{"id":46599,"date":"2026-05-07T11:58:33","date_gmt":"2026-05-07T11:58:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/uncategorized\/rupee-india-bangkit-seiring-harga-minyak-melemah-dan-dolar-as-melunak-menekan-usd-inr-jelang-data-ketenagakerjaan-as\/"},"modified":"2026-05-07T11:58:33","modified_gmt":"2026-05-07T11:58:33","slug":"rupee-india-bangkit-seiring-harga-minyak-melemah-dan-dolar-as-melunak-menekan-usd-inr-jelang-data-ketenagakerjaan-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/live-updates\/rupee-india-bangkit-seiring-harga-minyak-melemah-dan-dolar-as-melunak-menekan-usd-inr-jelang-data-ketenagakerjaan-as\/","title":{"rendered":"Rupee India bangkit seiring harga minyak melemah dan dolar AS melunak, menekan USD\/INR jelang data ketenagakerjaan AS"},"content":{"rendered":"<p>Rupee India berbalik dari pelemahan awal menjadi menguat terhadap Dolar AS pada Kamis, dengan USD\/INR di sekitar 94,15. Pergerakan ini terjadi setelah tekanan jual baru pada minyak, menyusul laporan adanya kemajuan untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur laut yang menangani hampir 20% pasokan energi global.<\/p>\n<p>Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) turun hampir 3% ke sekitar US$90,00. Al-Hadath melaporkan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran masih berlanjut, dengan klaim adanya peluang kemajuan dalam beberapa jam ke depan untuk kapal-kapal yang tertahan di selat tersebut.<\/p>\n<h3>Penurunan Minyak Mendukung Rupee<\/h3>\n<p>Mata uang negara pengimpor minyak seperti India biasanya menguat saat harga minyak turun, karena biaya impor energi lebih rendah dan tekanan pada neraca perdagangan berkurang. Penguatan INR terjadi seiring turunnya biaya minyak.<\/p>\n<p>Investor Institusi Asing (Foreign Institutional Investors\/FII, investor besar dari luar negeri) masih mencatat aksi jual bersih di India pada Mei, dengan penjualan pada dua dari tiga hari perdagangan. Total arus keluar mencapai Rs. 6.620,86 crore (sekitar 66,2 miliar rupee).<\/p>\n<p>Dolar AS juga melemah, dengan Dollar Index (indeks kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) turun 0,12% ke sekitar 97,90, dekat posisi terendah lebih dari dua bulan pada Rabu di 97,62. Pasar memantau data US Nonfarm Payrolls (NFP, laporan bulanan penambahan pekerjaan di luar sektor pertanian) pada Jumat, yang diperkirakan menunjukkan 60 ribu pekerjaan baru.<\/p>\n<p>Dari sisi teknikal, USD\/INR turun mendekati EMA 20 hari (Exponential Moving Average, rata-rata bergerak yang lebih menekankan data terbaru) di 94,17. RSI (Relative Strength Index, indikator momentum untuk mengukur kuat\/lemahnya pergerakan harga) turun ke sekitar 52,60, dengan area dukungan di kisaran 93 dan resistensi di 95,53.<\/p>\n<h3>Prospek Perdagangan dan Risiko Utama<\/h3>\n<p>Dengan peluang adanya kemajuan dalam pembicaraan AS-Iran, kami melihat harga minyak berpotensi turun, yang positif bagi rupee. Ini dapat mendorong USD\/INR turun di bawah rata-rata 20 hari di sekitar 94,17, membuka ruang menuju 93,00. Trader dapat mempertimbangkan posisi jangka pendek yang bearish (bertaruh harga turun) pada USD\/INR, dengan asumsi sentimen tetap positif dan biaya energi terus menurun.<\/p>\n<p>Namun, pergerakan FII perlu dicermati, mengingat mereka telah menjual lebih dari Rs. 6.600 crore saham India pada Mei. Ini mengindikasikan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi India, termasuk laju inflasi yang tetap tinggi pada kuartal terakhir 2025 yang rata-ratanya di atas 5,8%. Aksi jual ini bisa membatasi penguatan rupee meskipun harga minyak bertahan rendah.<\/p>\n<p>Tarik-menarik antara kabar positif dari minyak dan arus investasi yang negatif meningkatkan ketidakpastian, sehingga volatilitas (besarnya naik-turun harga) berpotensi naik. Kondisi ini bisa dimanfaatkan melalui strategi opsi seperti long straddle (membeli opsi beli dan opsi jual sekaligus di harga dan jatuh tempo yang sama untuk mencari untung dari pergerakan besar ke arah mana pun tanpa menebak arah). Per Mei 2026, India VIX (indikator volatilitas pasar saham India) sudah naik 4% minggu ini, menandakan ketidakpastian meningkat.<\/p>\n<p><b><a href=\"https:\/\/www.vtmarkets.com\/trade-now\/\">Buat akun live VT Markets Anda<\/a> dan <a href=\"https:\/\/myaccount.vtmarkets.com\/login\">mulai trading<\/a> sekarang. <\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rupee India pulih dan mengukuh ke 94.15 berbanding dolar, dipacu kejatuhan WTI hampir 3% susulan potensi pembukaan Selat Hormuz. Namun jualan bersih FII dan NFP AS berisiko cetus volatiliti.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-46599","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46599"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46599\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}