{"id":47652,"date":"2026-05-26T02:57:55","date_gmt":"2026-05-26T02:57:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/uncategorized\/emas-menguat-saat-pembicaraan-detente-as-iran-menekan-dolar-dan-minyak-fokus-beralih-ke-prospek-the-fed\/"},"modified":"2026-05-26T02:57:55","modified_gmt":"2026-05-26T02:57:55","slug":"emas-menguat-saat-pembicaraan-detente-as-iran-menekan-dolar-dan-minyak-fokus-beralih-ke-prospek-the-fed","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/live-updates\/emas-menguat-saat-pembicaraan-detente-as-iran-menekan-dolar-dan-minyak-fokus-beralih-ke-prospek-the-fed\/","title":{"rendered":"Emas Menguat saat Pembicaraan Detente AS-Iran Menekan Dolar dan Minyak, Fokus Beralih ke Prospek The Fed"},"content":{"rendered":"<p>Emas menguat pada Senin karena turunnya risiko geopolitik di Timur Tengah menekan Dolar AS dan harga minyak, sehingga XAU\/USD naik ke sekitar US$4.572, menguat 1,40% pada hari itu. Pasar bereaksi terhadap kembali mencuatnya pembicaraan soal kemungkinan kesepahaman AS\u2013Iran. Sejumlah laporan menyebut perpanjangan gencatan senjata 60 hari, dibukanya kembali Selat Hormuz, serta pencabutan blokade angkatan laut AS di pelabuhan Iran, sementara negosiasi nuklir berlanjut. WTI (minyak mentah acuan AS) turun lebih dari 5% setelah berita tersebut beredar, dan Indeks Dolar AS (DXY) melemah lagi mendekati 99,00. Fokus pun bergeser ke dampak turunnya harga energi terhadap inflasi dan, pada akhirnya, arah suku bunga Federal Reserve (bank sentral AS). Harga di pasar berjangka (kontrak yang harganya mencerminkan perkiraan pasar ke depan) masih mengindikasikan peluang hampir 40% untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin (bps; 1 bps = 0,01%) pada rapat The Fed bulan Desember.<\/p>\n<p>Secara teknikal, emas bertahan di atas SMA 200 hari (Simple Moving Average\/rata-rata pergerakan sederhana) di dekat US$4.381, namun masih tertahan oleh SMA 100 hari di sekitar US$4.800. RSI (Relative Strength Index\/indikator momentum untuk menilai kuat-lemahnya pergerakan harga) berada di sekitar 44, sementara MACD (Moving Average Convergence Divergence\/indikator tren dan momentum berbasis selisih rata-rata pergerakan) berada di bawah nol dengan histogram sedikit negatif, selaras dengan pergerakan harga yang cenderung bolak-balik dalam rentang (range). Support terdekat berada di sekitar US$4.500, lalu sedikit di atas US$4.381. Jika menembus US$4.800, target berikutnya mengarah ke US$5.000. Pembelian bank sentral pada 2022 mencapai 1.136 ton senilai sekitar US$70 miliar.<\/p>\n<h3>Pendorong Pasar dan Strategi Emas Menyikapi Pembicaraan AS-Iran<\/h3>\n<p>Perkembangan negosiasi AS\u2013Iran menjadi pendorong utama strategi kami dalam beberapa pekan ke depan. Kami melihat hubungan yang berlawanan arah: kabar positif soal kesepakatan cenderung melemahkan dolar AS dan minyak, yang langsung mendukung kenaikan emas. Kami akan siap merespons cepat setiap berita baru dari pembicaraan ini.<\/p>\n<p>Dampak pasar paling cepat terlihat pada penurunan tajam WTI, yang kini sudah turun lebih dari 7% pekan ini dan diperdagangkan sekitar US$84 per barel. Ini meredakan kekhawatiran inflasi yang sebelumnya menekan The Fed. Kami menilai hal ini mengubah risiko \u201ckejutan inflasi\u201d yang dipicu energi untuk paruh kedua tahun ini.<\/p>\n<p>Perubahan ini mulai tercermin pada ekspektasi suku bunga. Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember turun dari 40% menjadi sedikit di bawah 32% dalam 24 jam terakhir, berdasarkan data CME FedWatch (alat pemantau probabilitas kebijakan suku bunga dari pasar kontrak berjangka). Bagi emas yang tidak memberi imbal hasil bunga (aset non-yielding), The Fed yang kurang agresif merupakan sinyal positif. Kami mempertimbangkan strategi derivatif (instrumen turunan seperti opsi\/kontrak berjangka yang nilainya mengikuti aset acuan) untuk memanfaatkan perubahan pandangan kebijakan moneter ini.<\/p>\n<h3>Strategi Opsi, Level Teknikal, dan Dukungan Bank Sentral<\/h3>\n<p>Dengan potensi lonjakan tajam jika kesepakatan benar-benar tercapai, kami mempertimbangkan membeli call option out-of-the-money (opsi beli dengan harga kesepakatan di atas harga pasar saat ini, sehingga lebih murah namun butuh kenaikan harga agar menguntungkan) pada emas. Call option dengan strike price (harga kesepakatan eksekusi opsi) sedikit di atas rata-rata pergerakan 100 hari di US$4.800 akan memberi leverage (daya ungkit, yaitu dampak keuntungan\/rugi yang lebih besar dibanding modal) jika terjadi penembusan. Strategi ini memungkinkan kami memanfaatkan kabar baik dengan risiko yang jelas dan terbatas.<\/p>\n<p>Namun, karena negosiasi masih bisa gagal, kami juga mempertimbangkan sisi penurunan. Kami menilai put option pada kontrak berjangka minyak mentah (opsi jual yang nilainya naik jika harga turun) sebagai lindung nilai (hedging, strategi untuk mengurangi risiko) yang efektif jika pembicaraan gagal. Jika kesepakatan runtuh, lonjakan harga minyak kemungkinan membuat emas terkoreksi, tetapi put minyak kami akan naik nilainya dan membantu menutup kerugian tersebut.<\/p>\n<p>Kami memakai level grafik teknikal untuk menetapkan parameter transaksi. Kami melihat rata-rata pergerakan 200 hari di sekitar US$4.381 sebagai lantai yang kuat untuk menempatkan stop-loss (batas jual otomatis untuk membatasi kerugian). Area resistance (batas atas yang sering menahan kenaikan) di US$4.800 tetap menjadi pemicu utama untuk menambah posisi beli (long, posisi yang diuntungkan jika harga naik) emas.<\/p>\n<p>Dukungan permintaan dari bank sentral juga memberi keyakinan untuk jangka panjang. Data terbaru World Gold Council untuk kuartal I-2026 mengonfirmasi bank sentral mencatat pembelian bersih 290 ton, menjadi awal tahun terkuat sepanjang sejarah. Pembelian yang berlanjut ini menjadi fondasi kuat, sehingga penurunan harga cenderung mendapat penopang.<\/p>\n<p>This week, all eyes will be on the US Personal Consumption Expenditure (PCE) inflation report this Thursday. A softer inflation reading would further validate the market&#8217;s reduced rate hike expectations and could provide another catalyst for gold to test its upside resistance. We will remain nimble and ready to adjust our positions based on that key data release.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Emas melonjak 1.4% ke US$4,572 apabila isyarat kesepahaman AS\u2013Iran menekan dolar dan minyak. WTI jatuh, jangkaan kenaikan kadar Fed susut; tumpuan PCE. Rintangan US$4,800, sokongan US$4,381. Bank pusat terus menyokong.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-47652","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47652","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47652"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47652\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47652"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47652"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47652"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}