Back

Deutsche Bank: S&P 500 Pulih dari Titik Terendah Maret, Naik 10% di Atas Rekor 7.000 Poin

S&P 500 naik lebih dari 10% dari titik terendah delapan bulan pada 30 Maret di 6.343,7 hingga ditutup di atas 7.000 dalam 11 hari bursa. Indeks berakhir naik 0,80% ke 7.023 dan mencetak rekor tertinggi baru.

Rata-rata dampak negatif pasar pada episode serupa berlangsung 15 hari, sementara pemulihan penuh sering membutuhkan tambahan 15–20 hari. Dalam kasus ini, penurunannya sedikit lebih dalam dari mayoritas perbandingan historis (melewati kisaran 75% terdalam), titik terendah terjadi sekitar sepekan lebih lambat dari rata-rata, dan pemulihan sekitar sepekan lebih cepat.

Performa Sektor dan Kepemimpinan Pasar

Nasdaq naik 1,59% ke rekor. “Mag 7” (tujuh saham teknologi raksasa yang paling berpengaruh) naik 2,48%. Pergerakan sektor antara lain: Otomotif naik 6,59%, Perangkat Lunak naik 4,29%, Perangkat Keras Teknologi naik 1,57%, dan Jasa Konsumen naik 1,42%.

Saham-saham siklikal yang terkait aktivitas bisnis tertinggal: Barang Modal turun 1,73% dan Material turun 1,29%. Kinerja laba bank turut menopang saham, dengan Morgan Stanley naik 4,52% dan Bank of America naik 0,97%, seiring perhatian pada kenaikan harga energi belakangan ini.

Dengan volatilitas (tingkat naik-turun harga) yang rendah saat ini, dengan VIX (indeks “pengukur ketakutan” pasar) bertahan di sekitar 14, setiap lonjakan risiko geopolitik mendadak bisa dilihat sebagai peluang. Investor bisa bersiap “menjual volatilitas”, misalnya dengan strategi opsi menjual put spread out-of-the-money (gabungan jual-beli opsi jual di harga yang lebih rendah dari harga pasar saat ini) pada SPX dan QQQ (ETF yang melacak Nasdaq 100). Pelajaran dari musim semi 2025: kepanikan cepat mereda, dan volatilitas tersirat (perkiraan volatilitas yang tercermin dalam harga opsi) cenderung turun lebih cepat dari perkiraan banyak orang.

Posisi Opsi untuk Pemulihan Cepat

Kecepatan pemulihan tahun lalu menegaskan perlunya memakai opsi untuk mendapatkan potensi untung lebih besar dengan modal lebih kecil, bukan hanya membeli saham. Membeli call spread berjangka pendek di Nasdaq 100 (strategi membeli opsi beli lalu menjual opsi beli lain di harga yang lebih tinggi untuk menekan biaya) menjadi pilihan untuk mengikuti reli kuat yang dipimpin “Mag 7”. Lonjakan 11 hari tahun lalu menunjukkan waktu untuk menunggu konfirmasi sangat sempit setelah pasar terlihat membentuk titik terendah.

Strategi ini didukung kondisi pasar saat ini, meski laporan CPI Maret 2026 (inflasi harga konsumen) sedikit lebih tinggi di 3,1%. Sektor teknologi terus membukukan laba yang kuat pada kuartal pertama tahun ini, menandakan tetap menjadi pemimpin pasar. Seperti laba bank yang menopang reli 2025, kekuatan dasar (fundamental) teknologi menjadi penopang serupa saat ini.

Reli 2025 juga menunjukkan perbedaan kinerja yang jelas: saham konsumsi siklikal mengungguli sektor yang lebih terkait industri. Karena itu, opsi pada ETF tertentu bisa lebih tepat, dengan preferensi ke consumer discretionary/XLY (barang dan jasa non-kebutuhan yang sensitif terhadap kondisi ekonomi) dibanding materials/XLB (sektor material/komoditas industri) jika pasar turun. Pendekatan ini membantu menangkap sifat “beta tinggi” (pergerakan yang biasanya lebih besar dari pasar) pada fase pemulihan, yang tidak selalu merata di seluruh ekonomi.

USD/CAD Terus Melemah Menuju 1,3700 seiring Pelaku Pasar Antisipasi Penyelesaian Konflik Timur Tengah dan Pelemahan Dolar AS

USD/CAD turun untuk hari keempat pada Kamis karena Dolar AS melemah secara luas. Pasangan ini turun hampir 1% pekan ini, sempat menyentuh level terendah tiga pekan di 1,3713, lalu naik lagi ke atas 1,3720.

Pasar merespons komentar Presiden AS Donald Trump bahwa AS dan Iran melakukan pembicaraan yang “produktif dan berkelanjutan”, dengan peluang diskusi perdamaian kembali dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan. Ini menurunkan permintaan Dolar AS sebagai aset aman (safe haven), yaitu mata uang yang biasanya dibeli saat pasar khawatir.

Ketidakpastian Pimpinan The Fed

Trump juga mengulang ancamannya untuk mencopot Ketua Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) Jerome Powell bila ia tidak mundur saat masa jabatannya berakhir pada Mei. Masa jabatan Powell sebagai ketua berakhir pada 15 Mei, sementara masa jabatannya sebagai anggota Dewan Gubernur berjalan hingga Januari 2028.

Powell mengatakan ia akan tetap memimpin sampai penyelidikan pidana terkait dugaan penipuan selesai. Kasus ini bisa menunda persetujuan Senat atas pengganti, yang disebut-sebut Kevin Warsh, selama beberapa pekan.

