":"Indeks Dolar Bertahan di Dekat Level Tertinggi Mingguan Saat Blokade Laut AS Meredupkan Prospek Perpanjangan Gencatan Senjata Iran"},"content":{"rendered":"<p>Indeks Dolar AS (DXY) stabil di dekat level tertinggi sepekan pada Rabu, diperdagangkan di sekitar 98,40 setelah sempat turun intraday ke 98,21. Pergerakan ini muncul karena perpanjangan gencatan senjata AS-Iran dipandang sebagai jeda, bukan akhir permusuhan.<\/p>\n<p>Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata sesaat sebelum masa berlakunya berakhir. Iran belum menerimanya secara resmi, dengan alasan blokade laut AS masih berlangsung, yang disebut Teheran sebagai penghambat pembicaraan.<\/p>\n<h3>Sentimen Risiko Dan Selat Hormuz<\/h3>\n<p>Sentimen risiko membaik setelah pengumuman tersebut, sehingga mendukung aset yang biasanya menguat saat investor berani mengambil risiko. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz, jalur penting pengiriman minyak, membantu menjaga dolar tetap ditopang.<\/p>\n<p>Harga minyak tetap tinggi, menambah kekhawatiran inflasi (kenaikan harga barang dan jasa secara umum) dan menurunkan ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (bank sentral AS) dalam waktu dekat. Pasar makin banyak memperkirakan The Fed menahan suku bunga hingga 2026.<\/p>\n<p>Survei Reuters menunjukkan 56 dari 103 ekonom memperkirakan suku bunga acuan The Fed berada di 3,50%\u20133,75% pada akhir September. Pada akhir Maret, hampir 70% memperkirakan setidaknya ada satu kali pemangkasan; 71 ekonom masih memperkirakan minimal satu kali pemangkasan hingga akhir tahun.<\/p>\n<p>Pada Kamis, fokus beralih ke data mingguan Jobless Claims (klaim pengangguran mingguan, indikator jumlah pengajuan tunjangan pengangguran) dan data awal S&#038;P Global PMI (Purchasing Managers\u2019 Index\/indeks manajer pembelian, indikator cepat kondisi aktivitas bisnis). Secara teknikal, DXY berada di bawah SMA (simple moving average\/rata-rata pergerakan sederhana) 100 hari (98,48), SMA 200 hari (98,53), dan SMA 50 hari (98,81), dengan support (area penahan turunnya harga) di 98,00 dan 97,63; RSI (relative strength index\/indikator momentum untuk melihat jenuh beli-jenuh jual) mendekati 44 dan MACD (moving average convergence divergence\/indikator tren dan momentum) tetap negatif.<\/p>\n<h3>Peluang Options Di Pasar Yang Tidak Pasti<\/h3>\n<p>Dengan DXY terjepit antara fundamental yang mendukung dan sinyal teknikal yang melemah, kami melihat peluang di options (opsi, kontrak yang memberi hak\u2014bukan kewajiban\u2014untuk membeli\/menjual aset pada harga tertentu). Ketidakpastian terkait blokade laut AS-Iran menciptakan situasi di mana eskalasi mendadak atau terobosan nyata bisa memicu pergerakan tajam. Trader dapat mempertimbangkan strategi straddle (membeli opsi beli\/call dan opsi jual\/put sekaligus pada harga kesepakatan yang sama) pada pasangan mata uang terkait dolar, yang berpotensi untung jika terjadi pergerakan besar ke salah satu arah.<\/p>\n<p>Ketegangan yang berlanjut di Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20% aliran minyak dunia, berdampak langsung pada harga energi. Lonjakan serupa pernah terjadi saat ketegangan 2019 di kawasan tersebut, sehingga pola bisa terulang. Membeli call options (opsi beli, untung jika harga naik) pada kontrak berjangka (futures, kontrak jual-beli di masa depan) minyak WTI atau Brent menjadi cara langsung untuk bertaruh konflik memburuk dan harga minyak naik lebih jauh.<\/p>\n<p>Ketidakpastian geopolitik ini menjaga kecemasan pasar tetap tinggi, dengan indeks volatilitas (ukuran naik-turunnya harga) seperti VIX diperdagangkan di sekitar 22, jauh di atas titik terendah tahun ini. Ini mencerminkan pasar yang waspada terhadap potensi guncangan dari Timur Tengah. Kita dapat menggunakan futures atau options VIX untuk hedging (lindung nilai, mengurangi risiko portofolio) atau berspekulasi jika ketakutan pasar meningkat bila blokade laut memicu konflik langsung.<\/p>\n<p>Kita juga perlu mencermati derivatif suku bunga (instrumen turunan yang nilainya mengikuti suku bunga), karena prospek harga minyak tinggi yang bertahan mengubah arah kebijakan The Fed. Pasar kini memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga pada September kurang dari 20%, berbalik dari akhir 2025 ketika beberapa pemangkasan sempat luas diantisipasi. Menjual futures SOFR (Secured Overnight Financing Rate, acuan suku bunga pendanaan jangka sangat pendek di AS) atau Fed Funds (suku bunga dana federal, acuan suku bunga pasar uang AS) memungkinkan posisi untuk skenario The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama guna menahan inflasi.<\/p>\n<p>Sebagai alternatif, bila kebuntuan ini diperkirakan berlarut tanpa penyelesaian, dolar dapat tetap terjebak dalam kisaran saat ini. Indeks terlihat tertahan oleh moving averages (rata-rata pergerakan, garis tren berbasis rata-rata harga) di sekitar 98,50 dan mendapat pijakan di dekat 98,00. Strategi iron condor (kombinasi empat opsi untuk meraih keuntungan bila harga bertahan dalam rentang tertentu) pada DXY berpotensi untung jika indeks bergerak di antara level teknikal kunci ini dalam beberapa pekan mendatang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DXY kekal hampir tertinggi seminggu sekitar 98.40, dipacu gencatan AS-Iran yang rapuh dan risiko Selat Hormuz. Minyak tinggi mengekang potensi pemotongan Fed, sementara teknikal lemah buka ruang strategi opsyen.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-45380","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45380"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45380\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}