Live Updates

    20 April 2026
    BNP Paribas Perkirakan PDB Zona Euro Naik ke 1,6% pada 2026, Ditopang Langkah Fiskal Jerman, Investasi Pertahanan dan AI

    BNP Paribas menjangka PDB Zon Euro tumbuh 1.5% pada 2025 dan 1.6% 2026, dipacu fiskal Jerman, belanja pertahanan, pelaburan AI. Risiko: kejutan tenaga, ECB naik kadar tiga kali 2026.

    20 April 2026
    Reuters: Pejabat Senior Iran Sebut Teheran Pertimbangkan Ikut Perundingan Damai AS Selanjutnya, Belum Memutuskan

    Isyarat détente Iran-AS kembali hidup: Tehran pertimbang sertai rundingan, Pakistan galak sokong. Sentimen risiko pulih; DXY susut, VIX bawah 20. Brent reda ke $90, saham/opsyen berpotensi untung.

    20 April 2026
    Di tengah sorotan politik Inggris dan data harga produsen Jerman, EUR/GBP bertahan di sekitar 0,8700, relatif tidak berubah

    EUR/GBP mendatar dekat 0.8700: euro disokong PPI Jerman, pound tertekan isu politik Starmer. Pasaran tunggu data UK. Fokus kini jurang dasar monetari ECB dovish vs BoE hawkish, dorong carry trade.

    20 April 2026
    Analis ING menyebut harga aluminium sempat melemah karena jaminan terkait Selat Hormuz, lalu berbalik menguat ketika kekhawatiran penutupan kembali memunculkan risiko pasokan baru

    Kejutan pasaran: aluminium LME jatuh 5.5% susulan Iran buka Selat Hormuz, namun risiko bekalan kekal. Stok LME paras terendah 15 tahun; defisit struktur sokong harga, call option/call spread menarik.

    20 April 2026
    Lee Hardman dari MUFG mengatakan ketegangan di Timur Tengah mendorong dolar AS menguat, mengangkat indeks DXY menuju 98,500

    Dolar AS mengukuh, DXY menghampiri purata bergerak 200 hari 98.5 apabila ketegangan AS–Iran dan risiko Selat Hormuz menekan mata wang komoditi. Idea: call Brent, put AUD/NZD.

    20 April 2026
    Pelemahan Yen akibat lonjakan harga minyak dipicu ketegangan di Hormuz membuat sterling bertahan dekat puncak, menjaga kendali bullish

    GBP/JPY melantun ke 214.78, ditampan minyak tinggi akibat ketegangan Selat Hormuz yang melemahkan yen. BoE berpotensi tangguh, BoJ cenderung tunggu. Tumpuan: data UK/Jepun; sasaran 218 jika 215.91 ditembusi.

    20 April 2026
    Jane Foley dari Rabobank mengatakan kekhawatiran intervensi menahan USD/JPY di bawah 160 karena yen tetap menjadi mata uang terlemah di G10

    Yen kian tertekan, terlemah dalam G10; USD/JPY berlegar bawah 160, menghidupkan risiko intervensi Tokyo. Pasaran menanti BoJ-Fed: tanpa isyarat hawkish, 160+ mungkin; volatiliti opsyen melonjak.

    20 April 2026
    TD Memperkirakan Lapangan Kerja Inggris Stabil, Pengangguran Sedikit Turun, Pertumbuhan Upah Melambat, dan MPC Mencermati Ekspektasi Secara Ketat

    Pasaran buru petunjuk BoE: TD Securities lihat pengangguran UK Feb susut 5.1%, pekerjaan +50k, upah lembap. Namun lonjakan Brent >US$110 dan jangkaan inflasi 4.2% dorong volatiliti sterling, kadar “higher-for-longer”.

    20 April 2026
    Statistics Canada melaporkan inflasi CPI tahunan Kanada naik menjadi 2,4% pada Maret, di bawah perkiraan 2,5%

    Inflasi Kanada melonjak 2.4% y/y namun bawah jangkaan, mengendurkan tekanan Bank of Canada naikkan kadar. USD/CAD mendatar; ekonomi rapuh. Idea: jual call CORRA, beli straddle USD/CAD.

    20 April 2026
    Meski Taruhan Kenaikan Suku Bunga BoE Menyusut, Sterling Tetap Tangguh; Sorotan terhadap Starmer Bisa Gerus Sentimen, ING Perkirakan Suku Bunga Tetap Stabil

    Pound stabil namun rapuh: pasaran pangkas jangkaan kenaikan kadar BoE, risiko politik Starmer dan harga minyak menekan. ING jangka GBP/USD susut ke 1.3380–1.3400, malah 1.3000, didukung USD kukuh.

    Back To Top
    server

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    Segera berbual dengan pasukan kami

    Chat Langsung

    Mulakan perbualan secara langsung melalui...

    • Telegram
      hold Ditangguh
    • Akan datang...

    Hai 👋

    Bagaimana saya boleh membantu?

    telegram

    Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

    Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

    QR code