Kanada minim rilis data penting pekan ini. Dari AS, agenda rilis mencakup Philadelphia Fed Manufacturing Survey untuk April (survei aktivitas pabrik di wilayah Philadelphia), Industrial Production untuk Maret (data output industri), serta pidato Presiden The Fed New York John Williams dan anggota Dewan Gubernur Stephen Miran.

The Fed menargetkan stabilitas harga dan lapangan kerja maksimal, dengan target inflasi 2%. The Fed menggelar delapan rapat kebijakan per tahun; komitenya beranggotakan 12 pejabat.

Alat Kebijakan Kuantitatif dan Dampaknya ke Dolar

Quantitative easing (QE) adalah kebijakan ketika bank sentral membeli obligasi dalam jumlah besar untuk menambah likuiditas dan menurunkan suku bunga; ini sering melemahkan Dolar AS. Quantitative tightening (QT) adalah kebalikannya, ketika bank sentral mengurangi dukungan/pembelian obligasi untuk mengetatkan likuiditas; ini biasanya mendukung Dolar AS.

Commerzbank: Lapangan Kerja yang Tangguh dan Pengangguran yang Stabil Topang AUD, Meski Sentimen Melemah, Ekspektasi Inflasi Naik, dan Risiko Pasokan Meningkat

Dolar Australia menguat setelah data pasar tenaga kerja Australia. Pengangguran tetap 4,3%, tingkat partisipasi angkatan kerja (porsi penduduk usia kerja yang bekerja atau aktif mencari kerja) turun 0,1 poin persentase, dan sekitar 18.000 pekerjaan bertambah pada Maret.

Pertumbuhan pekerjaan ini terjadi meski sebelumnya sinyal sentimen (indikator suasana/kepercayaan pelaku ekonomi) melemah. Survei konsumen menunjukkan ekspektasi pengangguran (perkiraan konsumen soal naik-turunnya pengangguran) ke level tertinggi sejak pandemi, sementara komponen ketenagakerjaan dalam survei bisnis Australia Industry Group turun ke level terendah sejak 2020.

Sinyal Pasar Tenaga Kerja dan Sentimen

Ekspektasi inflasi konsumen (perkiraan kenaikan harga oleh rumah tangga) naik dari 5,2% menjadi 5,9% pada April. Kenaikan suku bunga RBA (bank sentral Australia) belakangan dikaitkan dengan melemahnya sentimen, di tengah konflik Iran.

Data ekonomi China yang lebih baik—China adalah pasar ekspor terbesar Australia—juga menopang mata uang. Risiko konflik Iran disebut menjaga kemungkinan pullback (koreksi harga sementara setelah naik) tetap tinggi.

Artikel menyebut dibuat dengan bantuan alat AI dan diperiksa editor.

Implikasi bagi Volatilitas AUD/USD

Reserve Bank of Australia berada dalam posisi sulit, karena data CPI kuartalan terbaru menunjukkan inflasi tetap “sticky” (inflasi sulit turun) di 3,8%, jauh di atas target. Kondisi ini membuat peluang kenaikan suku bunga (rate hike) masih terbuka, yang biasanya mendukung dolar Australia. Namun, permintaan dari China bercampur: produksi industri melampaui perkiraan, sementara penjualan ritel menunjukkan konsumen masih berhati-hati.

Kombinasi sinyal ini mengarah pada volatilitas (naik-turun harga) yang lebih tinggi pada pasangan AUD/USD dalam beberapa pekan ke depan. Bagi trader, kondisi seperti ini bisa membuat strategi opsi (instrumen yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk beli/jual di harga tertentu) lebih menarik dibanding taruhan satu arah. Membeli straddle (membeli opsi beli dan opsi jual pada harga dan jatuh tempo yang sama) atau strangle (mirip straddle, tetapi harga kesepakatannya berbeda) dapat menjadi strategi untuk meraih untung dari pergerakan besar ke dua arah, tanpa harus menebak apakah pembeli atau penjual yang menang.

Selain itu, pasar komoditas menambah ketidakpastian, dengan harga bijih besi turun lebih dari 15% sejak awal tahun akibat kekhawatiran sektor properti China. Meski risiko konflik langsung tahun lalu mereda, ketidakstabilan di jalur pelayaran utama masih berisiko mengganggu rantai pasok global. Faktor eksternal ini menahan potensi penguatan besar dolar Australia.

Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

Di Dekat 0,5900, NZD/USD Tetap Cenderung Bullish Meski Gagal Melanjutkan Reli ke Level Tertinggi Bulanan Lebih Jauh

NZD/USD naik untuk hari keempat, menembus di atas level tertinggi satu bulan sebelum kembali melemah. Pasangan ini diperdagangkan sedikit di atas 0.5900 pada awal sesi Eropa, mempertahankan kecenderungan naik dalam jangka pendek setelah tren naik sekitar dua minggu.

Ketegangan terkait Selat Hormuz dan serangan Israel ke Lebanon menopang Dolar AS, yang memantul dari level terendah sejak akhir Februari. Penguatan USD ini membatasi kenaikan lanjutan NZD/USD, meski harapan pembicaraan AS–Iran dan data China yang positif mendukung selera risiko (minat investor pada aset berisiko).

