{"id":47843,"date":"2026-05-28T02:00:18","date_gmt":"2026-05-28T02:00:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/uncategorized\/emas-turun-di-bawah-us4-500-seiring-dolar-menguat-akibat-keraguan-atas-pembicaraan-iran-dan-penyesuaian-ulang-ekspektasi-the-fed-yang-cenderung-hawkish\/"},"modified":"2026-05-28T02:00:18","modified_gmt":"2026-05-28T02:00:18","slug":"emas-turun-di-bawah-us4-500-seiring-dolar-menguat-akibat-keraguan-atas-pembicaraan-iran-dan-penyesuaian-ulang-ekspektasi-the-fed-yang-cenderung-hawkish","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/live-updates\/emas-turun-di-bawah-us4-500-seiring-dolar-menguat-akibat-keraguan-atas-pembicaraan-iran-dan-penyesuaian-ulang-ekspektasi-the-fed-yang-cenderung-hawkish\/","title":{"rendered":"Emas turun di bawah US$4.500 seiring dolar menguat akibat keraguan atas pembicaraan Iran dan penyesuaian ulang ekspektasi The Fed yang cenderung hawkish"},"content":{"rendered":"<p>Emas turun lebih dari 1% pada Rabu setelah Dolar AS pulih dan minat terhadap aset berisiko kembali netral, di tengah spekulasi bahwa negosiasi AS-Iran bisa tersendat. XAU\/USD diperdagangkan di US$4.443, level terendah sejak 30 Maret, setelah permintaan terhadap **Greenback** (sebutan untuk Dolar AS) menguat ketika Donald Trump mengatakan tidak akan ada pelonggaran sanksi kecuali Iran menghentikan program **uranium** (bahan baku utama untuk energi nuklir maupun senjata nuklir). Gedung Putih juga membantah laporan TV pemerintah Iran soal isi draf yang disebut dikirim ke negosiator AS, sementara **US Dollar Index (DXY)** (indeks yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) naik 0,06% ke 99,20. Di sisi lain, **Reserve Bank of New Zealand (RBNZ)** (bank sentral Selandia Baru) menahan suku bunga dengan panduan yang cenderung **hawkish** (nada kebijakan yang membuka peluang suku bunga naik), sehingga masih membuka ruang kenaikan bila ada **shock energi** (lonjakan\/ketidakpastian harga pasokan energi) akibat konflik Timur Tengah.<\/p>\n<p>Di pasar suku bunga AS, komentar Federal Reserve dan penyesuaian ulang ekspektasi kebijakan menekan emas batangan. Data dari Prime Terminal menunjukkan peluang hampir 50% untuk kenaikan suku bunga menjelang akhir tahun di bawah Ketua The Fed Kevin Warsh. Indikator tenaga kerja beragam: rata-rata empat pekan **ADP Employment Change** (perkiraan perubahan tenaga kerja sektor swasta versi ADP) melambat ke 35,75 ribu dari revisi 40,75 ribu. Dari sisi grafik, emas sempat turun ke US$4.401 sebelum memantul tipis. Area **support** (batas bawah harga yang sering menahan penurunan) berada di US$4.400 lalu US$4.098, sedangkan **resistance** (batas atas harga yang sering menahan kenaikan) ada di US$4.500, US$4.550, dan US$4.600; **SMA 50 hari** (rata-rata bergerak sederhana 50 hari, indikator tren) berada di US$4.636. Permintaan bank sentral tetap menjadi penopang jangka panjang, dengan pembelian 1.136 ton senilai sekitar US$70 miliar pada 2022.<\/p>\n<h3>Technical Outlook and Downside Risks<\/h3>\n<p>Setelah tembus kuat di bawah US$4.500, arah emas dalam jangka dekat cenderung turun. Penguatan Dolar AS menjadi hambatan utama dan diperkirakan berlanjut. Gambaran teknikal memburuk, dengan **Relative Strength Index (RSI)** (indikator momentum yang mengukur kuat-lemahnya pergerakan harga) menunjukkan dorongan turun yang kuat tanpa masuk kondisi **oversold** (terlalu banyak dijual, biasanya menandakan peluang pantulan), sehingga masih ada ruang turun.<\/p>\n<h3>Macro Drivers and Strategy<\/h3>\n<p>Pasar merespons inflasi yang masih tinggi dan sikap bank sentral yang **hawkish** (cenderung menaikkan suku bunga), bukan hanya di AS. Data terbaru menegaskan hal ini, dengan **US Core PCE** (inflasi inti versi pengeluaran konsumsi pribadi, ukuran inflasi favorit The Fed; \u201cinti\u201d berarti tidak memasukkan harga pangan dan energi yang bergejolak) April tercatat 2,9%, masih di atas target The Fed. Karena itu, penilaian pasar dari **CME FedWatch Tool** (alat yang membaca peluang arah suku bunga dari harga kontrak berjangka suku bunga) kini menunjukkan peluang hampir 60% setidaknya ada satu kenaikan suku bunga lagi sebelum akhir 2026. Kondisi ini cenderung menopang dolar dan menekan aset yang tidak memberi imbal hasil seperti emas (emas tidak membayar bunga\/kupon).<\/p>\n<p>Ketegangan geopolitik, seperti isu Iran, saat ini mendorong pelarian ke Dolar AS, bukan ke emas. Ini perubahan penting perilaku pasar. Secara historis, dolar yang lebih kuat saat ketidakpastian geopolitik sering membatasi kenaikan emas\u2014pola yang berulang sejak siklus kenaikan suku bunga di awal 2020-an.<\/p>\n<p>Untuk beberapa pekan ke depan, posisi diarahkan pada pelemahan lanjutan dan kenaikan menuju US$4.500 dilihat sebagai peluang jual. Disarankan membeli **put option** (opsi jual: hak untuk menjual pada harga tertentu) dengan **strike price** (harga kesepakatan) dekat area support US$4.400, dengan target jatuh tempo akhir Juni atau Juli 2026. Strategi ini membatasi risiko sekaligus memberi peluang untung jika harga turun menuju area support besar berikutnya sekitar US$4.100.<\/p>\n<p>Karena **Gold Volatility Index (GVZ)** (indeks perkiraan volatilitas\/harga bergejolak untuk emas, mirip \u201cVIX\u201d di saham) naik ke 18,5 yang menandakan ketidakpastian meningkat, penggunaan **spread** (menggabungkan dua posisi opsi untuk menekan biaya) bisa lebih efisien. **Bear put spread** (strategi opsi untuk mendapat untung dari penurunan, dengan membeli put di strike lebih tinggi dan menjual put di strike lebih rendah), misalnya membeli put US$4.400 dan menjual put US$4.250, akan menurunkan biaya masuk. Pendekatan ini cocok jika memperkirakan penurunan bertahap, bukan kejatuhan tajam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Emas susut lebih 1% ke US$4,443, terendah sejak Mac, ditekan pemulihan dolar dan jangkaan kadar Fed lebih tinggi. Rundingan AS-Iran tersangkut, namun aliran selamat memihak dolar; sasaran sokongan US$4,400\u20134,100.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-47843","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47843","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47843"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47843\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47843"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47843"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarketsmy.com\/bm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47843"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}