{"id":47659,"date":"2026-05-26T03:58:20","date_gmt":"2026-05-26T03:58:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/uncategorized\/harga-minyak-turun-seiring-minat-risiko-kembali-wti-dekati-us90-dan-brent-turun-dari-us100\/"},"modified":"2026-05-26T03:58:20","modified_gmt":"2026-05-26T03:58:20","slug":"harga-minyak-turun-seiring-minat-risiko-kembali-wti-dekati-us90-dan-brent-turun-dari-us100","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/live-updates\/harga-minyak-turun-seiring-minat-risiko-kembali-wti-dekati-us90-dan-brent-turun-dari-us100\/","title":{"rendered":"Harga Minyak Turun Seiring Minat Risiko Kembali, WTI Dekati US$90 dan Brent Turun dari US$100"},"content":{"rendered":"<p>Harga minyak acuan global turun, dengan WTI mendekati level US$90 per barel (bbl) sementara Brent melemah ke kisaran pertengahan US$90-an setelah sempat diperdagangkan di atas US$100\/bbl. Di pasar yang lebih luas, suasana **risk-on** (investor lebih berani mengambil risiko, sehingga membeli aset berisiko seperti saham dan menjual aset aman) menguat seiring saham naik dan **yield obligasi** (imbal hasil obligasi, yaitu persentase keuntungan tahunan dari memegang obligasi) turun di pasar utama, dengan **futures** (kontrak berjangka untuk membeli\/menjual aset di harga tertentu pada waktu tertentu) saham AS mencapai level tertinggi baru.<\/p>\n<p>Pembicaraan pasar soal negosiasi AS\/Iran masih terbatas, dengan laporan berfokus pada dibukanya kembali Selat Hormuz dan minim rincian soal isu jangka panjang seperti pengayaan uranium (proses meningkatkan kadar uranium untuk bahan bakar nuklir; dapat menjadi isu sensitif geopolitik). Minyak turun sekitar US$5\/bbl pada hari itu, membuat WTI berisiko menembus di bawah US$90\/bbl dan Brent turun kembali ke pertengahan US$90-an setelah pergerakan semalam sempat menembus US$100\/bbl.<\/p>\n<h3>Harga Minyak Tertekan di Tengah Optimisme Pasar<\/h3>\n<p>Harga minyak melemah, dengan WTI mengancam turun di bawah level psikologis US$90 per barel. Pelemahan ini terjadi bersamaan dengan reli saham dan turunnya yield obligasi, yang menunjukkan investor mengurangi aset aman. Peluang kesepakatan AS-Iran, meski terbatas, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah.<\/p>\n<p>Pandangan ini didukung laporan pekan lalu dari U.S. Energy Information Administration (EIA) (badan pemerintah AS yang merilis data energi), yang menunjukkan **persediaan** (stok minyak yang tersimpan) naik mengejutkan 1,8 juta barel saat pasar memperkirakan penurunan kecil. Ini menandakan pasokan saat ini lebih cepat daripada permintaan, sehingga menambah tekanan turun. Dengan persediaan meningkat, level US$90 sebagai **support** (area harga yang sering menahan penurunan) untuk WTI menjadi semakin penting bagi arah pasar.<\/p>\n<p>Suasana risk-on juga didukung data inflasi terbaru akhir April 2026, yang menunjukkan Consumer Price Index (CPI) (indeks harga konsumen, ukuran inflasi) melambat ke 2,9%, sehingga mengurangi tekanan pada Federal Reserve (bank sentral AS) untuk menaikkan suku bunga lagi. Latar ini mendorong dana masuk ke saham dibanding komoditas seperti minyak. Pagi ini, S&#038;P 500 diperdagangkan mendekati 5.520, tertinggi baru tahun ini.<\/p>\n<h3>Strategi Perdagangan dan Pertimbangan Musiman<\/h3>\n<p>Dalam beberapa pekan ke depan, strategi yang dipertimbangkan adalah membeli **opsi put** (hak untuk menjual di harga tertentu; biasanya untung saat harga turun) WTI dengan **strike price** US$88 (harga patokan opsi) untuk memanfaatkan potensi penembusan di bawah support US$90. **Implied volatility** (perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) menurun seiring pasar lebih tenang, sehingga opsi relatif lebih murah saat ini. Menjual **covered call** (menjual opsi call sambil memiliki asetnya; biasanya untuk mendapat premi) atas posisi long minyak yang sudah dimiliki juga bisa menjadi strategi untuk menghasilkan pendapatan dalam pasar yang diperkirakan kenaikannya terbatas.<\/p>\n<p>Namun, perlu memperhatikan pola historis menjelang musim berkendara musim panas. Biasanya permintaan bensin, dan pada akhirnya minyak mentah, meningkat pada Juni dan Juli, yang bisa menahan penurunan harga. Jika WTI tidak turun tegas di bawah US$90 dalam beberapa pekan ke depan, harga bisa stabil dan mencoba naik mengikuti permintaan musiman ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WTI hampir tembus US$90, Brent susut pertengahan US$90-an selepas gagal kekal US$100. Sentimen risk-on, yield menurun, stok AS naik mengejutkan dan harapan AS-Iran menekan, dengan tumpuan strategi opsyen menjelang permintaan musim panas.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-47659","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47659","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47659"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47659\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47659"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47659"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47659"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}