Sinyal Penembusan Teknikal

Secara teknikal, pasangan ini menembus area 0.5835–0.5840, yaitu titik bertemunya SMA (rata-rata pergerakan sederhana) 200-periode pada grafik 4 jam dan retracement Fibonacci 38,2% dari penurunan Januari–April (level pantulan yang dihitung dari pergerakan sebelumnya). Harga juga melewati retracement 50% dan 0.5900, mengisyaratkan pelemahan berpotensi memancing minat beli.

RSI (Indeks Kekuatan Relatif, indikator untuk mengukur momentum) berada dekat 67, masih mendukung kenaikan tetapi belum masuk area jenuh beli ekstrem. Sementara histogram MACD (indikator momentum berbasis selisih dua rata-rata pergerakan) mendatar dan sedikit negatif. Support (area penopang) berada di 0.5887, lalu 0.5838 dan SMA 200-periode di 0.5833; di bawahnya, 0.5778 dan 0.5681 menjadi area berikutnya.

Resistance (area penghambat) berada di 0.5936, lalu dekat 0.6005, dengan penghalang lanjutan di sekitar 0.6100.

Pendorong Fundamental Dan Prospek

Kekuatan Kiwi (Dolar Selandia Baru) saat ini ditopang fundamental yang solid, berbeda dari suasana yang lebih spekulatif tahun lalu. Lelang Global Dairy Trade terbaru menunjukkan kenaikan 4,2% harga whole milk powder (bubuk susu full-cream/susu bubuk utuh) dalam kuartal terakhir, salah satu ekspor utama Selandia Baru. Reserve Bank of New Zealand juga menahan Official Cash Rate (suku bunga acuan) di level ketat 5,50%, yang membantu menopang mata uang.

Namun, Dolar AS tetap kuat berkat status safe haven (aset lindung nilai saat pasar bergejolak) di tengah risiko geopolitik yang masih ada. Ketegangan di Selat Hormuz dapat cepat mendorong USD naik, faktor yang membatasi kenaikan NZD/USD pada 2025 dan masih relevan. Panduan terbaru Federal Reserve juga mengarah pada suku bunga “lebih tinggi lebih lama”, sehingga membatasi ruang kenaikan besar bagi NZD/USD.

Bagi trader opsi, kondisi ini bisa mendukung strategi menjual put out-of-the-money (opsi jual dengan harga pelaksanaan di bawah harga pasar) pada NZD/USD untuk memperoleh premi (biaya yang diterima penjual opsi), dengan asumsi penurunan terbatas. Dengan mengacu pada level support historis tahun lalu, strike (harga pelaksanaan) di sekitar 0.5850 dapat dipertimbangkan. Strategi ini diuntungkan bila pasangan naik atau bergerak mendatar.

Sebagai alternatif, trader yang yakin NZD/USD akan naik dapat mempertimbangkan membeli call option (opsi beli) dengan strike mengarah ke resistance lama dekat 0.6005. Karena momentum bisa melambat, menggunakan call spread (kombinasi membeli dan menjual opsi beli di strike berbeda untuk menekan biaya) dapat membantu mengelola premi dan membatasi risiko. Ini memungkinkan posisi untuk kenaikan bertahap tanpa paparan kerugian tak terbatas.

Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

Harga produsen dan impor Swiss naik 0,2% secara bulanan pada Maret, sesuai ekspektasi

Harga produsen dan impor Swiss naik 0,2% secara bulanan (month on month/bulan ke bulan) pada Maret.

Kenaikan tersebut sesuai dengan perkiraan 0,2%.

Data harga produsen dan impor Maret yang tepat sesuai perkiraan di 0,2% menegaskan jalur inflasi yang stabil. Tidak adanya kejutan memperkuat pandangan kami bahwa Swiss National Bank (SNB/bank sentral Swiss) akan tetap menahan kebijakan dalam waktu dekat. Bagi pelaku pasar, kepastian ini menjadi poin utama.

Stabilitas ini sejalan dengan gambaran ekonomi yang lebih luas, karena inflasi konsumen utama (headline, yaitu inflasi total yang mencakup seluruh komponen) bertahan di sekitar 1,4%, masih nyaman bagi bank sentral. Sebelumnya, rangkaian pemangkasan suku bunga sepanjang 2025 menurunkan suku bunga kebijakan (policy rate, suku bunga acuan bank sentral) ke level 1,00% saat ini. SNB belum punya alasan kuat untuk mengubah arah kebijakan sekarang.

Dalam kondisi ini, kami memperkirakan volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan gejolak harga yang “terbaca” dari harga opsi) pada aset Swiss melanjutkan tren turun. Swiss Volatility Index (VSMI/indeks ukuran volatilitas pasar saham Swiss) sudah berada di kisaran 11, dan data ini mendukung strategi menjual opsi untuk menerima premi (premium, uang yang diterima penjual opsi). Strategi seperti short straddle (menjual opsi beli dan opsi jual dengan harga dan jatuh tempo sama) atau strangle (menjual opsi beli dan opsi jual dengan harga berbeda) pada Swiss Market Index (SMI/indeks saham utama Swiss) bisa menarik.

Bagi franc Swiss, ini berarti pergerakan mata uang lebih dipengaruhi kebijakan European Central Bank (ECB/bank sentral zona euro) dan The Fed (bank sentral AS) ketimbang kebijakan domestik. Dengan jalur SNB yang cenderung dapat diprediksi, memperdagangkan opsi EUR/CHF dan USD/CHF yang diuntungkan oleh pergerakan dalam rentang (range-bound, naik-turun di kisaran tertentu) menjadi pendekatan yang masuk akal. Kami tidak memperkirakan terjadinya pergerakan besar (breakout, keluar dari kisaran pergerakan) pada franc ke salah satu arah.

Harga Produsen dan Impor Swiss Secara Tahunan Bertahan di -2,7% pada Maret, Tak Berubah dari Pembacaan Sebelumnya

Harga produsen dan harga impor Swiss bertahan di -2,7% secara tahunan (year on year/yoy) pada Maret. Artinya, indeks gabungan masih lebih rendah dibanding setahun sebelumnya.

Angka ini tidak berubah dari rilis sebelumnya. Ini melanjutkan rangkaian laju tahunan yang masih negatif.

Harga produsen dan harga impor mengukur perubahan harga barang yang diproduksi di Swiss dan barang yang didatangkan dari luar negeri (impor). Data ini sering dipakai untuk melihat tekanan harga lebih awal di rantai pasok, yaitu proses dari produksi hingga barang sampai ke konsumen.

Angka -2,7% yang tidak berubah pada Maret menunjukkan tekanan penurunan inflasi (disinflasi: laju kenaikan harga makin melambat, bahkan bisa mengarah turun) masih mengakar di ekonomi Swiss. Ini memperkuat sinyal bahwa Swiss National Bank/SNB kemungkinan mempertahankan sikap yang cenderung longgar (dovish: lebih mendukung suku bunga rendah). Kondisi ini biasanya menguntungkan strategi yang diuntungkan saat suku bunga turun.

Dengan inflasi inti konsumen (core inflation: inflasi yang biasanya mengecualikan harga yang sangat bergejolak seperti energi dan pangan) nyaris nol—terakhir hanya 0,6% pada Maret 2026—arah kebijakan SNB makin jelas. Pelemahan harga yang bertahan lama meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga lagi pada rapat Juni. Karena itu, posisi pada instrumen turunan (derivatives: kontrak keuangan yang nilainya mengikuti aset acuan) yang mengantisipasi turunnya suku bunga jangka pendek dapat dipertimbangkan, misalnya “menerima fixed” pada swap suku bunga franc Swiss (interest rate swap: pertukaran pembayaran bunga; menerima fixed berarti menerima bunga tetap dan membayar bunga mengambang, sehingga diuntungkan saat suku bunga pasar turun).

Perbedaan arah kebijakan ini membuat franc Swiss menarik untuk diposisikan melemah terhadap mata uang lain. Misalnya, Bank Sentral Eropa/ECB menahan suku bunga karena inflasi Zona Euro masih 2,3%. Ini bisa mendukung posisi long EUR/CHF (bertaruh euro menguat terhadap franc), termasuk melalui opsi call (call option: hak membeli pada harga tertentu) untuk membatasi risiko penurunan.

Bagi saham Swiss, ini positif. Franc yang lebih lemah menguntungkan eksportir multinasional besar yang mendominasi Swiss Market Index/SMI karena pendapatan luar negeri mereka naik saat dikonversi ke franc. Kombinasi mata uang yang lebih lemah dan biaya pinjaman yang rendah dapat menjadi penopang bagi SMI.

Harapan Pembicaraan Damai Baru Iran Mendongkrak EUR terhadap USD Melampaui 1,1800, Memperpanjang Kenaikan Sembilan Sesi Beruntun

EUR/USD diperdagangkan sedikit di atas 1,1800 pada Kamis dan bersiap mencatat kenaikan selama sembilan hari. Permintaan terhadap Dolar AS melemah karena harapan muncul untuk pembicaraan damai baru yang melibatkan AS dan Iran.

Donald Trump mengatakan pembicaraan tidak langsung dengan Teheran masih berlanjut dan diskusi bisa dimulai lagi dalam beberapa hari ke depan. Ia juga mengatakan Israel dan Lebanon akan segera memulai “pembicaraan langsung”.

Tekanan pada Federal Reserve dan Ketidakpastian Kepemimpinan

Trump kembali mengkritik Ketua Federal Reserve (bank sentral AS), Jerome Powell, dan mengatakan ia bisa mencopot Powell dari kursi Dewan Gubernur bila Powell tidak mundur. Masa jabatan Powell sebagai Ketua Fed berakhir pada 15 Mei, sementara masa jabatannya sebagai anggota Dewan Gubernur berjalan hingga 2028.

Pada grafik empat jam, Relative Strength Index (RSI, indikator untuk mengukur kekuatan momentum naik/turun) berada dekat 66 dan MACD (indikator momentum yang membandingkan dua rata-rata pergerakan) turun tipis di bawah nol. Resistance (area harga yang sering menahan kenaikan) tetap di sekitar 1,1825, dan kenaikan lebih lanjut dapat membuka jalan menuju 1,1930.

Support (area harga yang sering menahan penurunan) terlihat sedikit di atas 1,1770, lalu di kisaran 1,1720 hingga 1,1740. Penembusan di bawah sekitar 1,1650, yang terkait dengan low (titik terendah) 8 dan 12 April, akan melemahkan tren naik saat ini.

Pergeseran Pendorong dari Geopolitik ke Data

Pelemahan singkat dolar pada 2025 merupakan reaksi atas peluang meredanya konflik di Iran, sebuah pergerakan “risk-on” (pelaku pasar lebih berani mengambil risiko dan cenderung membeli aset berisiko). Namun, ketegangan yang bertahan sepanjang akhir 2025 hingga awal 2026 kembali menegaskan peran dolar sebagai aset safe-haven (aset “tempat berlindung” yang biasanya diburu saat pasar bergejolak). Berbeda dari tahun lalu, pelaku pasar kini membeli dolar saat ada kabar instabilitas, bukan menjualnya karena harapan damai.

Drama politik antara Presiden AS dan Ketua Fed pada 2025 meningkatkan ketidakpastian dan menekan dolar. Kini fokus bergeser ke perbedaan kinerja ekonomi dan kebijakan moneter antara AS dan Zona Euro. Data inflasi AS Maret 2026 menunjukkan CPI (Consumer Price Index, ukuran inflasi harga konsumen) tetap tinggi di 3,1%, sementara HICP Zona Euro (Harmonised Index of Consumer Prices, ukuran inflasi versi Uni Eropa) turun ke 2,5%. Ini memperkuat sikap hawkish Fed (cenderung menahan atau menaikkan suku bunga demi menekan inflasi) dibanding Bank Sentral Eropa (ECB).

Bagi trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan futures), pendekatan 2025 kurang cocok untuk kondisi sekarang. Dengan nilai tukar yang lebih rendah, membeli call option EUR/USD berjangka panjang (opsi untuk membeli di harga tertentu pada periode tertentu) dengan strike price (harga kesepakatan) sekitar 1,1000 bisa menjadi langkah terukur untuk mengantisipasi kejutan positif dari Eropa. Strategi ini memberi peluang keuntungan saat harga naik, sambil membatasi risiko.

Selisih suku bunga kini jauh lebih dominan. Pengangguran AS tetap rendah di 3,8%, mendukung kebijakan suku bunga “higher for longer” (suku bunga tinggi lebih lama). Sementara itu, angka Zona Euro 6,5%. Ini membuat strategi mengantisipasi dolar lebih kuat melalui shorting kontrak futures EUR/USD (posisi jual untuk mendapat untung saat harga turun) atau memakai kontrak forward (kontrak nilai tukar di masa depan untuk lindung nilai) untuk melindungi aset berdenominasi euro menjadi strategi inti dalam beberapa pekan ke depan.

Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

Saat musim laporan laba kuartal I dimulai dengan kuat, sejumlah poin kunci disampaikan untuk menyoroti tren awal kinerja perusahaan

Hasil awal kuartal I (Q1) menunjukkan emiten-emiten S&P 500 melampaui perkiraan, dengan realisasi pendapatan (revenue) yang kuat meski biaya energi lebih tinggi dan ada risiko lain. Sejauh ini, 32 perusahaan S&P 500 sudah melaporkan kinerja.

Untuk 32 perusahaan ini, total laba (earnings) naik +30,5% dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) dengan pendapatan naik +13,2%. Dari jumlah tersebut, 78,1% melampaui estimasi EPS (earnings per share/laba per saham) dan 84,4% melampaui estimasi pendapatan.

Kekuatan Laporan Laba di Awal Musim

Di sektor Keuangan (Finance), laporan sudah masuk untuk 34% dari kapitalisasi pasar (market capitalisation/nilai pasar saham beredar) sektor ini di S&P 500. Laba naik +18,3% dengan pendapatan naik +11,5%, dengan 90% emiten melampaui estimasi EPS dan 80% melampaui estimasi pendapatan.

Untuk Q1 secara keseluruhan, laba S&P 500 diperkirakan naik +13,9% dengan pendapatan naik +9,5%, menggabungkan angka yang sudah dilaporkan dan estimasi. Angka ini dibandingkan dengan pertumbuhan laba +14,1% dengan pendapatan +9,1% pada Q4 2025.

JPMorgan melaporkan laba naik +12,6% dengan pendapatan naik +10%; pendapatan bunga bersih (net interest income/selisih bunga bersih yang diterima bank dari kredit dikurangi biaya bunga dana) naik +9% dan kredit (loans) tumbuh +11%. Wells Fargo melaporkan laba naik +14,6% dengan pendapatan naik +6,4%, dengan pendapatan bunga bersih naik +5% dan kredit naik +11%.

Industri Zacks Investment Banks/Managers diperkirakan membukukan pertumbuhan laba +19,7% dengan pendapatan naik +10,5%. Laba sektor Keuangan pada Q1 diperkirakan meningkat +26,7% dengan pendapatan +9,8%, setelah sebelumnya +17,3% dengan pendapatan +7,4%.

Implikasi Sektor dan Pasar

Sektor Keuangan menyumbang 17,2% dari estimasi laba S&P 500 untuk 12 bulan ke depan (forward 12-month earnings/proyeksi laba 12 bulan). Sejak awal Maret, estimasi sektor Energi naik dan estimasi untuk 8 sektor lain juga meningkat.

Dengan awal musim laporan laba Q1 yang kuat, kami menilai dasar pasar lebih solid dari yang tercermin pada sentimen belakangan ini. Tingginya tingkat emiten yang melampaui perkiraan laba dan pendapatan menunjukkan kondisi perusahaan tetap sehat meski ada risiko. Investor dapat mempertimbangkan posisi untuk peluang kenaikan lanjutan di pasar, misalnya membeli call spread pada indeks S&P 500 (call spread/strategi opsi: membeli opsi beli dan menjual opsi beli lain pada harga target berbeda untuk membatasi biaya dan potensi untung-rugi).

Ekonomi dinilai mampu menyerap biaya energi yang lebih tinggi, dengan minyak mentah WTI (West Texas Intermediate/acuan harga minyak AS) diperdagangkan di atas US$95 per barel, naik signifikan sejak awal tahun. Data pengangguran terbaru Maret 2026 menunjukkan tingkat pengangguran bertahan rendah di 3,6%, menguatkan pandangan bahwa permintaan konsumen dan bisnis tetap tahan terhadap tekanan (resilient/masih kuat). Stabilitas ini mendukung keyakinan bahwa tren positif laba berpotensi berlanjut.

Kami melihat VIX (indeks volatilitas S&P 500/sering disebut “indeks ketakutan” pasar) turun dari puncaknya pada Maret ke sekitar 16 saat musim laporan laba berlangsung. Ini mengindikasikan pelaku pasar semakin kecil kekhawatirannya terhadap penurunan pasar besar dalam waktu dekat. Kondisi volatilitas yang lebih rendah ini membuat strategi seperti menjual cash-secured put (menjual opsi jual dengan dana tunai disiapkan untuk membeli saham jika terkena eksekusi) pada emiten dengan fundamental kuat menjadi lebih menarik.

Sektor Keuangan menjadi pemimpin, dengan perusahaan seperti JPMorgan mencatat pertumbuhan kredit yang kuat dan mayoritas bank melampaui ekspektasi laba. Jika menengok 2025, kinerja sektor keuangan cenderung stabil namun tidak menonjol, sehingga kekuatan saat ini bisa menandakan awal “catch-up trade” (pergerakan ketika sektor/saham yang tertinggal mulai mengejar kinerja pasar). Kami melihat peluang transaksi arah naik (bullish/mengincar kenaikan harga) pada ETF sektor keuangan (exchange-traded fund/reksa dana yang diperdagangkan di bursa) seiring lebih banyak bank melaporkan kinerja dalam beberapa pekan ke depan.

Sinyal yang paling kuat adalah analis menaikkan proyeksi laba setahun penuh 2026 di sebagian besar sektor, meski ada situasi geopolitik. Ini menunjukkan tren bisnis dasar lebih kuat dari perkiraan sebelumnya. Karena itu, perlu hati-hati membuka posisi jual besar (short positions/bertaruh harga turun), karena momentum fundamental masih positif.

BIRD di Atas Sarang Kukuk AI?

Allbirds telah menjenamakan semula sebagai NewBird AI

Allbirds baru sahaja membuat salah satu langkah paling berani yang kita lihat dalam pasaran tahun ini. Syarikat kasut mesra alam itu telah menjual jenama ikonik serta aset kasutnya kepada American Exchange Group pada harga AS$39 juta dan mengalihkan sepenuhnya perniagaannya ke arah infrastruktur AI.

Dengan pengumuman bahawa syarikat akan menjenamakan semula kepada NewBird AI serta meneroka GPU-as-a-Service (GPUaaS) dan penyelesaian awan AI, saham Allbirds melonjak lebih 600%—satu rali spekulatif yang mencerminkan keterujaan terhadap mana-mana pemain baharu dalam pasaran AI.

Pedagang CFD di VT Markets boleh berkembang dalam pasaran dengan turun naik harga yang pantas.
Lonjakan harga saham Allbirds, ditambah ketidaktentuan mengenai hala tuju masa depan, membuka peluang yang menarik.

Langkah Besar Allbirds ke Dunia Teknologi

Allbirds telah mengubah model perniagaannya daripada kasut mesra alam kepada menawarkan GPU-as-a-Service dan infrastruktur AI, menonjolkan peningkatan keperluan terhadap kuasa pengkomputeran berprestasi tinggi yang khusus.

Berikutan jurang ini, usaha baharu Allbirds, NewbirdAI, merancang untuk menangani isu tersebut. Syarikat menjelaskan bahawa,

“Kami pada peringkat awal akan berusaha memperoleh perkakasan pengkomputeran AI berprestasi tinggi, berlatensi rendah dan menyediakan akses melalui pengaturan pajakan jangka panjang, bagi memenuhi permintaan pelanggan yang tidak dapat diservis secara konsisten oleh pasaran spot dan hyperscaler.”

Melalui NewbirdAI, Allbirds menyasarkan untuk merapatkan jurang ini dalam pasaran dan menyediakan penyelesaian infrastruktur AI yang konsisten serta khusus. Adakah ini langkah bijak, atau Allbirds sedang membuka laluan AI yang boleh mendorong jenama lain mengikut jejak yang sama?

Allbirds sebagai ‘Pembekal’ AI

Langkah memasuki GPUaaS mungkin cara Allbirds untuk beransur-ansur memasuki industri berkaitan AI yang lebih luas, bermula dengan komponen paling asas AI: perkakasan. Mereka bukan memfokuskan inovasi pengguna yang ‘glamor’, sebaliknya kepada bekalan bahan mentah yang diperlukan oleh syarikat dipacu AI untuk berkembang.

Dengan menawarkan pajakan GPU dan memasuki rantaian bekalan kuasa pengkomputeran, mereka berpotensi meletakkan diri sebagai pemain teras dalam ekosistem AI, sekali gus membina asas bagi kemungkinan pengembangan masa depan ke aplikasi AI yang lebih langsung.

Bolehkah Falsafah Jenama Allbirds Diteruskan?

Walaupun ia kelihatan seperti lompatan besar, falsafah jenama syarikat untuk ‘perkara yang lebih baik dengan cara yang lebih baik’ bukan asing kepada perubahan besar. Allbirds sentiasa memposisikan dirinya sebagai inovator, dan peralihan kepada AI hanyalah contoh terbaharu bagaimana syarikat daripada industri tidak dijangka boleh mencipta ruang dalam pasaran.

Jika fokus Allbirds adalah menyediakan infrastruktur GPU yang kritikal, penjenamaan berkaitan produk pengguna mungkin akan menjadi keutamaan kedua. Namun, reputasi syarikat dari segi inovasi dan kelestarian masih boleh membawa nilai dalam ruang B2B.

  • Kelestarian: Bolehkah Allbirds membezakan diri dengan menyediakan penyelesaian pengkomputeran cekap tenaga, sekali gus menarik syarikat yang mencari infrastruktur AI mesra alam?
  • Kepercayaan: Rekod prestasi Allbirds dari segi kebolehpercayaan dan kualiti berpotensi menarik perniagaan yang memerlukan penyelesaian perkakasan AI yang kukuh.

Peralihan ini lebih kepada penempatan strategi berbanding gangguan yang bersifat sensasi, dengan bertaruh pada kepentingan kelestarian, kebolehpercayaan dan prestasi dalam pasaran AI yang berkembang pesat untuk menawarkan sesuatu yang benar-benar diperlukan buat masa ini.

Walaupun pemain mapan seperti Amazon dan Nvidia mendominasi pasaran infrastruktur AI yang sesak, ruang untuk pendatang baharu masih kelihatan terbuka.

Adakah AI Sekadar Trend Baharu untuk Syarikat?

Walaupun peralihan Allbirds ke AI mungkin langkah bijak, kita telah melihat banyak syarikat menumpang gelombang AI sejak beberapa tahun kebelakangan ini, daripada Shopify mengautomasikan khidmat pelanggan dan mengguna pakai AI dalam operasi, hinggalah sebuah syarikat tandas yang menyokong rantaian bekalan AI.

Syarikat mengadaptasi AI melalui integrasi peringkat perkhidmatan, atau menyumbang kepada keperluan bahan mentah, mewujudkan ‘lubuk emas’ pasaran untuk jangka pendek. Spekulasi yang sama yang mendorong lonjakan itu juga boleh berbalik dengan pantas jika peralihan Allbirds sukar dilaksanakan atau sentimen pasaran berubah.

Buat masa ini, pasaran nampaknya berpendapat bahawa bagi BIRD, AI akan kekal, apabila saham Allbirds melonjak susulan pengumuman peralihan tersebut.

Peranan Syarikat ‘Tidak Dijangka’ dalam AI

Allbirds bukan satu-satunya yang beralih kepada AI. Semakin banyak syarikat di luar ruang teknologi tradisional menyedari potensi transformasi AI dan meneroka cara untuk memasukkannya ke dalam operasi mereka.

IndustriKes Penggunaan AIContoh
Industri MakananAI untuk kecekapan operasi, inventori, dan sistem pesanan pelangganMcDonald’s (kiosk pesanan sendiri, AI di pandu lalu)
Barangan Runcit / E-DagangPengurusan inventori, ramalan permintaan, dan pengalaman pelanggan yang diperibadikanShopify (AI untuk ramalan jualan dan cadangan produk)
Industri Aplikasi / Temu JanjiPadanan algoritma, pengecaman corak untuk cadangan yang lebih baikBumble (AI untuk padanan lebih pintar dan cadangan profil)
Mewah / FesyenRamalan trend, pembelian diperibadikan, dan pembantu mayaLVMH (AI untuk ramalan trend fesyen dan pengalaman diperibadikan)

Trend ini menunjukkan AI bukan lagi bidang eksklusif syarikat pemula Silicon Valley. Industri yang sebelum ini tidak berkait rapat dengan teknologi kini menerima pakai AI untuk meningkatkan kecekapan operasi, mencipta aliran hasil baharu, dan kekal berdaya saing dalam pasaran yang berubah pantas.

Allbirds, dengan menceburi AI, sedang mengikuti jejak syarikat seperti ini—namun bezanya, Allbirds bermula dari kosong dalam bidang yang sangat kompleks serta memerlukan modal besar.

Bagi Allbirds, kejayaan dalam AI bukan sekadar bergantung pada kebangkitan teknologi, tetapi pada keupayaan syarikat melaksanakan peralihan itu dengan berkesan. Ruang AI mungkin subur untuk gangguan dan juga pengedar operasi yang lebih besar. Jika hype berterusan, lebih banyak syarikat yang tidak dijangka mungkin akan memasuki ruang AI.


Volatiliti semasa BIRD menampilkan peluang spekulatif klasik. Ini boleh berlaku kepada industri yang tidak disangka-sangka. Ikuti Kalendar Ekonomi atau siaran Musim Pendapatan untuk fokus pelaburan AI mereka.

Ruang AI sememangnya berkembang, tetapi ia juga sesak, dan untuk menembusinya memerlukan lebih daripada sekadar meletakkan label popular pada model perniagaan. Sama ada syarikat mampu melakukannya bergantung pada keupayaan melaksanakan strategi, menarik rakan kongsi yang tepat, dan berinovasi untuk menyesuaikan diri atau menonjol berbanding gergasi industri.

Ketik untuk Imbas Kembali!

Apa yang mendorong Allbirds beralih kepada AI?

Allbirds menjual perniagaan kasutnya pada harga AS$39 juta dan menjenamakan semula kepada NewBird AI. Syarikat mengalihkan fokus kepada infrastruktur AI, dengan sasaran memenuhi permintaan yang kian meningkat terhadap perkhidmatan pengkomputeran AI berprestasi tinggi.

Bagaimana Allbirds merancang untuk bersaing dalam ruang AI?

Allbirds mengalihkan fokus daripada kasut kepada infrastruktur AI, dengan sasaran menyediakan GPU-as-a-Service sebagai respons kepada pertambahan permintaan terhadap sumber pengkomputeran AI yang khusus.

Bagaimana Allbirds merancang untuk bersaing dalam ruang AI?

Allbirds merancang menawarkan perkakasan AI berprestasi tinggi dan penyelesaian awan, dengan fokus mengisi jurang pasaran untuk pengkomputeran yang boleh dipercayai serta cekap tenaga di luar perkhidmatan hyperscaler tradisional.

Apakah cabaran yang dihadapi Allbirds dalam AI?

Allbirds berdepan persaingan daripada gergasi teknologi serta risiko pelaksanaan apabila memasuki bidang yang berintensif modal dan sangat khusus tanpa rekod prestasi dalam infrastruktur AI.

Adakah peralihan Allbirds hanya trend atau strategi jangka panjang?
Walaupun AI kini menjadi trend, Allbirds memposisikan diri sebagai pemain jangka panjang dalam rantaian bekalan AI, dengan fokus pada infrastruktur yang mampan dan boleh dipercayai, bukannya aplikasi AI berorientasikan pengguna.

Adakah tarikan jenama sedia ada Allbirds relevan kepada pelanggan AI?
Nilai mesra alam Allbirds boleh membantu menarik pelanggan yang mencari infrastruktur AI mampan dan cekap tenaga, namun syarikat perlu membuktikan ia mampu menunaikan janji tersebut dalam pasaran yang bersifat teknikal.

Mula berdagang sekarang – Klik di sini untuk membuat akaun sebenar VT Markets

Menyusul rilis PDB Inggris Februari yang lebih kuat dari perkiraan, pound sterling menguat terhadap mata uang utama, naik 0,14% ke sekitar 1,3580 terhadap dolar

Pound Sterling naik 0,14% mendekati 1,3580 terhadap Dolar AS pada sesi Eropa Kamis setelah data Inggris lebih kuat. Produk Domestik Bruto (PDB/GDP, ukuran total output ekonomi) Inggris tumbuh 0,5% dibanding bulan sebelumnya (month-on-month/mom) pada Februari, di atas perkiraan 0,1%, dan data Januari direvisi naik dari 0% menjadi 0,1%.

Produksi Industri Inggris naik 0,5% pada Februari dibanding perkiraan 0,2% setelah turun 0,1% pada Januari. Produksi Manufaktur turun 0,1% dibanding bulan sebelumnya, berlawanan dengan perkiraan naik 0,3%, setelah naik 0,1% pada Januari.

Sentimen Dolar Berubah

Dolar AS melemah karena optimisme soal kemungkinan gencatan senjata AS-Iran. Indeks Dolar AS (US Dollar Index/DXY, ukuran kekuatan Dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) nyaris datar di sekitar 98,00, setelah menyentuh level terendah enam pekan di 97,83 pada perdagangan Asia.

Pernyataan dari AS menyebut kedua negara mendekati akhir perang. Presiden AS Donald Trump mengatakan konflik “hampir berakhir” dalam wawancara dengan Fox Business.

Prospek Strategi Opsi

Namun, faktor yang menopang Pound adalah inflasi yang masih tinggi, tercatat 3,1% pada Maret 2026, masih jauh di atas target Bank of England (Bank Sentral Inggris). Kondisi ini memaksa bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi, sehingga membantu menahan penurunan mata uang. Karena itu, bertaruh besar pada pelemahan Pound lewat opsi put (kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu) berisiko untuk beberapa pekan ke depan.

Di sisi lain, pelemahan Dolar AS tahun lalu sudah berbalik. Dengan inflasi AS yang tetap tinggi di 3,5% dan laporan Non-Farm Payrolls (NFP, data penambahan pekerjaan di luar sektor pertanian) Maret menambah 215.000 pekerjaan, Federal Reserve (bank sentral AS) tetap bersikap hawkish (cenderung mengetatkan kebijakan). Kebuntuan kebijakan ini membuat GBP/USD bergerak dalam kisaran sempit.

Kondisi saat ini berbeda dengan volatilitas tinggi 2022-2023, ketika selisih suku bunga bank sentral menjadi pendorong utama pasar. Kini suku bunga tinggi terjadi di kedua sisi, bukan kenaikan cepat, sehingga volatilitas pasangan mata uang mereda. Volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas dari harga opsi) pada opsi GBP/USD turun ke level terendah 18 bulan, menandakan pasar memperkirakan ketenangan berlanjut.

Dalam konteks ini, trader dapat mempertimbangkan strategi yang mengandalkan pergerakan dalam rentang (range-bound) dan diuntungkan saat volatilitas rendah, seperti iron condor (strategi opsi gabungan yang menargetkan harga tetap di kisaran tertentu). Bagi yang memperkirakan terjadi pergerakan besar (breakout), volatilitas tersirat yang rendah membuat membeli straddle (membeli opsi call dan put di harga strike sama) atau strangle (membeli call dan put dengan strike berbeda) lebih murah dibanding setahun lalu. Protective collar (strategi lindung nilai: memiliki aset/posisi lalu membeli put dan menjual call untuk membatasi risiko) juga tetap berguna untuk melindungi posisi dari pergerakan mendadak.

Buka akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code